.

.

Tuesday, 23 May 2017

Bupati Membuka Pelatihan Kompetensi Tenaga Pendidik se Kabupaten Lutim

Bupati Lutim, HM Thoriq Husler foto bersama para peserta dan undangan sesudah membuka secara resmi acara Pelatihan Kompetensi Tenaga Pendidik Tingkat SD/MII, SMP/MTs Negeri dan Swasta se Kabupaten Lutim di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lutim, Selasa, (23/5/2017). 
Husler : Mutu Pendidikan di Lutim Sangat Ditentukan oleh Para Tenaga Pendidik

LUTIM, Tabloid SAR- Bupati Luwu Timur (Lutim), HM Thoriq Husler membuka secara resmi Pelatihan Kompetensi Tenaga Pendidik Tingkat SD/MII, SMP/MTs Negeri dan Swasta se Kabupaten Lutim di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lutim, Selasa, (23/5/2017).

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari kedepan yakni mulai Selasa s/d Kamis (23-25 Mei 2017) dan rencananya akan dilaksanakan pada tiga lokasi yang bebeda secara bersamaan, yaitu di Aula Dinas Pedidikan Lutim, SMAN 1 Malili dan SMPN 1 Malili.

Pelatihan ini, diikuti oleh 478 orang peserta dari tingkat SD/MI dan 116 orang peserta dari tingkat SMP/MTs Negeri dan Swasta se Kabupaten Lutim, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam sambutannya, Bupati Lutim HM Thoriq Husler mengatakan bahwa mutu pendidikan di Lutim sangat ditentukan oleh para tenaga pendidik (guru- red).

“Mutu dan kualitas pendidikan sangat tergantung pada komitmen para guru dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuannya. Karena dalam proses belajar mengajar, metode transfer ilmu pengetahuan seorang guru kepada para anak didiknya akan berjalan sesuai harapan, jika para guru terus mengembangkan kemampuan dan ketrampilan mereka selaku tenaga pendidik,” kata Husler.

Menurut Husler, kendati Pemerintah Daerah (Pemda) Lutim sudah menyusun berbagai macam program peningkatan SDM guru, namun tanpa komitmen para guru untuk memperbaiki kualitas dirinya, maka mutu pendidikan yang baik, sulit untuk dicapai.

Ia menambahkan, bahwa pada era perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, mestinya para guru harus mampu mengakses teknologi tersebut setiap saat dan diharapkan dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar di sekolah.

“Para guru diharapkan mampu mengakses teknologi modern yang bisa digunakan dalam proses kegiatan belajar mengajar untuk meningkatkan kualitas para anak didik kita,” harap Husler.

Tampak hadir dalam acara pembukaan tersebut antaralain, Ketua DPRD Lutim, Amran Syam, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Malili, Ida Komang Ardhana, Kadis Pendidikan Lutim, La Besse, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulsel, DR. H. Abdul Halim Muharam, MPd.

Editor : William Marthom

No comments:

Post a Comment

.

.