.

.

.

Jumat, 08 Juli 2016

Anak Mantan Wabup Luwu & Wartawan Tabloid SAR Jadi Korban Penyerangan di Karetan

Dua warga Desa Bara Mamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Yogi dan Oddo, yang diduga sebagai pelaku penyerangan brutal para pengguna jalan saat melintas di KM 15 Trans Sulawesi diamankan Polisi di Polsek Walenrang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


WALENRANG, Tabloid SAR- Meski pihak Polri telah memprogramkan pelaksanaan Operasi Ramadniya 2016 untuk menjamin kepastian ketertiban dan keamanan masyarakat dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1437 H/2016 M, termasuk menjamin keamanan dan kelancaran arus lalulintas saat arus mudik dan balik, sejak Kamis (30/06/2016) yang akan berlangsung hingga Jumat, (15/07/2016) mendatang.

Akan tetapi ternyata Operasi Ramadniya 2016 kali ini sepertinya belum dapat menjamin ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah hukum Polres Luwu, khususnya pada wilayah hukum Polsek Walenrang.

Hal itu ditandai dengan adanya insiden penyerangan dan penganiayaan pengguna jalan yang melintas di Jalan Trans Sulawesi, pada kilo meter (KM) 15 arah utara Kota Palopo, tepatnya di Desa Bara Mamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Minggu (03/07/2016) dini hari.

Minggu dini hari tepatnya pada pukul 00.30 Wita puluhan Kelompok Pemuda Karetan yang berkumpul di sekitar KM 15 Trans Sulawesi, menyerang para pengguna jalan yang melintas pada jalan tersebut.

Sejumlah pengguna jalan yang melintas di tempat itu dilempari batu dan dibusur oleh Kelompok Pemuda Karetan, saat melintas. Tindakan brutal para Pemuda Karetan tersebut menelan sejumlah korban, meski tidak ada korban jiwa dalam insiden penyerangan tersebut.

Wartawan Tabloid SAR, Daud .R.L. saat melintas di jalan itu dari arah Kota Palopo menuju Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara menjadi salah satu korban tindakan brutal para Pemuda Karetan pada Minggu, (03/07/2016) dini hari.

Selain Daud, anak mantan Wakil Bupati (Wabup) Luwu, Syukur Bijak, juga menjadi korban penyerangan dan penganiayaan Pemuda Karetan saat itu. Muhammad Algi Fari, terkena busur pada bagian kepalanya saat melintas di jalan itu.

Selain anak mantan Wabup Luwu itu, satu orang rekannya juga terkena busur pada bagian belakangnya ketika melintas di jalan tersebut, korban ini diketahui bernama Michael.

Daud, menceritakan bahwa saat melintas di KM 15 Tans Sulawesi dari arah Kota Palopo menuju Kota Masamba, tiba-tiba sekelompok pemuda yang berkumpul di sekitar TKP (tempat kejadian perkara- red) melompat masuk jalan raya, sambil melempar dan membusur saya, ujar Daud.

“Saya tiba-tiba dilempari dan dibusur oleh sekelompok Pemuda Karetan saat melintas di TKP. Beruntung cuma lemparan batu yang mengenai paha dan lengan kiri saya, serta mengenai kap sepeda motor yang saya kendarai pada bagian samping kirinya hingga lecet,” kata Daud.

Setelah melempar dan membusur saya, para pemuda itu juga menyerang sejumlah pengendara lainnya yang melintas di sekitar TKP. Pengguna jalan yang berada tepat dibelakang saya juga jadi korban penyerangan tersebut. Korban itu adalah Muhammad Algi Fari, anak mantan Wabup Luwu, Syukur Bijak, bersama dengan sejumlah rekannya yang hendak pulang ke rumahnya di Batusitanduk, tutur Daud.

Saat itu Muhammad Algi Fari, bersama rekannya juga dari arah Kota Palopo hendak pulang ke rumah mereka di daerah Batusitanduk, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu. Juga secara tiba-tiba dilempari batu dan dibusur.

Apesnya karena Muhammad Algi Fari terkena busur pada bagian kepalanya dan sala seorang rekannya yang bernama Michael, juga terkena busur pada bagian belakangnya.

Pasca diserang oleh sekelompok Pemuda Karetan secara brutal, Daud langsung melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Walenrang yang jaraknya sekitar 4 KM dari TKP. Saat melaporkan kejadian tersebut, Daud ditemui Bripka Vaisal Abdullah yang sedang piket saat itu.

Kepada korban, Bripka Vaisal Abdullah, mengatakan bahwa sebanyak delapan orang personil sudah menuju ke TKP yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Walenrang AKP Amos Bijak, SH.

“Sudah ada polisi kesana tadi, kalau tidak salah sekitar delapan orang yang ke TKP dipimpin langsung oleh Pak Kapolsek AKP Amos Bijak, SH,” kata Bripka Vaisal Abdullah, kepada Daud saat melaporkan kejadian tersebut di Mapolsek Walenrang, Minggu, (03/07/2016) dini hari sesaat pasca kejadian.

Sementara sala-satu korban yang bernama Muhammad Algi Fari, pasca kejadian dilarikan oleh rekannya ke Puskesmas Walenrang untuk mendapat perawatan medis. Sementara, Michael, yang terkena busur pada bagian belakangnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Palopo, guna mendapatkan perawatan intensif karena kondisinya agak kritis.

Pasca kejadian, tepatnya sekitar pukul 01.00 Wita situasi di TKP semakin memanas karena puluhan warga Batusitanduk, yang mengetahui ada dua korban aksi brutal Kelompok Pemuda Karetan adalah warga Batusitanduk, yakni Muhammad Algi Fari dan Michael yang terkena busur, mendatangi TKP.

Bentrokanpun tidak bisa dihindari, Kelompok Pemuda Karetan dan warga Batusitanduk, bertikai di sekitar TKP. Mereka saling menyerang dengan menggunakan batu, busur dan senjata rakitan jenis Papporo’ .Bentrokan tersebut berlangsung sekitar satu jam lamanya membuat jalan Trans Sulawesi tepatnya pada KM 15 macet total. Sejumlah pengguna jalan terjebak macet akibat bentrokan tersebut.

Namun pada pukul 02.00 Wita, situasi kemudian redah dan terkendali, setelah 40 personil anggota Kepolisian diturunkan ke TKP yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Walenrang AKP Amos Bijak, SH. Dalam bentrokan tersebut Polisi berhasil mengamankan dua pemuda yakni Yogi dan Oddo, yang diduga pelaku penyerangan para pengguna jalan yang melintas di TKP.

Menurut Kapolsek Walenrang, AKP Amos Bijak, SH, bahwa diduga para pelaku penyerangan pengguna jalan yang melintas di sekitar TKP adalah Kelompok Pemuda Karetan, yang targetan utamanya adalah Kelompok Pemuda Capkar, asal Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu. Karena merasa tidak puas dengan perang kelompok sebelumnya antar dua kelompok pemuda tersebut, jelasnya.

Dua pemuda Karetan yang berhasil diamankan di TKP saat bentrokan terjadi, saat ini diamankan di Mapolsek Walenrang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Kepolisian Polsek Walenrang. (Daud/WM)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.