.

.

.

Jumat, 04 November 2016

Mahasiswa UKI Toraja Galang Dana untuk Korban Bencana Alam di Lembang Rano

Sejumlah mahasiaswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Kristen Pecinta Alam (Mahakripa ) UKI Toraja, menggelar aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam tanah longsor di Lembang (Desa- red) Rano, Kecamatan Rano, Kabupaten Tator, pada Senin (31/10/2016) sore di Jalan Nusantara tepatnya didepan Puskesmas Makale.

TATOR, Tabloid SAR- Sejumlah mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja, yang tergabung dalam organisasi Mahasiswa Kristen Pecinta Alam (Mahakripa ) UKI Toraja, menggelar aksi penggalangan dana untuk korban benca alam tanah longsor yang menimpa tiga kampung di Lembang (Desa- red) Rano, Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja (Tator), pada Senin (31/10/2016) hingga Selasa (01/11/2016) sore.

Aksi penggalangan dana tersebut digelar oleh Mahakripa UKI Toraja pada sejumlah titik strategis di Makale, Ibukota Kabupaten Tator.

Berdasarkan pantauan Wartawan Tabloid SAR di lokasi penggalangan dana, tampak sejumlah pimpinan dan anggota Mahakripa UKI Toraja, membawa petaka dan kardus bertuliskan seruan bagi warga yang melintas di lokasi itu, untuk membantu para korban bencana di Lembang Rano.

Para mahasiswa itu menyedorkan kardus, untuk diisi dengan uang sumbangan oleh para pengguna jalan yang melintas pada titik tempat mereka melakukan penggalangan dana.

Sejumlah pengguna jalan yang melintas di pelataran Taman Rakyat Kolam Makale, pertigaan Patung KB, pertigaan Tugu Segitiga Jam dan di depan Puskesma Makale, tempat aksi penggalangan dana itu digelar, menyumbangkan sejumlah uang mereka.

Kepada Wartawan Tabloid SAR, Pengurus Mahakripa UKI Toraja Semuel Duri’ yang ditemui di lokasi penggalangan dana, mengatakan bahwa aksi itu akan berlangsung selama dua hari.

“Aksi penggalangan dana ini akan berlangsung selama dua hari, terhitung mulai tadi pagi hingga besok sore,” ujar Semuel Duri’, saat ditemui dilokasi penggalangan dana pada Senin (31/10/2016) sore.

Ia menjelaskan, dana yang berhasil mereka kumpulkan itu akan segera dibelikan air mineral, beras, dan Mie Instan, lalu disalurkan secepatnya kepada warga Kampung Bila, Lembang Rano, Kabupaten Tator yang saat ini berada pada sejumlah posko pengungsian.

Untuk diketahui, bencana alam tanah longsor yang terjadi pada Minggu (23/10/2016) itu, menimpa tiga Kampung di Lembang Rano, Kecamatan Rano, Kabupaten Tator. Tiga kampong yang terkena dampak bencana tersebut antara lain Kampung Bila, Bena’ dan Kalo’. Kampung Bila yang paling parah diantara kampung lainnya.

Karena takut terjadi bencana susulan, warga Kampung Bila, Bena’ dan Kalo’ mengungsi ke posko- posko pengungsian yang disiapkan oleh Pemda Kabupaten Tator, dan sebagian warga juga mengungsi ke rumah ibadah terdekat, yakni geraja dan masjid di Lembang Rano.

Sehari setelah kejadian itu, Senin (24/10/2016) siang Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tator, Alfian Andi Lolo bersama jajarannya langsung turun ke lokasi bencana, melakukan penanganan tanggap darurat.

Dilokasi pengungsian BPBD Tator membangun posko tanggap darurat untuk menampung para pengungsi, dan juga membangun posko pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian.

Petugas Puskesmas setempat telah memfungsikan posko pelayanan kesehatan dilokasi pengungsian 24 jam sehari dan menyiapkan mobil Ambulance.

Selain itu, BPBD Tator juga telah menyuplay sejumlah kebutuhan pokok bagi para pengungsi, seperti air mineral, beras dan Mie Instan.

Pada Selasa (01/11/2016) BPBD Tator kembali menyuplay logistik tambahan bagi para pengungsi.

Sementara, pada Rabu (02/11/2016) Bupati Tator Nicodemus Biringkanae bersama jajarannya juga mengunjungi para pengungsi korban bencana tanah longsor di Kampung Bila, Lembang Rano, Kecamatan Rano, Kabupaten Tator.

Dalam kunjungan tersebut, Nicodemus Biringkanae selain meninjau langsung kondisi para pengungsi di posko pengungsian, dan menyerahkan sejumlah bantuan, juga melakukan peninjauan sejumlah titik lokasi terparah akibat bencana itu. 

Sejumlah pihak juga telah menyalurkan bantuan ke posko- posko pengungsian korban bencana alam tersebut. (William)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.