.

.

Monday, 22 May 2017

Akhirnya Terdapat Birokrat Nyatakan Sikap Maju Pilkada Luwu 2018

H. Lahmuddin, SH, MH, saat menyampaikan pernyataan sikapnya untuk maju pada Pilkada Luwu 2018 mendatang

H. Lahmuddin : Itu untuk Menjawab Harapan Masyarakat

LUWU, Tabloid SAR – Pentas demokrasi dalam event Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018. Kendati pelaksanaan tahapannya belum diawali oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku lembanga yang berwenang.

Namun pada sejumlah daerah yang mengagendakan Pilkada serentak 2018, tampak sudah menunjukkan fenomena politik yang ditandai dengan terpampangnya foto-foto para bakal calon dalam bentuk baliho-baliho atau banner-banner, di berbagai tempat strategis yang dianggap mudah dilihat masyarakat luas.

Halnya di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini, merupakan salah satu daerah yang masuk dalam agenda penyelenggaraan Pilkada serentak 2018.

Bahkan jauh sebelumnya (beberapa bulan lalu), telah bertebaran baliho-baliho para bakal calon, baik yang ingin maju menjadi bupati maupun yang ingin maju sebagai wakil bupati.

Nampaknya, dari semua para bakal calon yang sudah dari awal mensosialisasikan dirinya tersebut, dengan cara menebar baliho-baliho atau banner-banner yang sudah terpasang di mana-mana.

Adapun para bakal calon tersebut, tidak hanya berasal dari putra Luwu yang berdomisili di daerah ini, tapi ada pula beberapa putra Luwu di perantauan. Semuanya, tentu sangat berkeinginan untuk mengambil bagian sebagai kontestan melalui event demokrasi lima tahunan ini.

Akan tetapi dari semua bakal calon yang telah menyatakan sikap, dengan cara memasang media-media sosialisi dalam bentuk baliho atau banner tersebut, tampaknya belum ada sama sekali dari kalangan birokrat yang memasang balihonya. Padahal tidak sedikit pula masyarakat Luwu, menginginkan adanya kalangan birokrat untuk maju pada Pilkada 2018 nantinya.

Pada lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu, terdapat sejumlah birokrat yang cukup mewacana di tengah masyarakat untuk diharapkan dapat maju pada Pilkada Luwu mendatang.

Misalnya Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu H Syaiful Alam, Kepala Inspektorat Kabupaten Luwu H Lahmuddin, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Luwu Hasman R Djano, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Amang Usman dan sejumlah birokrat lainnya.

Maka di tengah penantian sebagian masyarakat tersebut, akhirnya terdapat salah satu birokrat yang mulai tampil secara terbuka menyatakan sikapnya untuk maju pada Pilkada Luwu 2018, yakni Kepala Inspektorat Kabupaten Luwu H Lahmuddin SH MH.

Birokrat yang dikenal sangat familiar yang satu ini, menyampaikan sikapnya untuk maju pada Pilkada Luwu 2018, di hadapan masyarakat, Sabtu (08/04/2017) di Desa Parekaju Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu.

Pada hari berikutnya, Minggu (09/03/2017) melalui acara arisan Kerukunan Keluarga Besar Tampumia di Noling Kecamatan Bupon Kabupaten Luwu. Lahmuddin, kembali mempertegas keinginannya untuk maju pada Pilkada Luwu 2018.

Lahmuddin menuturkan, saya menyampaikan sikap untuk maju Pilkada kali ini, tak lain untuk merespons atas adanya dorongan dari segenap keluarga, sahabat, teman-teman, handai taulan dan masyarakat.

“Sebenarnya pada Pilkada lalu, dorongan seperti ini sudah ada, tapi saya anggap itu belum tepat momennya,” beber dia.

Kendati demikian, dorongan itu baru saya jawab sekarang, mengingat masa pensiun saya tinggal dua tahun.

“Tapi apalah daya saya, jika tidak ada persatuan dan kesatuan dari kita semua yang memberikan dukungan secara totalitas,” sembari putra Tampumia itu mengilustrasikan filosofi tentang kekuatan yang dimiliki oleh sapu lidi.

Lahmuddin pun menyampaikan bahwa dirinya sudah minta izin pada Bupati Luwu, Andi  Mudzakkar, sehingga kemudian menyatakan sikap untuk maju mencalonkan diri pada Pilkada 2018 yang akan digelar kurang lebih setahun ke depan.

Saya sebelumnya, tutur Lahmuddin lebih lanjut, sudah minta izin pada Pak Bupati, maka hal ini saya kemukakan sebagai jawaban atas harapan dari segenap keluarga mengenai pernyataan sikap saya ini.

“Jadi Bapak Bupati justru memberikan respon yang sangat baik, tak lupa pula beliau memberikan petunjuk sebagai spirit bagi kita, dengan harapan nantinya ada calon bupati dapat menggandeng kita sebagai pasangannya,” papar Lahmuddin.

Menurutnya, bahwa dalam mengawali niatnya itu belum ada sama sekali Parpol (Partai Politik) pendukung.

“Jadi adanya sikap yang saya sampaikan ini, itu untuk menjawab harapan masyarakat, khususnya dari segenap keluarga, sahabat, teman-teman dan handai taulan,” tukasnya.

“Jika nantinya tingkat elektabilitas kita dinilai memenuhi syarat. Maka bukan tidak mungkin, kita akan dilirik Parpol untuk menjadi calon wakil bupati, lalu dipaketkan dengan calon bupati yang nantinya telah memiliki kendaraan Parpol,” paparnya.

Kemudian Lahmuddin menambahkan, pihaknya merencanakan pertemuan lanjutan di Tampumia. Setelah itu kita agendakan sosialisasi ke desa-desa lainnya, termasuk memasang baliho.

“Jadi kata kuncinya di sini, mari kita bangun persatuan dan mulai bekerja untuk menggalang dukung di tengah masyarakat, sehingga tingkat elektabilitas kita dapat menenuhi syarat untuk dapat dilirik oleh Parpol,” kunci Lahmuddin dengan penuh harap.

Sehubungan dengan adanya pernyataan sikap yang disampaikan oleh salah satu birokrat di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu ini. Maka tak pelak, disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat, baik yang hadir pada pertemuan di Parekaju maupun pada pertemuan yang dilangsungkan di Noling.

Bahkan tidak sedikit pula netizen dari kalangan facebooker yang sudah mulai memberikan dukungannya. Menandakan bahwa masyarakat sangat mengharapkan tampilnya bakal calon dari kalangan birokrasi pemerintahan.

Penulis   : Tim Lipsus
Editor     : Zottok

No comments:

Post a Comment

.

.