.

.

Thursday, 8 December 2016

FIFO Menganugrahi Penghargaan Kepada Walikota Palopo

Itu Tak Terlepas dari Faktor Kebijakan Inovatif dan Visioner yang Bersifat Pro Kerakyatan

Walikota Palopo, HM Judas Amir (dua dari kiri) sedang memegang FIFO Award bersama dua kepala daerah lainnya di Sulsel. Tampak pula Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, dr. HM Ishaq Iskadar MKes (kanan). Adapun FIFO Award yang diterima Walikota HM Judas Amir ini,  karena atas inovasinya yang bersifat visioner terhadap layanan kesehatan paripurna, terkait dengan diaplikasikannya kebijkan layanan kesehatan JA. (hms/int)
Kota Palopo di Sulawesi Selatan (Sulsel) telah mencapai berbagai kemajuan, selama di bawah kepemimpinan Walikota HM Judas Amir, sehingga kian mendapat apresiasi dari beragam kalangan.

Adapun beragam apresiasi tersebut, tidak hanya muncul dari pihak pemerintahan tapi juga dari pihak organisasi non pemerintahan (Ornop), dalam berbagai bentuk penghargaan (reward, red) telah diraihnya.

Untuk kali ini, giliran The Fajar Institute of Pro Otonomi (FIPO) yang mempersembahkan reward kepada Pemerintahan HM Judas Amir selaku Walikota Palopo. Itu lantaran mampu menerapkan sistem arah kebijakan publik yang bersifat inovatif dan visioner, serta memiliki efektifitas untuk mendorong terwujudnya sistem layanan publik yang semakin prima.

Adapun sistem pelayanan publik yang dinilai sangat pro kerakyatan dan sudah dirasakan oleh warga Kota Palopo ini, seperti pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, pelayanan administrasi dan kependudukan, serta pelayanan perizinan dan lain-lain.

Pada gilirannya pula, mampu memberikan pengaruh positif untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi. Sekaligus dapat menciptakan pemerataan ekonomi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, tak lain untuk mempercepat upaya-upaya pengentasan kemiskinan.

Partisipasi publik pun, sudah pula menempati ruang yang bersifat strategis dalam memainkan perannya untuk turut menciptakan kesinambungan politik yang kondusif. Termasuk dalam memainkan peran-peran pengawasan terhadap sistem kebijakan publik, untuk mendorong terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan kota yang kian berakuntabilitas publik.

Faktanya, Kota Palopo mampu meraih predikat bergengsi dalam bentuk Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI, pada tahun 2016 ini. Hal ini merupakan sebuah reward tentang supremasi tertinggi terhadap sistem tata kelola anggaran pemerintah daerah.

Sedangkan pada bidang lingkungan hidup, maka Pemerintah Kota Palopo pun meluncurkan program “Mapaccing Toda” sebagai bentuk pengimplementasian kebijakan, untuk mewujudkan kota bersih dan sehat yang sifatnya berwawasan lingkungan.

Maka hal-hal inilah semua, sehingga Walikota HM. Judas Amir, Sabtu (19/11-2016) dianugrahi penghargaan pada malam puncak perayaan The 8th Annual FAJAR Otonomi Awards 2016, sebagaimana yang digelar di Maraja Ballroom Hotel Sahid Jaya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Sudah barang tentu, bahwa sebuah perusahaan media yang telah memiliki reputasi, sekelas PT Media Fajar ini. Maka sudah pula menilai, bahwa sejauh mana suatu pemerintah daerah dalam berinovasi, agar dapat menjadi pemicu terjadinya semangat agent of change, khususnya dalam melakukan diskresi terhadap sistem kebijakan, untuk terus mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut, akhirnya Walikota HM Judas Amir dianugrahi penghargaan FIFO dalam dedikasinya selaku pengambil kebijakan pada tingkat otonomi daerah, dalam memparipurnakan sistem pelayanan publik.

Suasana malam penganugrahan FIFO Award, Sabtu (19/11-2016) di Maraja Ballroom Hotel Sahid Jaya, Makassar, Sulsel.  Tampak Walikota Palopo, HM Judas Amir (dua dari kiri) dan kepala daerah peraih penghargaan lainnya di Sulsel sedang tampak di atas panggung. Para kepala daerah tersebut memperoleh penghardaan tertinggi FIFO menurut kategorinya masing-masing dalam memajukan pembangunan berkelanjutan di daerahnya. (hms/int)
Dari kiri ke kanan : Ketua DPRD Kota Palopo  Harisal A Latief, S.Pi, Walikota Palopo HM Judas Anir, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo dr HM Ishaq Iskandar MKes, Kepala DPPAKD Kota Palopo Drs Hamzah Jalante dan Inspektur Kota Palopo Muhammad Samil Ilyas SE MM, saat menghadiri undangan penganugrahan FIFO Award, Sabtu (19/11-2016) di Maraja Ballroom Hotel Sahid Jaya, Makassar, Sulsel. (hms/int)
Sedangkan salah satu sistem pelayanan publik yang sangat mendapat apresiasi dari Tim Penilai FIFO adalah layanan Jemput Antar (JA) bagi warga Kota Palopo yang membutuhkan fasilitas layanan ambulance. (Infotorial)
Tampak Kabag Humas dan Protokoler Setda Kota Palopo, Maksum Runi SAg SH MH (kanan) , bersama Kasubag protokol Wahyudin yang sedang pegang piala FIFO Award 2016.

No comments:

Post a Comment

.

.