.

.

Rubrik

.

Rabu, 04 Januari 2017

Semarak Event Lovely December 2016 di Toraja

Guberbur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo saat menyampaikan sambutannya pada puncak pelaksanaan event Festival Lovely December 2016, Kamis (29/12-2016) yang dipusatkan di pelataran Taman Rakyat Kolam Makale, Kabupaten Tana Toraja. 

Mengangkat Tema “Toraya Maelo” untuk Kembalikan Kejayaan Kopi Toraja

Event tentang Festival Lovely December tahun 2016 ini adalah mengangkat tema “Toraya Maelo” tak lain untuk mengembalikan nama besar dan kejayaan Kopi Toraja dari bentuk praktek-praktek manupulasi merek dagang. Pasalnya, Kopi Toraja merupakan salah satu kopi ternikmat di dunia dan telah pula merambah pangsa pasar global.

Hebatnya lagi, bahwa melalui Festival Lovely December 2016 yang digelar 

atas kerjasama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja ini, rupanya begitu antusias dikunjungi oleh wisatawan domestik dan wisatawan manca negara.


Hal tersebut, maka sudah dapat dilihat atas penuhnya semua kamar hotel dan wisma. Bahkan semua fasilitas penginapan semacam homestay sekalipun, habis pula dibooking oleh para tamu dan wisatawan, tidak hanya di Kabupaten Tana Toraja tapi juga di Kabupaten Toraja Utara.

Jadi patut dikatakan bahwa promosi tentang festival event budaya Toraja yang dihelat dipenghujung tahun 2016 ini, nampaknya sangat sukses mengundang kunjungan wisatawan. Tentunya pula sangat signifikan untuk memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata, tidak hanya bagi Pemkab Tana Toraja dan Toraja Utara tapi juga bagi Pemprov Sulsel, bahkan turut pula menambah devisa bagi pendapatan negara.

Bahwa tidak dapat dipungkiri, jika festival yang digelar dengan penuh kesemarakan dalam mementaskan pegelaran budaya yang sangat kental bernuasa tradisional Toraja ini. Maka sangat pantas untuk mengundang kehadiran wisatawan dari berbagai penjuruh.

Namun terlepas daripada itu, bahwa puncak pelaksanaan Festival Lovely December yang mengangkat tema “Toraya Maelo” ini, dipusatkan kegiatannya di pelataran Taman Rakyat Kolam Makale Tana Toraja, pada Kamis (29/12-2016) tersebut, sehingga menjadikan “Kopi Toraja” sebagai simbol kesejahteraan rakyat di Bumi Tallu Lembangna ini.

Tampak hadir Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo untuk membawakan sambutannya. Hadir pula Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, anggota DPR-RI, DPRD Sulsel dan sejumlah pejabat dalam jajaran Pemprov Sulsel dan para undangan. Berita terkait baca “Rubrik Liputan Khusus” pada halaman 05.

Adapun tanaman “Kopi Toraja” sehingga menjadi ikon pada puncak pelaksanaan Festival Lovely December 2016 ini, sebab masyarakat Tana Toraja pada khususnya dan Toraja pada umumnya adalah berprofesi sebagai petani kopi. Jadi sangat diharapkan melalui tanaman kopi tersebut, maka dapat mengangkat kesejahteraan hidup bagi petani di daerah destinasi wisata paling populer di Sulsel ini.

Hal itulah, maka pada puncak kegiatan festival ini sehingga dilakukan pula acara launching minum kopi sejumlah 7.777 gelas melalui ajakan Gubernur Syahrul Yasin Limpo, disebut dengan istilah “Minum Kopi Toraya Maelo”. Maksudnya, untuk promosi dan sekaligus mengembalikan kejayaan dan nama besar Kopi Toraja di mata dunia.

Alasannya, akibat belakangan ini banyak pihak yang menjual kopi dengan cara mencatut merek Kopi Toraja.

Harapan melalui duet kepemimpinan Bupati Nicodemus Biringkanae dan Wakil Bupati Victor Datuan Batara, sehingga Kabupaten Tana Toraja ke depan dapat semakin populer menjadi salah satu destinasi wisata dunia di Indonesia.


Sekaligus dapat pula mengangkat nama besar Kopi Toraja agar kembali berjaya untuk menggerakkan lokomotif perekonomian daerah, demi meningkatkan kesejahteraan hidup rakyat di wilayah yang juga disebut dengan istilah Tondok Lepongan Bulan Tana Matari' Allo ini. (RD/Infotorial)


Gubernur Sulsel, Syarul Yasin Limpo saat mengajak segenap hadirin yang telah dipersiapkan minuman Kopi Toraja sejumlah 7.777 cangkir, untuk minum kopi demi mengembaikan kejayaan dan nama besar Kopi Toraja supaya dapat menjadi lokomotif ekonomi kerakyatan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di negeri yang disebut dengan istilah Tondok Lepongan Bulan, Tana Matari' Allo ini.  

Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, saat membawakan sambutannya pada puncak pelaksanaan event Lovely December 2016 di Plataran Taman Rakyat Kolam Makale, Kabupaten Tana Toraja, Kamis (29/12/2016)

DR. Yunus Sirante, M.Si, Plt Sekda Tana Toraja yang juga Kepala Bappeda Tana Toraja, selaku  Ketua Panitia Lovely December 2016 saat menyampaikan laporannya pada puncak pelaksanaan event Lovely December 2016. 
Kelompok Paduan Suara DB3 Voice Fisip Unhas  yang mendapatkan Predikat “Best Presentation” pada Busan International Coral Festival 2016 di Korea Selatan. Tampil memukau saat menyanyikan lagu daerah Toraja pada puncak pelaksanaan even Lovely December 2016 di Plataran Taman Rakyat Kolam Makale, Kabupaten Tana Toraja, Kamis (29/12/2016)

Pementasan tarian To mekopi, untuk merefleksikan bahwa warga Toraja adalah masyarakat petani penghasil kopi
To Ma’bugi, salah satu  tarian tradisional Toraja, yang sering ditampilkan pada upacara adat rambu tuka’ (pesta syukuran/pernikahan)


Pimpinaan dan Crew Tabloid SAR saat meliput langsung puncak pelaksanaan event Lovely December 2016 Tanja Toraja.


Pementasan musik bambu oleh murid-mirid SD, sebagai bentuk pelestarian musik tradisional Toraja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.