.

.

Tuesday, 31 January 2017

Jelang Ujian SMKN 2 Walenrang Lakukan Penambahan Jam Belajar

Kepsek SMKN 2 Walenrang, Harianto Gommo, S.Pd

WALMAS, Tabloid SAR- Tahun ini, sebanyak 138 siswa SMKN 2 Walenrang, dari berbagai jurusan akan menyelesaikan studynya.

Untuk meyelesaikan study tersebut, para siswa akan menghadapi sejumlah ujian, yakni ujian kompetensi atau ujian praktek, ujian sekolah berbasis nasional (USBN), ujian akhir sekolah (UAS) dan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Dalam rangka menghadapi ujian tersebut dan guna memastikan para siswa dapat lulus ujian, pihak SMKN 2 Walenrang, lakukan penambahan jam belajar pada waktu sore.

Hal itu diungkapkan Kepala SMKN 2 Walenrang, Harianto Gommo saat ditemui wartawan media ini, Senin (30/01/2016) siang di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, pihak SMKN 2 Walenrang sejak minggu ke 2 Januari 2017 melakukan penambahan jam belajar.

“Sejak memasuki minggu ke 2 Januari, kami menerapkan penambahan jam belajar. Semua siswa SMKN 2 Walenrang yang akan ujian diwajibkan mengikuti penambahan jam belajar pada waktu sore, mulai pukul 14.30 hingga 17.30 Wita,” kata Harianto.

Harianto menambahkan, bahwa dalam program penambahan jam belajar tersebut, ada 7 mata pelajaran yang wajib diikuti para siswa hingga ujian berlangsung.

Selain itu, Harianto juga menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung untuk melaksanakan UNBK, seperti computer dan akses jaringan internet yang memadai.

Untuk diketahui, mulai tanggal 6 s/d 15 Maret 2017 siswa SMKN 2 Walenrang, akan mengikuti ujian kompetensi, setelah itu dilanjutkan dengan USBN pada tanggal 16 s/d 18 Maret 2017, lalu dilanjutkan degan UAS dari tanggal 20 s/d 25 Maret 2017, dan terakhir UNBK pada tanggal 3 s/d 6 April 2017.

138 siswa SMKN 2 Walenrang yang akan mengikuti ujian akhir tahun ini adalah siswa jurusan pertanian, kehutanan, otomotif alat berat, tehnik komputer dan jaringan (TTKJ), serta jurusan telkom.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok   

No comments:

Post a Comment

.

.