.

.

Tuesday, 26 July 2016

Peringati HUT RI ke 71, Galileo Akan Mengibarkan Lambang Kota Palopo di Puncak Gunung Rinjani dan Agung

  
Ilustrasi
PALOPO, Tabloid SAR- Dalam rangka menyambut peringatan hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan negara Republik Indonesia (RI) ke 71 tahun yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus sejak tahun 1945.

Sejumlah kelompok pecinta alam (KPA) dan mahasiswa pecinta alam (Mapala) di Kota Palopo yang tergabung dalam Gerakan Lintas Pecinta Alam se Kota Palopo (Galileo) berencana akan menggelar ekspedisi ke puncak gunung Rinjani dan gunung Agung untuk mengibarkan bendera merah putih dan lambang Kota Palopo.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Pelaksana Ekpedisi Galileo, Dermawan Setiawan, ketika berbincang-bincang dengan Wartawan Tabloid SAR, Sabtu (02/07/2016) saat menghadiri acara penutupan Musyawarah Besar (Mubes) Sanggar Seni Universitas Cokroaminoto Palopo (S2UCP) ke XII di Auditorium Tongkrongan Mangga Dua, Jl Pongsimpin, Palopo.

Ia menjelaskan bahwa dalam rangka perayaan HUT RI ke 71 tahun pada tanggal, 17 Agustus 2016 mendatang, Galileo dalam ekpedisinya ke puncak gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat dan di puncak gunung Agung di Pulau Dewata- Bali, akan mengibarkan bendera merah putih dan lambang Kota Palopo, ujar Dermawan.

Mantan Pengurus Kelompok Pecinta Alam Generasi Harapan Alam Sawerigading (KPA Gerhana Swg) itu menambahkan bahwa Tim Ekpedisi Galileo, baru kali ini akan melakukan pendakian ke puncak gunung Rinjani yang ketinggiannya sekitar 3.726 MDPL (meter diatas permukaan laut- red), demikian juga dengan pendakian gunung Agung dengan ketinggian 3.142 MDPL, kata Dermawan.

Rencananya dalam pendakian dua gunung yang memiliki ketinggian diatas 3 ribu MDPL ini Tim Ekspedisi Galileo, akan memberangkatkan sebanyak 15 orang kader KPA dan Mapala yang terdiri dari masing-masing dua orang anggota perwakilan KPA Gerhana Swg, Opab Galir Sawerigading, dan Mapala Universitas Cokroaminoto Palopo (Mapato), serta enam orang perwakilan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Andi Djemma (Mapala Unanda), dan tiga orang pengarah, terang Dermawan.

“Meski pendakian kali ini merupakan ekspedisi perdana bagi Tim Ekspedisi Galileo, untuk menaklukkan puncak gunung Rinjani dan Agung, namun dengan berbekal semangat dan tekat yang kuat, guna mengibarkan bendera merah putih dan lambang Kota Palopo pada puncak kedua gunung tersebut, saat memperingati HUT RI ke 71 tahun pada tanggal 17 Agustus 2016 mendatang, Insyah Allah kami bisa,” tutur Dermawan dengan penuh rasa optimis.

Menurutnya, suatu kebanggaan tersendiri jika Tim Galileo dalam ekspedisi ini berhasil mencapai puncak gunung Rinjani dan Agung, serta dapat mengibarkan bendera merah putih dan lambang Kota Palopo, pada kedua puncak tersebut. “Karena mencapai puncak gunung tertinggi di pulau Lombok dan pulau Dewata Bali adalah impian setiap pendaki, sebab memiliki nilai kebanggaan tersendiri dan yang tak kala pentingnya adalah mampu mengenalkan Kota Palopo kepada setiap pendaki gunung Rinjani dan Agung saat mereka berhasil mencapai puncak, urai Dermawan.

Gunung Rinjani yang berada di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat adalah salah-satu gunung berapi tertinggi di Indonesia yang memiliki pemandangan eksotis nan luar biasa. Tidak sedikit pendaki lokal maupun dari luar negeri yang menjadikan gunung ini sebagai target pendakian untuk mereka taklukkan.

Demikian juga dengan gunung Agung yang merupakan gunung merapi tertinggi di pulau Dewata- Bali. Tak jarang pendaki yang ingin melihat dari dekat lubang kawah dengan diameter sekitar 500 meter itu. Dimana menurut kepercayaan orang Bali puncak ini merupakan tempat Istana para Dewata yang Agung.

Langkah awal untuk mempersiapkan segala kebutuhan dalam ekspedisi ini, pihak Pelaksana Ekspedisi Galileo sudah melakukan beberapa persiapan, diantaranya meminta Surat Rekomendasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo sebagai bahan untuk mendapatkan izin pengibaran bendera di daerah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur atau Pemkab Lombok Utara nantinya, dan Pemkab Karangasem- Bali, jelas Dermawan.

Kendati ekspedisi Tim Galileo ini waktu pelaksanaannya sudah dekat yang sejatinya dimulai pada tanggal 8 Agustus hingga 28 Agustus 2016 mendatang, namun hingga kini pihak pelaksana kegiatan tersebut mengaku belum memiliki dana. Mereka hanya mengharapkan donatur atau sponsor dari berbagai pihak yang siap membantu mereka, tukas Dermawan.

“Hingga saat ini kami belum memiliki dana, meski waktu pelaksanaan kegiatan ini sudah sangat mepet. Akan tetapi sembari mengupayakan segala kebutuhan kami dalam ekspedisi ini , teman-teman Tim Ekspedisi Galileo sudah melakukan upaya pencarian dana dengan menghubungi orang-perorang dan beberapa instansi baik swasta maupun negeri, termasuk perusahaan yang dapat menjadi donator atau sponsor kegiatan ini,” pungkas Dermawan dengan rada curhat namun tetap optimis kegiatan yang mereka rencanakan itu akan berhasil mereka realisasikan.

Dalam kegiatan ini Tim Ekspedisi Galileo, membutuhkan dana yang cukup besar seperti pengadaan Ransum (makanan- red), transportasi, tenda, alat memasak out door, dan berbagai macam kebutuhan.
Oleh karenanya Tim Ekspedisi Galileo, mengharapkan dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan kegiatan tersebut, khususnya Pemkot Palopo. (Wawan/WM)

No comments:

Post a Comment

.

.