.

.

Rubrik

.

Minggu, 23 April 2017

Siswa SMPN 14 Palopo Tidak Laksanakan UNBK di Sekolahnya Lantaran Tak Punya Komputer

Kepala SMPN 14 Palopo, Sahabuddin, S.Pd

Sahabuddin : Siswa Kami akan Melaksanakan UNBK di SMKN 2 Palopo

PALOPO, Tabloid SAR- Orang tua yang anaknya terdaftar sebagai siswa Kelas III SMPN 14 Palopo, patut bersyukur dan bangga pada anak mereka.

Pasalnya, hasil Ujian Sekolah (US) yang digelar di sekolah itu, pada Senin hingga Kamis (10 s/d 13 April) dan Ujian Sekolah Bertaraf Nasional (USBN) pada Senin hingga Rabu (17 s/d 19 April 2017) lalu, cukup memuaskan.

Hal itu diungkapkan Kepala SMPN 14 Palopo Sahabuddin, S.Pd, ketika ditemui wartawan media ini di ruang kerjanya, Sabtu (22/4/2017) siang.

“Alhamdulillah, hasil US dan USBN 73 siswa kami di sini lumayan. Para orang tua mereka patut bersyukur karena tinggal selangkah lagi anaknya bisa menyelesaikan study di sekolah ini, untuk dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (SMA/SMK- red),” kata Sahabuddin.

Kendati demikian, lanjut Sahabuddin pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan diselenggarakan secara serentak se Indonesia pada tanggal, 2, 3, 4 dan 8 Mei 2017 mendatang, tidak dapat diselenggarakan di sekolah ini, karena fasilitas komputernya tidak ada.

“Memang di sekolah ini sudah ada Laboratorium Komputernya sebanyak satu ruangan, namun baru diisi dengan mobile seperti kursi dan meja, tapi belum ada komputernya sama sekali,” ujarnya dengan rada lesuh.

Meski demikian, orang tua siswa tidak perlu kuatir mengenai pelaksanaan UNBK anak-anak mereka, karena kami sudah mencarikan solusinya. Alhasil, siswa kami akan melaksanakan UNBK di SMKN 2 Palopo, sebut Sahabuddin.

“Kan…., ada pepatah kuno yang menyatakan, ‘tak ada rotan akarpun jadi’ oleh karena di sini tidak ada komputernya, jadi kami laksanakan UNBK di SMKN 2 Palopo,” jelasnya dengan mengutip sebuah pepatah.

Selain itu, mantan guru bidang study Bahasa Ingris di SMPN 3 Palopo tersebut, juga menjelaskan bahwa pihaknya bersama seluruh insan pendidik (guru- red) di SMPN 14 Palopo telah berupaya mempersiapkan siswa-siswi mereka yang akan mengikuti ujian tahun ini.

“Kami juga sudah berupaya semaksimal mungkin dalam mempersiapkan anak didik kami untuk menghadapi ujian, baik US, USBN maupun UNBK dengan cara melaksanakan bimbingan belajar (Bimbel) pada waktu sore mulai pukul 14.00 s/d 16.30 Wita sebanyak 4 kali seminggu yakni setiap hari Senin hingga Kamis sejak awal Februari 2017,” tandasnya.

Selain keluhan mengenai fasilitas komputer yang dibutuhkan untuk Laboratorium Komputer SMPN 14 Palopo, masalah kurangnya tenaga pendidik di sekolah tersebut juga menjadi problem tersendiri karena di sekolah ini, hanya terdapat 19 tenaga pengajar dengan komposisi 3 orang yang berstatus PNS dan 16 guru lainnya masih honorer.

Pada hal, siswa di SMPN 14 Palopo sebanyak 260 orang yang dibagi pada 8 ruangan belajar (Rumbel) dengan rincian untuk siswa Kelas I dibagi kedalam 3 Rumbel demikian pula dengan Kelas II, sedangkan Kelas III hanya menggunakan 2 Rumbel.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.