.

.

.

Selasa, 24 Januari 2017

Peringatan Hari Jadi Luwu, Wapres Diberi Cindramata, Luwu Tidak Dapat Kado

Bupati Luwu Andi Mudzakkar (kiri) memberikan cindramata berupa Keris Temmalara' kepada Wapres RI Jusuf Kalla, saat menghadiri peringatan Hari Jadi Luwu ke 749 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke 71 Tahun di Lapangan Andi Djemma Belopa, Kabupaten Luwu, Senin (23/01/2017) siang

Tana Toraja dan Toraja Utara Juga Tidak Dapat Hadiah

LUWU, Tabloid SAR- Wakil PresidenRepublik Indonesia (Wapres RI) Jusuf Kalla (JK) mendapat cindramata berupa Keris Temmalara’ dari Bupati Luwu Andi Mudzakkar, saat menghadiri Hari Jadi Luwu (HJL) ke 749 dan Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke 71 Tahun di Lapangan Andi Djemma Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (23/01/2017) siang.

Menurut Andi Mudzakkar, Keris yang diberi nama Temmalara’ itu memiliki arti kokoh, teguh dan tak tergoyahkan.

“Keris ini terbuat dari campuran besi dan batu asal Tana Luwu, namanya mengandung arti kokoh, teguh dan tak tergoyahkan,” jelas Cakka’ sesaat sebelum menyerahkan Keris itu kepada JK.

Kendati, JK mendapat cindramata dari orang nomor satu di Kabupaten Luwu pada momentum HJL dan HPRL pada puncak peringatan hari bersejarah bagi segenap Wija To Luwu, namun orang nomor dua di republik ini, tidak memberikan kado apapun pada hari bersejarah tersebut.

Hal demikian, tentu berbuah rasa kecewa bagi masyarakat Luwu Raya, khususnya masyarakat Kabupaten Luwu.

“Kunjugan kerja Pak JK selama ini sangat diharapkan oleh masyarakat Tana Luwu, namun kehadirannya ternyata berakhir pahit dengan penuh rasa kecewa,” ujar Rahmat Karim Foxchy, warga Noling, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu, yang juga Direktur Eksekutif Aktivis Pembela Arus Bawah.

Menurutnya, kehadiran JK di Hari Jadi Luwu ke 749 yang tidak memberikan kado sama sekali tentu wajar disesalkan masyarakat Tana Luwu.

“Kado yang sangat diharapkan oleh masyarakat Luwu Raya termasuk saya, salah satunya adalah pernyataan resmi beliau, mendukung pembentukan daerah otonomi baru Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya. Atau paling tidak kebijakan berupa proyek pembangunan infrastruktur, macam apalah asal dapat dinikmati masyarakat Tana Luwu,” sebut Rahmat dengan rada kecewa.

Bupati Tana Toraja (Tator) Nicodemus Biringkanae (kiri) memberikan cindramata berupa Parang khas Toraja kepada Wapres RI Jusuf Kalla, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Tator, Minggu (22/01/2017)

Kekecewaan serupa, juga dirasakan masyarakat Toraja, baik warga Kabupaten Tana Toraja (Tator) maupun warga Kabupaten Toraja Utara (Torut) karena kehadiran JK di daerah tersebut, saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) dinilai tidak membawa manfaat.

“Manfaat apa yang dibawah oleh Pak JK kedaerah kami, ketika Kunker di Kabupaten Tator, beliau sedianya diharapkan untuk datang melihat langsung kondisi terakhir pembangunan Bandara Buntu Kuni’ (BBK) di Kecamatan Mengkendek, yang tersendat pembangunannya karena tidak dianggarkan oleh pemerintah pusat dalam APBN 2017,” kata Sampe, yang mengaku warga asal Mengkendek, tidak jauh dari BBK.

Sampe menambahkan, bahwa JK saat Kunker di Tator, hanya menyempatkan diri untuk berkunjung kerumah jabatan Bupati Tator dan mengunjungi PLTA Malea, di Kecamatan Makale Selatan, milik keluarga mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.

Wapres RI Jusuf Kalla (kiri) foto bersama istrinya Hj Mufidah Kalla di daerah objek wisata Negeri di Atas Awan, Kecamatan Kapala Pitu, Kabupaten Toraja Utara (Torut) saat melakukan kunjungan kerja di daerah tersebut

Kekecewaan serupa juga dilontarkan oleh Marthinus yang akrab disapa Tinu’, warga Rantepao, Kabupaten Torut.

“Yaa pasti kecewalah, masak iya orang nomor dua di Negara ini Kunker ke daerah kami tanpa membawa manfaat konkrit buat masyarkat Toraja,” keluh Tinu’ sembari mengatakan Kunker JK ke Torut terkesan hanya datang untuk berwisata ke Negeri di Atas Awan, salah satu destinasi pariwisata terkemuka di Kabupaten Torut yang berada di Tongkonan Lempe, Lembang (Desa) Kapalapitu, Kecamatan Kapala Pitu.  

Penulis : Tim Lipsus 
Editor : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.