.

.

.

Kamis, 23 Maret 2017

Hari Ini 68 Negara Koalisi Anti ISIS Adakan Pertemuan di Washington

Presiden AS Donald Trump

WASHINGTON,
Tabloid SAR- Sebanyak 68 negara yang tergabung dalam Koalisi Anti ISIS adakan pertemuan di Washington, demi mempercepat penaklukan basis-basis kekuatan ISIS di Irak dan Suriah, Rabu (22/3/2017).

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump selaku pimpinan kolisi tersebut, sudah memerintahkan para jenderalnya untuk mempersiapkan strategi pemusnahan ISIS yang akan dipaparkan di depan para delegasi anggota Koalisi Anti ISIS itu.

Kendati demikian, tekad pimpinan koalisi itu, agak ironi karena dibarengi dengan langkah memangkas anggaran Departemen Luar Negeri AS, dalam misi diplomasi dan bantuan asing, hingga mencapai angka 28 persen.

Dikwatirkan kebijakan anggaran politik luar negeri AS tersebut, akan berdampak pada terbatasnya dana Negeri Paman Sam itu, pasca penaklukan ISIS nantinya.

Sementara di sisi lain, para diplomat Eropa berkata kepada AFP, bahwa mereka akan berusaha mendapatkan lagi jaminan dari Washington bahwa AS berkomitmen dalam  rencana jangka panjang untuk pengamanan kawasan Irak dan Suriah setelah berhasil menaklukkan ISIS.

Sedangkan Perdana Menteri Irak Haider al Abadi sendiri yang sudah lebih duluan berada di Washington, menyatakan kemenangan mereka terhadap ISIS sudah di depan mata, jika Koalisi Anti ISIS tetap bersatu padu melawannya.

“Kami sementara memusnahkan Daesh (ISIS- red). Kami tengah membuktikan bahwa Daesh bisa ditaklukkan dan bisa di bumi hanguskan,” kata Haider di depan audiens Institut Perdamaian AS.

Untuk diketahui, Donal Trump setelah disumpah menjadi Presiden AS pada Januari lalu, ia memberi tenggang waktu selama 30 hari kepada Pentagon untuk mengevaluasi kemajuan dalam perang melawan ISIS dan membuat rencana komprehensif guna memusnakan ISIS, demikian dikabarkan AFP.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.