.

.

.

Kamis, 17 November 2016

PLN Akan Membangun Gardu Induk di Kecamatan Malili dan Wotu

Wasito Adi : PLN Juga Akan Menambah Jalur Listrik Guna Melokalisir Pemadaman Listrik

Bupati Lutim, HM Thoriq Husler menyerahkan Plakat Pemkab Lutim kepada GM PLN Sultanbatara, Wasito Adi, Rabu (26/10/2016).
LUTIM, Tabloid SAR- Guna memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (SulSel), Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam waktu dekat akan membangun dua Gardu Induk berkapasitas 30 mega watt masing- masing di Kecamatan Wotu dan Malili.

Hal itu disampaikan oleh General Manager PT PLN Sultan batara (Sulawesi Selatan, barat dan Tenggara- red), Wasito Adi, saat rombongannya menemui Bupati Lutim, HM Thoriq Husler di ruang kerjanya, Rabu (26/10/2016).

Rencana PT. PLN tersebut disambut baik oleh Husler, Ia mengatakan pihaknya sangat mendukung penuh rencana itu.

“Saya berharap rencana itu segera direalisasikan dalam waktu dekat,” kata Husler kepada GM PT. PLN Wilayah Sultan batara, Wasito Adi.

Meski demikian, pembangunan Gardu Induk PT. PLN itu masih terkendala dengan masalah pembebasan lahan untuk membangun kedua gardu tersebut.

Kendati demikian, masalah pembebasan lahan akan segera dimediasi oleh Bupati Lutim, supaya PT. PLN dengan pemilik lahan dapat mencapai kesepakatan secara mufakat.

“Saya selaku Kepala Daerah, akan segera memfasilitasi pertemuan antara pemilik lahan dengan PT. PLN agar proses pembebasan lahan dapat segera dituntaskan guna mempercepat pembangunan kedua Gardu Induk berkekuatan 60 mega watt itu,” janji Husler kepada Wasito Adi bersama rombongannya.

Ia menambahkan, pihaknya yakin masyarakat akan mengerti, karena pembangunan Gardu Induk tersebut untuk kepentingan bersama khususnya bagi masyarakat Lutim, tandasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Wasito Adi menjelaskan jika cadangan listrik untuk Kabupaten Lutim sebesar 15 mega watt hanya cukup hingga tahun depan. 

Kuncinya adalah bagaimana Gardu Induk di Wotu dan Malili segera bisa terbagun, ujar Wasito Adi.
“Dan jika kedua Gardu Induk itu sudah terbangun, maka suplay listrik dari Balambano tidak perlu dialirkan lagi ke Wotu,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan, jika Gardu Induk di Wotu bisa mensuplay listrik ke wilayah Malili.

“Karena nantinya, Gardu Induk Wotu akan mendapat suplay listrik dari PLTA Poso sebesar 195 mega watt,” beber Wasito Adi, seraya mengatakan jika Gardu Induk tersebut juga akan ter-interkoneksi dengan seluruh Gardu Induk di SulSel.

Selain itu, Wasito Adi mengatakan jika dalam waktu dekat ini, PLN akan menambah jalur listrik yang berada di Kabupaten Lutim menjadi delapan jalur. 

Karena dua jalur listrik yang ada saat ini, masih sangat rentan dengan gangguan.

“Jadi dengan ditambahnya jalur tersebut maka pemadaman atau gangguan listrik yang terjadi dapat dilokalisir dan tidak meluas,” jelasnya. Untuk diketahui, hingga saat ini Kabupaten Lutim baru disuplay 15 mega watt listrik dari PT. PLN sementara kebutuhan listrik di daerah tersebut cenderung terus meningkat dan hampir tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. (Dahlan/WM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.