.

.

Rubrik

.

Jumat, 18 November 2016

Kota Palopo Sudah Pada Titik Nadir Bahaya Narkoba

Polisi Amankan Dua Karyawan Apotik

   
Kasat Narkoba Polres Palopo, AKP Maulud
PALOPO, Tabloid SAR – Kota Palopo Sulawesi Selatan (Sul-sel) adalah benar-benar sudah pada taraf peredaran Narkoba yang sangat memprihatinkan. Sepertinya kota bertajuk sebagai “KOTA IDAMAN” ini, telah pulah menjadi “Idaman” bagi para penikmat Narkoba.

Hal itu, maka sudah dapat dilihat atas beruntunnya penangkapan terhadap pelaku yang diduga kuat terlibat kasus narkoba dan obat-obatan yang terlarang. Nampaknya pula, bahwa sistem penegakan supremasi hukum seolah tidak lagi menjadi efek jerah terhadap para pelaku yang terkait kasus-kasus Narkoba di kota ini.

Pada bulan Oktober 2016 ini saja, pihak Sat Resnarkoba Polres Polopo telah beberapa kali menjaring sejumlah pelaku kasus Narkoba dan obat-obat terlarang. Seperti pada hari Rabu, 26 Oktober 2016, maka rupanya tiga kali pihak kepolisian melakukan penangkapan pada lokasi yang berbeda.

Penangkapan pertama dilakukan pada salah satu apotik di Jalan Diponegoro Palopo.Keduanya adalah karyawan apotik tersebut berinisial A dan Y, dicurigai mengedarkan obat-obatan terlarang.

Kemudian menyusul dilakukan penangkapan kedua di Jln Mangga Palopo tepatnya di depan Perwakilan Bus PO Manggala Trans. Kasat Resnarkoba Porles Palopo,AKP Maulud memimpin langsung penggrebekan, menangkap lelaki berinisial Yr (40) yang diketahui menguasai Narkoba jenis sabu.

Dari hasil penggeledaan Polisi tersebut, maka lalu dilakukan pengembangan, sehingga tertangkap pula lelaki berinisial Af (17) yang merupakan teman Yr. “Menurut pengakuan Yr, barang (narkoba, red) tersebut ia dapatkan dari Af. Sehingga, Af lagsung kita amankan pada saat itu juga,” ujar AKP Maulud.

Kasat Resnarkoba Polres Polopo ini menuturkan, dalam bulan Oktober ini saja kita telah melakukan penangkapan terhadap para pelaku Narkoba. Sekarang kita sedang memproses 20-an tersangka kasus Narkoba. “Kota Palopo sudah berada pada titik nadir bahaya peredaran Narkoba dan obat-obatan terlarang,” pungkas AKP Maulud. (Ories)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.