.

.

Rubrik

.

Jumat, 21 April 2017

Tahun Ini Kades Tabah Programkan Pembangunan Draenase 2 Km Lebih

Tampak bangunan Kantor Desa Tabah yang sudah hampir rampung pembangunannya  
LUWU, Tabloid SAR- Penggunaan Dana Desa untuk membangun sejumlah infrastruktur di desa, memang sangat bermanfaat jika anggaran dari pemerintah pusat itu digunakan sesuai dengan peruntukannya.

Hal demikian sangat nampak dan begitu terasa manfaatnya di Desa Tabah, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pasalnya, Kepala Desa (Kades) Tabah, Adriadi sangat profesional dalam menggunakan Dana Desa yang digelontorkan pemerintah pusat untuk desanya.

Seperti penggunaan Dana Desa yang jumlahnya sekitar Rp 657 juta pada tahun 2016 lalu, Adriadi membangun sejumlah infrastruktur di Desa Tabah, antara-lain, draenase sepanjang 1.616 meter, dua unit plat dukker (plat dekker- red) dan penimbunan bahu jalan sepanjang 2.100 meter.

Tidak hanya itu, Kades Tabah juga membangun kantornya secara bertahap dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD), meski anggaran dari pemerintah kabupaten tersebut masih sangat terbatas atau jauh lebih minim jika dibandingkan dengan Dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut, Adriadi pihaknya terpaksa membangun kantornya secara bertahap karena Dana Desa dari pusat tidak bisa digunakan untuk membangun Kantor Desa, sementara ADD yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Luwu masih sangat minim.

“Karena Dana Desa tidak bisa digunakan untuk membangun Kantor Desa, yaa terpaksa kami bangun kantor secara bertahap dengan menggunakan ADD,” kata Adriadi saat ditemui di kantornya, Jumat (21/4/2017).

Ia menambahkan, kalau tidak bertahap mana mungkin ADD yang anggaran hanya sekita Rp 370 jutaan cukup untuk membagun Kantor Desa, karena ADD mesti pula membiaya pengeluaran rutin pemerintah desa, seperti pengadaan alat tulis kantor (ATK), operasional perangkat desa dan honor para perangkat desa, tambahnya.

Kades Tabah dua periode itu juga menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya memprogramkan pembangunan draenase sepanjang 2 kilo meter (Km) lebih.

“Tahun ini Desa Tabah mendapat Dana Desa sebesar Rp 802.168.000, dana tersebut akan kami gunakan untuk membangun draenase sepanjang 2.163 meter di Dusun Tabah dan Pongrakka dengan estimasi anggaran sekitar Rp 600 juta lebih,” jelasnya.

Menurutnya, sisa Dana Desa tersebut yang masih sekitar Rp 200 jutaan itu akan digunakan untuk program pemberdayaan masyarakat, karena petunjuk teknis (Juknis) penggunaannya demikian, ujar Adriadi.

Sementara ADD Desa Tabah tahun ini, yang jumlah Rp 374.250.000 itu, selain untuk membiayai pengeluaran rutin desa, juga akan digunakan untuk penyelesaian pembangunan kantor desa seperti flavon dan pengaman jendela, serta untuk pengadaan mobiler kantor seperti meja dan kursi, sebutnya.

Tahun ini di Desa Tabah akan dilaksanakan proyek pembangunan badan jalan, pada dua titik yakni di Dusun Padang Lempang sepanjang 900 meter dan 1.100 meter di Dusun Pappoko.’ Kedua proyek tersebut dibiayai oleh APBD Kabupaten Luwu tahun 2017.

Desa Tabah dengan luas ± 9 Km2 terdiri dari 5 dusun, yakni Dusun Tabah, Pongrakka, Padang Lempang, Pappoko’, dan Pani’ Langkan, dihuni 617 Kepala Keluarga atau sebanyak 4.607 jiwa yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani penggarap sawah dengan luas areal persawahan sebesar 602 hektar.

Kendati demikian, di desa tersebut masih ada tercatat sebagai penerima bantuan beras khusus rakyat miskin atau Raskin, sebanyak 103 Kepala Keluarga.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.