.

.

Rubrik

.

Rabu, 21 Desember 2016

Banyolan Mungkidi

Nama Mukidi pasti tidak asing di telinga kaliankan! MUKIDI identik dengan banyolan lelucon, entah menyenangkan atau menyedihkan bahkan bikin penasaran. Tapi intinya sekadar hiburan, tanpa maksud menyinggung siapapun.

Terlebih, bagi yang punya kesamaan nama MUKIDI harap maklum, karena pengarang cerita tidak mengenal sosok orang pemilik nama itu, hanya sekadar menciptakan nama yang mudah diingat yaitu MUKIDI.

Kali ini Tabloid SAR menyajikan beberapa kisah lucu MUKIDI yang dihimpun dari media sosial atau grup WA maupun BBM.

MUKIDI Kehilangan Dompet Hitam

Mukidi sedang membantu tetangga yang punya hajat mantu. Karena begitu ramainya orang dan banyak pekerjaan, MUKIDI lupa menaruh dompetnya. Dompet Mukidi warna hitam dan berisi banyak uang sehingga agak sulit dilipat.

Karena penasaran, MUKIDI mencari dompet miliknya di kamar pengantin. Dia masuk ke kamar privasi pengantin tersebut. Begitu di dalam kamar Mukidi asyik mencari dompetnya. Tiba-tiba pengantin putri masuk kamar. Mukidi pun khawatir dituduh berbuat sesuatu maka dia segera ngumpet di bawah kolong dipan pengantin.

Tak berapa lama pengantin pria masuk menyusul pengantin putri di kamar. Terjadilah dialog antara pengantin tersebut di atas dipan.

Pengantin Putra: DIK tumpeng hangat ini milik siapa?

Pengantin Putri: Yo mesthi miliknya sampean mas

Pengantin Putri: MAS pisang goreng hangat itu milik siapa?

Pengantin Putra: Yo mesthi iki duwekmu to Dik. Nyoh...

Pengantin Putra: Dompet ireng iku duweke sopo DIK?

Belum sempat pengantin putri menjawab pertanyaan suaminya, tiba-tiba terdengar suara keras dari bawah dipan

MUKIDI Teriak.... Dompet ireng (hitam) iku duwekku.... aku nggoleki kawit mau. Iku dompetku...

Karena merasa terusik, pengantin pria pun teriak maling.... Maliiiiinggg

MUKIDI lari keluar kamar dan.... (*)


MUKIDI Dituduh Cubit Istri Dokter 

Seorang dokter yg sering berantem sama istrinya bingung.... kenapa istrinya marah2 mlulu..... serba salah dibaikin marah, dibecandain marah, apalagi dimarahin.. ngamuk dehhh...

Pak dokter iri lihat supirnya ... si Mukidi rukun banget dan mesra sama istrinya,

Sekali wkt dia curhat sama si Mukidi...

Dokter : "Di...kamu rukun banget sama istrimu.... gak kayak saya... kamu lihat ndiri gak ada hari yg gak ribut kami.... apa sih rahasianya...?".

Mukidi:...."Kami sih biasa2 aja Pak Dokter..... hanya saja sy sering membuat kejutan2 kecil ......"

Dokter : "Kejutan kecil gimana.....?"

Mukidi : "Seperti tiba2 kita pukul pantatnya dari belakang.. secara diam2..."

Hari itu pak dokter sengaja pulang lebih awal.... sampai rmh ternyata istrinya lagi masak di dapur....

Sambil diam2 Pak Dokter masuk dapur dan memukul pantat istrinya dari belakang..

Tanpa menoleh ke belakang bu dokter teriak : "Mukidiiiiiiiiiiii... nakal kamu yahhh..." (*)

MUKIDI OBATI ANJING DI PEDALAMAN PAPUA

Ada seorang anak Papua berusia 10 tahun, namanya Jacobus. Suatu hari Jacobus berlari lari menemui Pak MUKIDI guru SMA pedalaman Papua.

Jacobus meminta Pak mukidi untuk mengobati anjingnya yang sekarat. Pak MUKIDI tersenyum dan mengiyakan.

Mereka berdua menuju rumah Jacobus.

Melihat anjing tsb sekarat, MUKIDI yang asli Solo itu menempelkan telapak tangannya ke jidat anjing dan berkata dlm bahasa Jawa,

"Su, asu ( njing, anjing ), nek kowe arep mati, yo mati-ò. (kalau kamu mau mati, ya mati aja)".

"Nek arep urip, yo waras-ò (kalau mau hidup, sembuhlah)".

Jacobus yang tidak bisa bahasa Jawa berpikir Pak MUKIDI menggunakan bahasa Latin.

Diam2 Jacobus menghafalkan kata2 yg dia kira mantra / doa itu.

Setelah itu Pak MUKIDI langsung pulang.

Beberapa hari kemudian, Jacobus lari2 ke rumah Pak mukidi bermaksud melaporkan kalau anjingnya sudah sembuh. Namun ternyata, Pak mukidi sedang sakit.

Jacobus terkejut, langsung menuju ke kamar Pak mukidi dan menempelkan telapak tangannya ke dahi Pak mukidi. Selanjutnya Jacobus membaca mantra,

"Su, asu, nek kowe arep mati, yo mati o. Nek arep urip, yo waras o." Pak mukidi kaget dan?? tertawa langsung sembuh. (*)

ISTRI MUKIDI NgIDAM KEPITING

Gara2 isterinya ngidam kepiting, Mukidi rela berangkat ke pasar untuk membelikannya.

Tanpa diduga, di angkot Mukidi ketemu mantan pacarnya saat masih SMP, akhirnya dia lupa tujuan semula dan menghabiskan waktu seharian dengan sang mantan.

Waktu sudah sore ketika dia ingat harus membeli kepiting. Bergegas dia pergi ke pasar lalu membeli 5 kg kepiting.

Untuk mengelabui sang istri. ..

Sesampe di halaman rumah segera kepiting2 itu dilepas ikatannya lalu disebarkan ke tanah.

Dengan sebatang tongkat, digiringnya kepiting2 itu sambil ber-teriak2,

"Ayo cepetan jalan, sebentar lagi sudah nyampe rumah ....."

Sang isteri yang mendengar teriakan Mukidi segera keluar rumah. Melihat ulah suaminya, dia malah tertawa ter-bahak2,

"Weleh ...., weleh .... Mas Mukidiii...... bawa kepiting kok digiring kayak giring bebek aja, pantesan jam segini baru nyampe rumh?ah.

Mukidi : _Amaaaan !!! _

PENJAGA APOTEK TIDAK PAKAI BRA

Bosennn.......

Sule dan Andre pergi ke apotek.

"Lu aja yang masuk, gua nungguin di luar aja," kata Sule.

"Ya udah, tapi jangan lu tinggalin gua ya," jawab Andre.

"Iye, buruan sono, nanti keburu tutup."

Keluar dari apotek, Andre berbisik, "Sule, lu tau gak? Penjaga apoteknya gak pakai bra"

"Ah, serius lo?"

"Ya iyalah, masa ya iya dong. Salah sendri tadi ga ikutan masuk."

"Wuih, tadi lu ajakin kenalan, gak?"

"Otomatis, donk. Foto bareng, malah."

"Asyik bener lu ya? Namanya siapa?"

"Namanya Mukidi"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.