.

.

Rubrik

.

Jumat, 03 Februari 2017

Untuk Penuhi Kebutuhan Petani Pemkab Lutim Teken MoU dengan PT Pupuk Kujang

Wakil Bupati Lutim Irwan Bachri Syam (kanan) menyaksikan penandatanganan MoU antara Kepala Dinas Pertanian Lutim Muharif (tengah) dengan Direktur SDM & Pemasaran PT Pupuk Kujang Cikampek Indra Armansyah di Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti, Kabupaten Lutim, Kamis (02/02/2017)
Irwan : Pupuk Bersubsidi dari Pemerintah untuk Petani di Lutim Hanya Mampu Dipenuhi Sekitar 20 Persen

LUTIM, Tabloid SAR- Kebutuhan pupuk untuk petani di Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan (Sulsel), tahun ini berdasarkan data dari kelompok tani setempat, sekitar 126.033 ton, sedangkan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah hanya sebesar 25.075 ton.

Artinya, pupuk bersubsidi dari pemerintah untuk petani di Lutim hanya mampu dipenuhi sekitar 20 persen.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Lutim Irwan Bachri Syam saat menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lutim dengan PT Pupuk Kujang Cikampek di Desa Langkea Raya, Kecamatan Towuti, Kabupaten Lutim, Kamis (02/01/2017).

MoU tersebut diteken oleh Kadis Pertanian Kabupaten Lutim Muharif yang mewakili Pemkab Lutim, dan Direktur SDM & Pemasaran PT Pupuk Kujang Cikampek, Indra Armansyah mewakili perusahaannya, disaksikan oleh Wabup Lutim, Irwan.

Menurut Irwan, penandatanganan MoU itu, dilakukan guna memastikan ketersediaan pupuk bagi petani di Kabupaten Lutim.

“Kita bekerjasama dengan PT Pupuk Kujang Cikampek guna memastikan ketersediaan pupuk sesuai kebutuhan petani dan sejak dulu perusahaan tersebut, memang udah dikenal oleh petani sebagai salah satu produsen pupuk terbaik,” jelas Irwan.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya berharap kerjasama itu, dapat menjadi jawaban atas segala permasalahan yang dialami petani khususnya mengenai masalah kelangkaan dan keterlambatan pasokan pupuk di Lutim.

“Apa lagi, dari waktu kewaktu kebutuhan pupuk di daerah kita semakin tahun semakin meningkat,” tandasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Lutim selain dikenal sebagai penghasil Nickel terbaik nomor dua di dunia, daerah berjuluk Bumi Batara Guru tersebut juga terkenal sebagai penghasil komoditas pertanian berupa padi, sawit, kakao dan merica.
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.