.

.

Friday, 15 July 2016

Jelang Rasionalisasi PNS, Kepala Inspektorat Kota Palopo Himbau PNS

Jamaluddin Nuhung, SH, MH
PALOPO, Tabloid SAR- Jelang rasionalisasi atau pengurangan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang saat ini tengah diwacanakan oleh pemerintah pusat untuk memangkas jumlah PNS hingga 1 juta orang mulai tahun 2017 hingga 2019 mendatang, Inspektur (Kepala Inspektorat- red) Kota Palopo, Jamaluddin Nuhung, SH, MH ingatkat PNS Palopo agar lebih disiplin dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Inspektur Kota Palopo yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo itu menghimbau PNS lingkup Pemkot Palopo untuk lebih disiplin dalam melaksakan tugasnya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Plt Sekda Kota Palopo, Jamaluddin Nuhung, mengaku prihatin melihat kondisi PNS di jajaran Pemkot Palopo yang cenderung kurang disiplin dalam menjalankan tugas mereka. Hal itu diungkapkan oleh Jamaluddin Nuhung, kepada wartawan Tabloid SAR saat ditemui diruang kerjanya, Senin, (20/06/2016) baru-baru ini.

Ia mengaku prihatin melihat kondisi PNS di lingkup Pemkot Palopo yang kurang disiplin dalam melaksakan tugas mereka sebagai ASN, khusunya menyangkut jam masuk kerja, waktu istrahat dan jam pulang kerja PNS yang tidak tepat waktu, ujar Jamaluddin Nuhung.

“Saya prihatin melihat kondisi PNS di jajaran Pemkot Palopo, yang cenderung kurang disiplin dalam melaksanakan kewajibannya sebagai ASN,”ujarnya .

Mantan Asisten I Pemab Luwu itu menambahkan bahwa dirinya kwatir, banyak PNS di Kota Palopo yang akan dipensiun dinikan oleh pemerintah pusat dalam pelaksanaan program rasionalisasi PNS jika PNS di lingkup Pemkot Palopo kurang disiplin seperti saat ini, tambah. 

“Jika PNS dilingkup Pemkot Palopo kurang siap menghadapi program rasionalisasi PNS yang akan memangkas jumlah PNS hingga 1 juta orang mulai pada tahun 2017 hingga 2019 mentang, maka sudah dapat dipastikan akan banyak kena dampak pengurangan tersebut,” jelasnya.

Sebab jika melihat data Inspektorat Kota Palopo, sejumlah PNS Palopo telah mendapat berbagai macam sanksi akibat indisipliner mereka. “Ada yang kita beri sanksi berupa surat teguran, penundaan kenaikan pangkat, bahkan ada yang kami tahan gajinya. Itu semua merupakan bentuk ketegasan pemerintah dalam berupaya mendisiplinkan PNS di Palopo,” urainya.

Namun hingga kini masih banyak PNS di lingkup Pemkot Palopo yang kurang disiplin dalam bekerja sesuai jam kerja. Seperti masuk kerja belum tepat waktu, istrahat dan pulang kerja belum sesuai jadwal bekerja,” bebernya.


Dari pengamatan wartawan Tabloid SAR di Kantor Wali Kota Palopo, Senin (20/06/2016) siang beberapa pekan lalu, kantor tersebut tampak sunyi. Dalam setiap ruang kerja terlihat hanya beberapa PNS yang hadir. Ruangan yang terlihat ramai saat itu cuma di Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Palopo. (CH/WM)

No comments:

Post a Comment

.

.