.

.

.

Senin, 04 Juli 2016

DPD II Golkar Wajo Kompak, Minta Musda DPD I Golkar Sulsel Diundur

    
Ketua DPD II Partai Golkar Wajo, H Andi Burhanuddin Unru.
SENGKANG, Tabloid SAR- Bupati Wajo H Andi Burhanuddin Unru, yang juga Ketua Dewan Pengurus Daerah Tingkat II (DPD II) Partai Golkar Wajo mendesak Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar untuk mengundur jadwal Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pasalnya menurut Ketua Partai berlambang pohon Beringin Kabupaten Wajo itu bahwa jika Musda DPD I Sulsel itu tidak diundur dan tetap dilaksanakan pada tanggal 23 Juni mendatang sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh DPP Partai Golkar maka sudah dapat dipastikan bahwa kegiatan tersebut selain tidak maksimal persiapannya juga akan berbenturan dengan berbagai agenda Pemerintah Daerah (Pemda) pada tingkat kabupaten/kota khususnya jadwal kegiatan di Bulan Suci Ramadhan ini.

“Kami selaku DPD II Partai Golkar Wajo meminta kepada DPP Partai Golkar untuk menunda atau mengundur jadwal Musda DPD I Partai Golkar Sulsel yang akan diselenggarakan pada 23 Juni mendatang. Karena jadwal Musda tersebut terkesan sangat terburu-buru dan jika dipaksakan maka selain kesiapan menuju pelaksanaan Musda itu kurang matang, juga akan berdampak pada berbagai agenda Pemda pada tingkat kabupaten/kota,” ujar H Andi Burhanuddin Unru.

Dia menambahkan bahwa dengan jadwal yang sangat mepet ini tentu DPD Golkar pada tingkat kabupaten/kota tidak akan maksimal persiapannya untuk mengikuti Musda Golkar Sulsel nantinya. Belum lagi dapat dipastikan bahwa dengan kondisi rill kader-kader Partai Golkar di Sulsel yang mayoritas menjadi Kepala Daerah dan Ketua DPRD di kabupaten/kota akan terbentur dengan jadwal agendanya terkait Bulan Suci Ramadhan ini, jelas Bupati Wajo dua periode itu.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Wajo H Andi Burhanuddin Unru, saat menggelar Konfrensi Perss, Sabtu (11/06/2016) beberapa pekan lalu.

Hal senada disampaikan oleh Ketua DPRD Wajo HM Yunus Panaungi, menurutnya bahwa jadwal pelaksanaan Musda DPD I Sulsel yang ditetapkan oleh DPP Partai Golkar sangat mepet ditengah padatnya jadwal kegiatan Bulan Suci Ramadhan ini, ujar HM Yunus Panaungi yang juga Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Wajo.

Kendati demikian Bupati Wajo H Andi Burhanuddin Unru dalam kapasitasnya sebagai Ketua Partai Golkar Wajo telah menentukan sikap untuk mendukung kembali Syahrul Yasin Limpo maju dalam Musda dan menahkodai kembali Partai Golkar Sulsel.

Anru, sapaan akrab Bupati Wajo menilai bahwa kemampuan memimpin Partai Golkar di Sulsel serta komitmen yang dimiliki Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam membesarkan partai yang sudah teruji menjadi sala-satu barometer untuk mengukur kelayakan SYL memimpi Golkar kedepan.

“Seluruh jajaran dan kader Partai Golkar di Kabupaten Wajo sama sekali tidak ragu dengan kepemimpinan SYL. Karena SYL selama memimpin Golkar Sulsel sudah kita lihat banyak kemajuan Partai Golkar di Sulsel, karena beliau mampu menyatukan kekuatan Golkar secara solid tanpa konflik internal. Termasuk pertimbangan ketokohan, dan integritas yang dimiliki dalam berkiprah dikancah politik, serta kepamongannya dalam menjalankan roda pemerintahan dua periode di Sulsel sebagai Gubernur,” urai Anru. (CS/WM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.