.

.

.

Selasa, 31 Januari 2017

Sepanjang 2016 Kades Lewandi Bangun 4 Unit Jembatan dan Pelebaran Jalan 7,5 Km

Kades Lewandi, Efrain
Efrain : 2016 Kami Rehab 4 Jembatan Kapasitas 5 Ton dan Pelebaran Jalan Sepanjang 7,5 Km

WALMAS, Taboid SAR- Meski berada di daerah pegunungan yang paling pelosok di daerah Kecamatan Walenrang Barat, Kabupaten Luwu , Sulawesi Selatan (Sulsel), namun Efrain yang menjabat sebagai Kepala Desa (Kades) Lewandi, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Toraja Utara (Torut) dan Kabupaten Luwu Utara (Lutra) itu, tidak mau ketinggalan dengan desa lainnya dalam membangun desanya.

Hal itu dapat dilihat dari pembangunan fisik yang digalakkan, Efrain selama menahkodai Desa Lewandi sejak Maret 2009 lalu, khususnya sejumlah pembangunan fisik pada tahun 2016 lalu.

Menurut, Efrain membangun desanya adalah sebuah pangabdian dan bentuk tanggungjawab dalam menjalankan amanahnya selaku Kades.

“Yaa mau tidak mau, saya selaku Kades dan pimpinan tertinggi jajaran pemerintah pada tingkat Desa Lewandi, harus mampu dalam memanfaatkan seluruh SDM (sumber daya manusia), serta anggaran yang ada untuk membangun desa kami baik fisik maupun non fisik,” kata Efrain sembari mengatakan hal itu merupakan bentuk tanggungjawabnya selaku putra daerah dan sebagai aparat pemerintah desa.

Ia menambahkan bahwa dirinya harus berusaha semampunya untuk mencurahkan segala, tenaga, pikiran dan waktunya dalam melayani, serta memperjuangkan kemajuan desa yang dinahkodainya.

“Karena saya sudah dua periode, secara berturut-turut dipercaya masyarakat Lewandi untuk memimpi mereka, maka tidak ada alasan untuk menolak menjalankan amanah itu sebaik mungkin demi kesejatraan masyarakat Lewandi,” ujar Efrain saat ditemui dikediamannya, Senin (30/01/2017) siang.

Saat ditanya, mengenai penggunaan dana desa (DD) yang dikucurkan pemerintah pusat sekitar Rp 640 jutaan pada 2016 lalu, Efrain mengatakan pihaknya menggunakan anggaran tersebut untuk merehab 4 unit jembatan semi permanen, menjadi jembatan permanen dengan kapasitas beban maximal 5 ton.

Efrain menjelaskan, bahwa 4 unit jembatan yang direhab itu, menelan anggaran sekitar Rp 200 juta.

Selain itu, Efrain juga menggunakan dana desa tersebut untuk membiayai pelebaran jalan poros desanya sepanjang 7,5 Km dengan biaya sekitar Rp 600 juta.

Sementara, Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 sebanyak Rp 400 jutaan, digunakan selain untuk membiayai alat tulis kantor (ATK) dan operasional, serta insentif atau honorarium aparat desanya, juga digunakan untuk pengadaan motor dinas dan rehab kantor, urai Efrain.

Pada tahun 2017 ini, Efrain bersama jajarannya tengah berencana untuk melakukan pelebaran jalan desa sepanjang 1 Km dan pelebaran jalan antar dusun, serta rehab jembatan sebanyak 2 unit  dan pembangunan 3 unit plat ducker (dekker- red).

Kendati demikian, Efrain mengakui bahwa Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Lewandi untuk program tahun 2017 tersebut, masih menunggu persetujuan dari pihak terkait di Kabupaten.

Untuk diketahui, Desa Lewandi terdiri dari 5 dusun, yakni dusun Lewandi, Tirowali, Lajang, Bongli dan dusun Lemo Tua. Desa  tersebut dihuni sekitar 1.400 jiwa dari 232 Kepala Keluarga.

Di sebelah utara, Desa Lewandi berbatasan dengan Kabupaten Lutra, selatan berbatasan dengan Kabupaten Torut, timur berbatasan dengan Desa Lamasi Hulu dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Torut.

Jarak Desa Lewandi dari Ibukota Kabupaten Luwu (Kota Belopa- red) sekitar 90 Km, yang dapat ditempuh selama 4 hingga 5 jam jika mengendarai sepeda motor karena faktor medan jalan yang terjal dan belum diaspal sekitar 20 Km.  

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.