.

.

.

Selasa, 20 Desember 2016

Peringati HUT Korpri dan PGRI Bupati Lutra Minta PNS Tingkatkan Pelayanan

Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani menyampaikan sambutannya pada peringatan HUT Korpri, PGRI, HGN dan Hari AIDS Sedunia, di halaman Kantor Bupati Lutra, pada Senin (28/11/2016).
Peringati HUT Korpri dan PGRI Bupati Lutra Minta PNS Tingkatkan Pelayanan

LUTRA, Tabloid SAR- Sepanjang bulan November, secara umum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dulunya disebut Pegawai Negeri Sipil (PNS) setidaknya beberapa kali memperingati momentum hari bersejarah dan hari penting di Republik ini.

Momentum itu antara lain, Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 45, HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 71 dan Hari Guru Nasional (HGN) ke 71 tahun.

Di Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), tepatnya di halaman Kantor Bupati Lutra, pada Senin (28/11/2016), secara bersamaan diperingati HUT Korpri, HUT PGRI dan HGN, serta Hari Aids Sedunia.

Pada peringatan hari bersejarah dan penting itu, Bupati Lutra Indah Putri Indriani membawakan sambutannya.

Dalam sambutannya, Indah Putri mengingatkan seluruh ASN lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutra untuk terus meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

Ia mengatakan, tujuan utama dari reformasi birokrasi adalah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan cepat, murah dan tepat. Itu berarti setiap ASN harus selalu bisa berinovasi dan mencari terobosan- terobosan baru untuk memaksimalkan pelayanannya,” ujar Indah Putri.

Orang nomor satu di Kabupaten Lutra itu, juga mengatakan untuk menciptakan pelayanan yang maksimal, maka diperlukan perbaikan secara menyeluruh mulai dari hulu sampai hilir.

Dan terkait kapasitas dan kapabilitas, maka SDM setiap ASN harus terus ditingkatkan, khususnya para guru harus terus belajar dan meng-update ilmu, karena ilmu pengetahuan setiap saat berkembang seiring berjalannya waktu,” terangnya.

Pada kesempatan itu pula, perempuan yang pertama kali menjadi Kepala Daerah di Sulsel itu mengajak semua pihak untuk berperan aktif dalam mensosialisasikan dampak buruk atau bahaya virus HIV- AIDS.

Kendati demikian, Indah Putri meminta agar masyarakat tidak mendiskriminasi ODHA (Orang Dengan HIV AIDS- red) pada lingkungan mereka. Karena interaksi sosial ODHA akan membantu mereka untuk bangkit dari keterpurukannya, juga karena penyakit itu tidak menular melalui interaksi sosial pada umumnya.

“Kita semua harus terlibat aktif dalam mensosialisasikan bahaya penyakit HIV- AIDS, minimal memberikan pemahaman kepada keluarga kita, tetangga kita, dan orang- orang di sekitar lingkungan kita,” seru Indah Putri.

Untuk diketahui berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Wartawan Tabloid SAR menyebutkan, dari tahun 2011 hingga November 2016 sebanyak 162 warga Lutra, yang teridentifikasi HIV- AIDS. Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, hanya tiga diantaranya yang positif mengidap penyakit HIV- AIDS.

Hari AIDS Sedunia, diperingati setiap tanggal 1 Desember untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV. (Dedhy/WM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.