.

.

Rubrik

.

Jumat, 18 November 2016

Tim Penyidik Bareskrim Polri Tetapkan Ahok sebagai Tersangka Penistaan Agama

Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto (tengah) bacakan putusan hasil gelar perkara kasus Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di ruang rapat utama Mabes Polri, Rabu (16/11/2016).

JAKARTA,
Tabloid SAR- Setelah melakukan gelar perkara terbuka terbatas di Mabes Polri sejak, Selasa (15/11/2016) tim penyidik Bareskrim Polri menetapkan Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.

Hal itu diungkapkan oleh Kabareskrim Komjen Ari Dono di ruang rapat utama Mabes Polri, saat membacakan putusan hasil gelar perkara kasus Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Rabu (16/11/2016).

Kendati demikian, kesepakatan tidak bulat didominasi oleh pendapat yang menyatakan bahwa perkara ini harus diselesaikan di pengadilan terbuka, ujar Ari Dono.

“Perkara tersebut akan ditingkatkan ke tahap penyidikan dengan menetapkan Saudara Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka,” jelasnya.

Gubernur yang akrab disapa Ahok itu, ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Pasal 156 a Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

“Polri menetapkan Basuki Tjahaja Purnama sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama murni berdasarkan fakta hukum yang ditemukan oleh tim penyelidik,” tegas Kabareskrim Polri. (RD)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.