.

.

Tuesday, 22 November 2016

Kades Karatuan, Akhirnya Mendapat Apresiasi dari Masyarakatnya

Terjun Langsung Membangun Sejumlah Infrastruktur Pedesaan

Tampak Camat Basse Sangtempe Utara, M Nasir BA (tengah) dengan sejumlah tokoh masyarakat Desa Karatuan dan Tim Pemeriksa dari Kantor Inspektorat Kabupaten Luwu, foto bersama pada salah satu unit plat ducker yang dibiayai oleh Dana Desa tahun 2016 ini.    


    
Kades Karatuan, Aslin Takbi bersama istri tercinta.
BASTURA,Tabloid SAR— Saat mencalonkan diri sebagai Kepala Desa (Kades) Karatuan di Kecamatan Basse Sangtempe Utara (Bastem Utara) dan kadang pula disebut Bastura, Kabupaten Luwu Sulawesi, Selatan (Sulsel). Nampaknya, Aslin Takbi awalnya sangat diragukan oleh sejumlah tokoh masyarakat di desa ini untuk dapat memimpin sebagai Kades.

Pada kenyataannya, ia justru terpilih menjadi orang nomor satu di Desa Karatuan. Kemudian dilantik secara serentak bersama dengan sejumlah Kades lainnya oleh Bupati Luwu, HA Mudzakkar di Beuma, Kecamatan Basse Sangtempe (Bastem) pada tanggal 13 Januari 2016 atau baru sekitar 11 bulan yang lalu.

Namun tanpa harus menunggu waktu terlalu lama, maka dengan memanfaatkan Dana Desa yang se-efektif dan se-efisien mungkin menurut sasarannya. Pada gilirannya pula, dia mampu mengakselerasi pembangunan atas dibangunnya beberapa paket kegiatan infrastruktur pedesaan.

Akhirnya segenap lapisan masyarakatnya pun semakin memberinya apresiasi, sebab patut dikatakan Desa Karatuan, walau baru kurang lebih 11 bulan di bawah kepemimpinan seorang Aslin Takbi. Akan tetapi mampu mewujudkan kemajuan desa dengan sejumlah kegiatan pembangunan infrastruktur. Padahal sebelumnya, itu sangat di luar perkiraan masyarakatnya sendiri.

Bahkan untuk menjaga kwalitas terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur di desanya agar tetap sesuai dengan bestek. Maka ia pun justru terjun langsung di lapangan bersama-sama dengan masyarakatnya, layaknya seorang pekerja bangunan juga.

“Kami awalnya sangat salah menilai Pak Aslin Takbi untuk dapat memimpin dan membangun Desa Karatuan, tapi ternyata Beliau dapat menunjukkan kemampuannya untuk benar-benar membangun desa,” tutur salah seorang tokoh masyarakat Desa Karatuan minta tidak disebut namanya.

Sementara melalui Dana Desa tahun 2016 ini, maka Kades Aslin Takbi telah membangun beberapa infrastruktur pedesaan, berupa :

1. Plat ducker 9 unit dengan anggaran Rp. 223.645.200,- 
2. Jembatan beton 1 unit dengan anggaran Rp. 133.701.500,-
3. Kegiatan pemeliharaan jalan sepanjang 2.400 meter dengan anggaran Rp. 104.546.100,-

Kades Karatuan, Aslin Takbi menyampaikan, saya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Karatuan, khususnya pada Pak Arwan Baharu selaku Sekretaris Desa dan Pak Baso Rahmat selaku Bendahara Desa serta para aparat desa lainnya atas kerjasama yang telah diberikan.

Terlebih lagi dalam mendorong kemajuan atas kegiatan pembangunan yang dibiayai melalui Dana Desa pada tahun 2016 ini, akhirnya dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” tuturnya kepada reporter Tabloid SAR saat ditemui pada Selasa (15/11-2016) lalu. (Ories/Herman/Infotorial)

Tim Pemeriksa dari Kantor Inspektorat Kabupaten Luwu tampak menghitung volume pekerjaan saat melakukan pemeriksaan pembangunan infrastruktur yang dibiayai Dana Dase di Desa Karatuan.
Excavator sedang melakukan kegiatan pemeliharaan dan pelebaran jalan kampung di Desa Karatuan, dengan sumber anggaran dari Dana Desa 2016.  

Tampak hasil kegiatan pemeliharaan dan pelebaran jalan di Desa Karatuan, dalam pelaksanaannya sepanjang 2.400 meter  telah diselesaikan dengan baik.  

Tim Pemeriksa dari Kantor Inspektorat Kabupaten Luwu, sedang mengukur lebar salah satu unit plat decker dari sembilan unit yang dibiayai melalui Dana Desa di Desa Karatuan.   

No comments:

Post a Comment

.

.