.

.

.

Rabu, 21 Desember 2016

Tim Adipura Lakukan Penilaian Tahap 2 di Kota Malili

Bupati Lutim HM Thoriq Husler bersama Wakilnya Irwan Bahri Syam, berbincang- bincang santai dengan Tim Penilai Adipura ini di halaman SDN 221 Batu Merah Malili.
LUTIM, Tabloid SAR- Setelah Kota Malili, yang merupakan Ibukota Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel) dinyatakan lolos oleh Tim Penilai Adipura pada tahap Penilaian Pantau 1 (P1) untuk kategori Kota Kecil, beberapa waktu lalu.

Kali ini Kota Malili kembali disambangi oleh Tim Penilai Adipura untuk melaksanakan Penilaian Pantau 2 (P2) di Ibukota Kabupaten Lutim tersebut, Selasa, (22/11/2016).

Tim tersebut dipimpin langsung oleh Eko Budiharto dari Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) Sulawesi dan Maluku, didampingi Muhammad Yunus dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Sulsel.

Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Lutim, Askar bersama Camat Malili, Senfry Oktovianus memdampingi langsung Eko dan Yunus saat melakukan penilaian pada 54 titik pantau penilaian Adipura yang dikunjungi di Kota Malili.

Seluruh instrumen yang menjadi indikator penilaian penghargaan Adipura, mulai dari jalan protokoler, drainase, pasar, pemukiman, perkantoran, Puskesmas, sekolah, ruang terbuka hijau (RTH), dan sistem pengolahan sampah, serta udara tak luput dari pantauan Eko dan Yunus saat menyisir sejumlah titik pantau di Ibukota daerah yang berjuluk Bumi Batara Guru itu.

Ketua Tim Penilai Adipura, Eko dari P3E KLH Sulawesi dan Malulu, ketika dikonfirmasi Wartawan Tabloid SAR di sela- sela kesibukannya saat itu, mengatakan untuk penilaian Adipura kategori Kota Kecil, salah satu indikator penting dalam penilaian tersebut adalah sistem pengolahan sampah pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Yang menjadi point penting dalam sistem pengolahan sampah di TPA adalah apakah metodenya menggunakan sistem open dumping atau contolled landfild,” ujar Eko tanpa menjelaskan sistem mana yang lebih diutamakan dalam penilaian tersebut.

Sementara Kepala Bapedalda Kabupaten Lutim Askar, pada kesempatan itu juga menyatakan pihaknya tetap optimis akan lolos pada penilaian berikutnya jika pada tahap ini dapat lulus penilaian.

“Kalau pada tahap ini, kita lolos, maka saya optimis akan lolos pada tahap berikutnya,” kata Askar seraya mengatakan semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat telah berupaya maksimal menghadapi penilaian Adipura kali ini.

Sebelumnya Tim Penilai Adipura ini ditemui Bupati Lutim, HM Thoriq Husler bersama Wakilnya Irwan Bahri Syam di SDN 221 Batu Merah Malili.?

Pada pertemuan itu, selain menyambut Tim Penilai Adipura, Husler juga meminta agar SKPD terkait dalam hal ini Bapedalda Kabupaten Lutim untuk terus berupaya mengajak seluruh komponen masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan disekitarnya. (Dahlan/WM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.