.

.

Tuesday, 17 January 2017

Tahun 2017 Pemkab Wajo Programkan Gerta Babe

Bupati Wajo Drs. H Andi Burhanuddin Unru, MM (ketiga dari kiri) saat menghadiri Rakor Gerta Babe di Gedung Asa' Ada, Jl Andi Magga Amirullah, Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulsel, Senin (16/01/2017) 
Ambo Epu : Gerta Babe Salah Satu Program Unggulan Bupati Wajo

WAJO, Tabloid SAR- Dalam rangka memberdayakan dan meningkatkan pendapatan masyarakat yang berprofesi sebagai petani tanaman jenis holtikultura (tanaman budidaya- red) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, memprogramkan “Gerakan Tanam Bawang dan Cabe (Gerta Babe)” menjadi salah satu program unggulannya di tahun 2017 ini.

Untuk mensukseskan program tersebut, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Wajo menyiapkan 84 ribu pohon bibit cabe siap tanam yang akan dibagikan kepada para petani di Wajo.

Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Wajo H. Ambo Epu dalam Rapat Koordinasi Gerta Babe yang dihadiri Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru di Gedung Asa’ Ada Jl Andi Magga Amirullah, Sengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo,  Sulsel, Senin, (16/01/2017).

Dalam Rakor tersebut Ambo Epu juga menerangkan bahwa program Gerta Babe di Kabupaten Wajo akan mengunakan dua pola budidaya, yakni pola pekarangan dan pola polibek.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait pada tingkat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, mengenai pengendalian hama tanaman holtikultura tersebut nantinya.

 “Soal penanganan hamanya, kami sudah koordinasikan dengan Pemprov Sulsel dan dinas terkait, pihak Pemprov Sulsel sudah menyatakan kesiapan tim ahli mereka, untuk penanganan hama nantinya, guna membantu pemeliharaan tanaman Cabe di Kabupaten Wajo,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Bupati Wajo Andi Burhanuddin meminta semua pihak terkait untuk menjadi motivator bagi para petani guna mensukseskan program Gerta Babe.

“Saya harapkan semua stakeholder terkait dapat terlibat aktif dalam memasyarakatkan tanam Cabe di daerah kita, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan mereka untuk membudidayakan tanaman Cabe,” himbaunya.

Orang nomor satu di daerah berjuluk Bumi Lamaddukelleng itu, juga menghimbau agar setiap Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Wajo menyediakan satu hamparan lahan untuk dijadikan sebagai kebun percontohan tanaman Bawang dan Cabe.

“Saya harapkan agar para Kades menyiapkan lahan di daerahnya masing-masing untuk dijadikan sebagai kebun percontohan bagi masyarakat. Luasnya minimal 1 hektar dan kalau bisa sampai 25 hektar,” tandasnya.

Sementara, Dandim 1406 Wajo, Letkol Inf. Arif Susanto yang hadir dalam Rakor tersebut mengatakan, pihaknya juga sudah mempersiapkan personelnya untuk mendukung dan memberikan pendampingan penuh dalam rangka mensukseskan program Gerta Babe di Kabupaten Wajo.

Karena menurutnya, program Gerta Babe, selain dapat meningkatkan kesejatraan masyarakat, juga seiring dengan program ketahanan pangan Nasional yang sedang digalakkan oleh seluruh jajaran TNI AD di Indonesia, kata Letkol Inf. Arif Susanto. (Jeni/WM)

No comments:

Post a Comment

.

.