.

.

Tuesday, 20 December 2016

Layanan JA Pada Kantor BPM dan PT Kota Palopo, Untuk Mempercepat Layanan Perizinan Masyarakat

Farid K Judas : Proyeksi Penanaman Investasi Tahun 2016 Ini sebesar Rp 150 Milar

Kepala BPM-PT Kota Palopo, Farid Kasim Judas (kanan) dan Pimpinan Tabloid SAR Rahmat K Foxchy usai berdialog tentang sistem pelayanan JA di Kantor BPM-PT Kota Palopo.  
PALOPO, Tabloid SAR Untuk mendorong pertumbuhan investasi di Kota Palopo Sulawesi Selatan (Sulsel) ini. Nampaknya Kantor Badan Penanaman Modal & Pelayan Terpadu (BPM dan PT) Kota Palopo, beberapa bulan lalu adalah sudah pula menerapkan sistem layanan Jemput Antar (JA).

Jadi tidak hanya warga kota yang jatuh sakit membutuhkan pelayanan JA, guna ditangani secara medis pada rumah sakit, sebagaimana yang telah ditangani melalui pelayanan ambulance di Kantor UPTD JA selama ini.

“Kita sudah beberapa bulan lalu telah menerapkan sistem layanan JA bagi masyarakat yang ingin melakukan pengurusan segala bentuk perizinan,” ujar Kepala BPMD dan PT Kota Palopo, Farid Kasim Judas. “Itu supaya mempercepat layanan perizinan terhadap masyarakat,” tuturnya kepada Tabloid SAR, (23/11– 2016) lalu di ruang kerjanya.

Lanjut Farid menjelaskan, jadi tidak hanya sistem pelayanan JA ambulance yang disediakan Pemerintah Kota Palopo, tapi juga sudah disediakan sistem pelayanan JA dalam mempermudah dan mempercepat pengurusan perizinan terhadap warga. ”Ini sudah menjadi komitmen Pemerinatahan Walikota HM Judas Amir, dalam memparipurnakan sistem pelayanan publik di Kota Palopo ini,” paparnya.

Menurutnya, bahwa pada tahun 2016 ini, kita telah proyeksikan penanaman investasi sebesar Rp 150 Milar. Alhamdullah hingga Oktober 2016, investasi yang sudah terealisasi sebesar Rp l20 Miliar. “Itu semuanya adalah investasi swasta yang pada umumnya bergerak pada bidang dunia usaha property,” imbuh dia.

Kata Farid lagi, kita masih sangat optimis untuk dapat mencapai proyeksi investasi hingga sebesar Rp 150 Milar tersebut, pada akhir Desember 2016 nanti. “Terlebih pasca beroperasinya pesawat Wings Air di Bandara Bua, justru sudah ada sejumlah investor yang datang melihat–lihat peluang dunia usaha di Kota Palopo ini,” bebernya.

Diakui oleh Farid, bahwa beroperasinya pesawat Wings Air di Bandara Bua adalah cukup memberikan angin segar bagi Kota Palopo, untuk semakin diharapkan dilirik oleh pihak investor dari luar daerah. “Itu mesti kita jemput dengan pelayanan paripurna, salah satunya melalui sistem layanan perizinan JA,” tukasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa sistem pelayanan JA di Kantor BPM dan PT Kota Palopo ini, apabila ada warga atau pihak investor dari manapun yang datang mengurus perizinan. Namun dokumen–dokumennya belum lengkap, maka disinilah layanan JA difungsikan, bahwa apa saja yang harus dilengkapi dari tingkat kelurahan dan kecamatan, ulasnya.

Supaya tercipta pelayanan cepat, tambah Farid, maka kita juga menerapkan sistem pelayanan online dengan kecamatan. “Karena pelayanan perizinan tidak boleh stagnan, jika ingin mewujudkan Palopo ini sebagai kota jasa terkemuka ke depan,” pungas Kepala BPM dan PT Kota Palopo ini. (Ories/Elyas)

No comments:

Post a Comment

.

.