.

.

Monday, 18 July 2016

Maksum Runi S.Ag MH, Kabag Humas Baru Pemkot Palopo

Dari Ranah Dunia Aktivis Pergerakan Menjadi Birokrat karier

 
Maksum Runi S.Ag MH
Sosok Maksum Runi SAg MH, khususnya di Wilayah Luwu Raya ini adalah sebuah nama yang sudah tidak asing lagi.Terlebih pada saat dirinya menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palopo adalah senantiasa menjadi trending topik pemberitaan pada berbagai media massa.

Tokoh pemuda Tana Luwu yang satu ini, tidak hanya pernah berkiprah sebagai aktivis mahasiswa tapi juga berkiprah sebagai aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), bahkan sempat pula berprofesi menjadi wartawan.

Kini dia pun telah berkiprah sebagai birokrat karier, sehubungan atas pelantikan dirinya oleh Walikota Palopo, HM Judas Amir (Sabtu, O2 Juli 2016) untuk menjadi Kabag Humas dan Protokol Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo.

Adapun pelantikan dirinya bersama sejumlah pejabat Pemkot Palopo lainnya di Saokotae (Rumah Jabatan/Rujab Walikota, red). Sekaligus mengawali kariernya sebagai pejabat birokrat daerah yang mengurusi bidang kehumasan dan protokoler. Jadi tentunya pada setiap saat, akan berhubungan dengan kalangan dunia pers.

Sebelumnya, putra Luwu kelahiran Cimpu, 31 Desember 1972 tersebut, merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), istilah sekarang disebut Aparatur Sipil Negara (ASN) pada awalnya di Kantor Kementrian Agama Kota Palopo, dengan jabatan terakhirnya sebagai Kepala seksi zakat wakaf.

Maka tampilnya suami dari Ny Hasyanti Sitaba, S.Ag Maksum ini adalah kian menambah deretan tokoh muda yang berlatar belakang aktivis, untuk menduduki jabatan eselon dalam ranah pemerintahan. Karena kali ini, dirinya telah menduduki jabatan eselon III di lingkup jajaran Sekretariat Pemkot Palopo.

Hal tersebut, sekaligus melanjutkan eksistensi profesi berlatar belakang dunia jurnalis pada Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Palopo. Karena Baso Akmad yang dia gantikan pada jabatan eselon tersebut, juga adalah berlatar belakang profesi dunia jurnalis.

Pasalnya, ayah dari enam orang anak ini, pernah pula menekuni profesi dunia jurnalis baik sebagai wakil pimpinan redaksi (Wapimpred) Jurnal Poplicus, maupun sebagai Pimpinan Redaksi (Pimpred) pada dua tabloid di Makassar, saat masih menjadi mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN), sekarang disebut Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

.Akan tetapi alumni magister hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang satu ini, dalam organisasi non pemerintah (Ornop) lebih dikenal sebagai aktivis LSM selaku Ketua Dewan Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tana Luwu.

Termasuk ikut membidani lahirnya sejumlah Ornop yang pernah eksis di tengah belantara pergerakan reformasi di Luwu Raya ini, antara lain Forum LSM Tana Luwu (Fortal) dan Luwu Parliament Watch.

Berbagai kalangan, khususnya dari kalangan pergerakan dunia aktivis LSM sangat mengapresiasi atas dilantiknya mantan Ketua KPU Kota Palopo ini, untuk menjadi Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Palopo. Salah satunya, Direktur Eksekutif Aktivis Pembela Arus Bawah, Rahmat K Foxchy.

Menurutnya, bahwa pelantikan Pak Maksum Runi sebagai Kabag Humas dan Protokoler Pemkot Palopo adalah sebuah keputusan yang sangat tepat dari Walikota HM Judas Amir.

Adapun alasannya, sebab Beliau (Maksum Runi, red) adalah sangat linier dengan latar belakangnya dari masa lalu, baik sebagai aktivis LSM maupun menurut profesinya sebagai pelaku dunia jurnalisme.

Ujarnya, saya sangat bangga, karena ada lagi satu rekan berlatar belakang aktivis LSM yang tampil menjadi birokrat karier di lingkup Pemkot Palopo. “Harapan buat Pak Maksum Runi agar memberikan sentuhan yang lebih progresif dalam memenej Bagian Humas dan Protokoler tersebut,” tutur aktivis LSM yang juga akrab disapa Ories ini.

Adapun kiprah Maksum Runi adalah sudah teruji dalam menangani perhelatan agenda-agenda demokrasi baik yang sifatnya berskala nasional maupun yang sifatnya berskala lokal, saat dirinya masih menjadi Komisioner dan Ketua KPU Kota Palopo.

Khususnya pada saat penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tentang pesta demokrasi Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Palopo. Akan tetapi, ia mampu membawa penyelenggaraan Pilwalkot tersebut, untuk keluar dari sebuah persoalan yang begitu feliks dari akibat adanya aksi kebringasan massa yang dilatari oleh gejolak politik.

Dimana peristiwa tersebut, tentunya masih terasa segar dalam ingatan kita mengenai kasus pembakaran Kantor Walikota Palopo dan sejumlah kantor lainnya, pada Minggu (31 Maret 2013).

