.

.

Rubrik

.

Jumat, 18 November 2016

SDN 479 Lengkong, Lakukan Program PLPG dan UKG

H Munir SPd MPd Harapkan Bantuan Rehabilitasi Sekolah

(Dari kanan ke kiri): Kepala SDN 479 Lengkong H Munir SPd MPd, dua orang Pengawas SD UPTD Bua Andi Amira SPd SD dan Becce Hattabe SPd, beserta guru-guru pada sekolah ini. Nampak pula murid-murid SDN 479 Lengkong sedang mengikuti pelajaran dengan tertib.

Tampak salah satu Bangunan SDN 479 Lengkong yang sudah rapuh plafonnya,
sangat berbahaya untuk tempat ruang belajar mengajar, diharapkan pihak
pemerintah tanggap untuk lakukan rehab. 
BUA,,Tabloid SAR— SDN 479 Lengkong di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan (Sulsel), di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah (Kepsek) H Munir SPd MPd, nampaknya ingin mendorong penyelenggaraan pendidikan yang berkwalitas dan profesional.

Hal tersebut, sehingga dilakukan program Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) dan Uji Kompetensi Guru (UKG), Sabtu (29/10-2016) di SDN 479 Lengkong dan juga hadiri oleh Andi Amira SPd SD dan Becce Hattabe SPd, selaku pengawas sekolah di UPTD Bua.

Kepsek SDN 479 Lengkong, H Munir kepada reporter Tabloid SAR menuturkan bahwa pelaksanaan program PLPG dan UKG ini adalah tidak terlepas untuk meningkatkan mutu pendidikan yang sudah menjadi visi dan misi di sekolah kami ini.

Jadi diharapkan guru-guru di SDN ini, sambung H Munir, maka dituntut untuk mampu menerapkan 3T dalam arti kata Tertib Lingkungan, Tertib Administrasi dan Tertib Personil.

Tentunya, kata H Munir lebih lanjut, maka kita juga melakukan program pelatihan guru micro teaching, terlebih lagi program pelatihan dalam menggunakan teknologi informatika dan komunikasi (TIK).

Menurutnya, bahwa adapun sumber dana atas pelaksanaan program-program pelatihan terhadap guru-guru ini adalah bersumber dari Dana Operasional Sekolah (BOS) yang dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Harapan saya, katanya lagi, kiranya pihak pemerintah dalam hal ini Pemkab Luwu melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Luwu, agar dapat memberikan bantuan sarana dan prasarana di sekolah kami ini, termasuk pembangunan gedung perpustakaan.

Pasalnya, lanjut H Munir menjelaskan, sebab kami tidak memiliki ruang perpustakaan. Sedangkan yang dijadikan sebagai perpustakaan adalah ruang kelas yang juga sudah tidak layak gedungnya. “Apalagi salah satu syarat untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah harusnya pula didukung oleh perpustakaan yang refresentatif,” tukasnya.

Namun jelasnya, tutur H Munir menambahkan bahwa gedung sekolah kami sudah ada yang mengalami pelapukan, maka perlu direhabilitasi demi rasa nyaman dan aman bagi guru-guru dan murid-murid dalam melakukan proses kegiatan belajar mengajar.

“Jadi saya sangat berharap, agar kiranya pihak Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Dikpora Kabupaten Luwu dapat mengalokasikan anggaran rehab bangunan ruang kelas di sekolah kami ini,” pungkas Kepsek SDN 479 Lengkong ini. (Ories/Herman)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.