.

.

.

Jumat, 18 November 2016

Kasat Binmas Polres Lutra Jadi Inspektur Upacara di SMPN 2 Baebunta

AKP Wake : Berhati- Hati dan Bijaklah dalam Menghadapi Perkembangan Jaman, serta Kemajuan Teknologi yang Semakin Maju

Kasat Binmas Polres Lutra AKP Wake, saat menyampaikan amanatnya selaku Inspektur Upacara di SMPN 2 Baebunta, Senin (24/10/16) pagi
LUTRA, Tabloid SAR- Tidak seperti biasanya dan jadi pemandangan agak asing di mata, upacara rutin yang digelar oleh siswa- siswi pada hari Senin di SMPN 2 Baebunta, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (SulSel), pada Senin ( 24/10/16 ) pagi.

Pasalnya, upacara yang wajib dilaksanakan oleh para pelajar di Indonesia setiap Senin pagi, umumnya dipimpin langsung oleh Kepala Sekolahnya.

Namun di SMPN 2 Baebunta pada saat itu, justru Kasat Binmas Polres Lutra AKP Wake yang jadi inspektur upacara (Irup), bukannya Kepala Sekolah itu.

Saat AKP Wake menjadi Irup di SMPN 2 Baebunta, di depan para pelajar sekolah tersebut Ia memberikan arahan tentang bahaya kenalan remaja dan kejahatan sex, serta narkoba yang akhir- akhir ini banyak menimpa kalangan remaja khususnya para pelajar.

Dalam amanatnya, AKP Wake menghimbau para siswa dan guru yang hadir saat itu, agar selalu berhati hati dan bijak dalam menghadapi perkembangan jaman, serta kemajuan teknologi yang semakin maju.

Hal itu dilakukan dengan tujuan supaya para siswa dapat terhindar dari dampak negatif kemajuan teknologi yang dapat memicu kenakalan remaja dan pergaulan sex bebas, serta narkoba.

Menurut perwira berpangkat tiga balok di pundak itu, bahwa kenakalan remaja seperti balap liar, seks bebas dan narkoba, serta tindak kriminalitas yang mulai marak melibatkan anak- anak muda khususnya kalangan pelajar, tak jarang disebabkan oleh pengaruh kemajuan teknologi dan perkembangan jaman, ujarnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini, saat itu tidak hanya AKP Wake yang bertindak sebagai Irup di Kabupaten Lutra. Tapi juga diikuti oleh anggota Bhabinkamtibmas pada sekolah di desa binaannya masing- masing.

Hal ini itu dilaksanakan dalam rangka mendekatkan POLRI dengan masyarakat termasuk para pelajar, supaya kehadiran Polisi sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat, tidak sekedar slogan belaka. (Misbah/WM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.