Hal mengenai peristiwa itulah, sehingga membuat diri mantan Ketua KPU Kota Palopo ini, bak seorang selebriti akibat menjadi sorotan media massa nasional, di balik beragamnya persepsi dari ruang publik.

Jadi terlepas dari adanya pro-kontra terhadap dosen yang diketahui mengajar di sejumlah perguruan tinggi di Tana Luwu ini. Namun jelasnya, bahwa penyelenggaraan Pilwalkot yang ia bidani saat itu, tentunya memberikan warna tersendiri bagi potret sejarah perjalanan Kota Palopo.

Kendati berbagai goncangan yang sifatnya bernuansa politis yang senantiasa menerpah dirinya. Namun tetap saja survive dalam meniti kariernya sebagai ASN. Maka itu pulalah, akan menjadi salah satu tanda-tanda seseorang untuk dapat menjadi calon pemimpin masa depan.

Jadi jangan pernah bermimpi untuk menjadi pejabat publik, apabila bersifat resisten terhadap arus kritikan. Bagi seorang Maksum Runi, nampaknya justru sangat memahami bahwa arus kritikan adalah semacam pupuk untuk dapat menumbuhkan sebuah eksistensi jati diri.

Sekedar untuk diketahui, bahwa kecerdasan intelektual mantan aktivis mahasiswa yang satu ini, nampaknya sudah mulai tercermin ketika dirinya menekuni dunia perkuliahan. Hal tersebut, saat kuliah menjadi mahasiswa strata satu (S1) di Kampus IAIN Alauddin, dia salah satunya penerima Beasiswa Supersemar.

Halnya waktu kuliah pada program strata dua (S2) dengan konsentrasi Hukum Administrasi Negara di UMI Makassar, pun dibiayai melalui paket Beasiswa Pemerintah daerah (Pemda) Luwu. Tentunya pula, hanya mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual khususlah yang dapat dibiayai kuliahnya melalui jalur Beasiswa.

Maka dengan kecerdasan intelektualnya itulah, pada gilirannya dapat berkiprah pada ranah birokrasi pemerintahan. Untuk itu, selamat dan sukses atas pelantikannya menjadi Kabag Humas dan Protokol Pemkot Palopo. (RD)
Maksum Runi Sekeluarga.
Sekelumit Bio Data Diri

Nama  
: Maksum Runi, S.Ag, MH
Tempat/Tanggal Lahir
: Cimpu, 31 des 1972.
Nama Istri       
: Hasyanti Sitaba, S.Ag 
Anak  
: 6 Orang.
Alamat Rumah
: Jl. Benteng Raya III Lr 3 Kota Palopo, Sulawesi Selatan.
Alamat Kantor
: Kantor Walikota Palopo, Jln. Samiun Kota Palopo, Sulawesi           Selatan.

Pengalaman Keorganisasian Kampus :
1. Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Perbandingan Hukum IAIN Makassar.
2. Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultas Syari'ah di Palopo. 
3. Pengurus Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO-HMI) Sulawesi.
4. Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (PP-IPMIL)
5. Wakil Ketua Keluarga Mahasiswa Alumni Penerima Bea Siswa (KMA-PBS) IAIN Alauddin Makassar

Pengalaman Ornop :
1. Pendiri Forum LSM Tana Luwu (Fortal). 
2. Pendiri Luwu Parliament Watch. 
3. Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kota Palopo.
4. Pendiri Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Palopo. 
5. Ketua Dewan Pengurus YLKI Tana Luwu.

Jenjang Jabatan Fungsional : (Dosen dari sejak tahun 1999 s/d sekarang) 
1. Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), tahun 1999 – 2000.
2. Dosen Universitas Andi Djemma (UNANDA), tahun 1999.
3. Kabag Kemahasiswaan UNANDA tahun 2004.
4. Asst.Pembantu Rektor III UNANDA, tahun 2005.
5. Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kurnia Jaya Palopo (STIKES KJP). 
6. Stikes Mega Buana.
7. Stikes Luwu Raya.
8. STikes Batara Guru Wotu.
9. Pembantu Ketua III Sekolah Tinggi Ilmu Sosial & Politik (STISIP) Veteran Palopo, sejak tahun 2013 s/d saat ini.

Jenjang Karier Lembaga Ad hoc (Panwas/KPU) :
1. Sekretaris Panwaslu Pilwalkot Palopo, tahun 2008.
2. Anggota Komisioner KPU Kota Palopo, tahun 2009 – 2012.
3. Ketua KPU Kota Palopo, tahun 2012 – 2013.

Jenjang Karir PNS/ASN :
1. Terangkat menjadi PNS pada Kantor Kementrian Agama Kota Palopo, tahun 2000.
2. Kepala KUA Kec. WARA selatan, tahun 2005 - 2006. 
3. Kepala seksi zakat wakaf pada Kantor Kementrian Agama Kota Palopo, tahun 2006 - 2008.
4. Pindah ke lingkup Pemkot Palopo, tahun 2012. 
5. Pasca Komisioner KPU, ditempatkan sebagai fungsional umum di Kantor Bappeda Kota Palopo, tahun 2013-2016.
6. Kabag Humas dan Protokol Pemkot Palopo, dilantik pada tanggal 02 Juli 2016.

No comments:

Post a Comment

.

.