.

.

.

Minggu, 07 Mei 2017

Ketua Gerindra DKI Jakarta, Menuding Ahok Masih Kecewa Karena Menolak Tim Transisi


JAKARTA, Tabloid SAR- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan bahwa tim transisi bentukan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno belum bisa memasukkan program kerjanya ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2017.

Menurut Ahok, penyusunan program kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam APBD-P 2017 adalah masih kewenangannya bersama wakilnya Djarot Syaiful Hidayat.

“APBD Perubahan tahun ini, masih hak kami bersama Pak Djarot,” ujar Ahok.

Kendati demikian, Ahok tidak mempersoalkan jika tim transisi bentukan Anies - Sandi memberikan saran dalam penyusunan program kerja Pemprov DKI Jakarta.

“Tim transisi boleh kasih masukan, tapi bukan berarti punya hak untuk mengubah program kami, karena Pak Anies dan Sandi belum dilantik jadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta,” tegas Ahok.

Pemenang Pilgub DKI Jakarta belum bisa langsung mengubah program kerja kami, karena kewenangan gubernur baru, ditentukan melalui peraturan Menteri Dalam Negeri. Pilgub beda dengan Pilpres, kata Ahok.

Tidak hanya itu, Anies dan Sandi bahkan setelah dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur baru, belum bisa langsung mengganti atau merombak posisi para kepala dinas dan badan di DKI Jakarta.

“Berdasarkan peraturan Menteri Dalam Negeri, gubernur pemenang Pilkada tidak bisa langsung merombak struktur Kepala SKPD. Paling cepat, perombakan struktur SKPD baru dapat dilakukan setelah genap delapan bulan dilantik,” jelas Ahok.

Ahok menambahkan, bahwa Pilgub berbeda dengan Pilpres karena presiden, begitu dilantik bisa langsung merombak kabinet atau mengganti menteri, tandasnya.

Sementara, Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Muhammad Taufik meminta Ahok membuka ruang bagi tim transisi bentukan Anies – Sandi dalam penyusunan APBD Perubahan 2017, sebagai sarana untuk melibatkan gubernur terpilih, mengingat APBD-P 2017 yang dirancang Ahok juga akan digunakan Anies - Sandi.

“APBD Perubahan 2017 masih bakal digunakan selama tiga bulan oleh Pak Anies dan Sandi, mulai Oktober sampai Desember,” sebut Muhammad Taufik di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (7/5/2017).

Menurutnya, pembahasan bersama APBD Perubahan tersebut adalah untuk pembangunan DKI Jakarta. Sehingga Ahok, harus lebih arif dan bijaksana, harapnya.

“Penolakan Ahok untuk melibatkan tim transisi bentukan Anies – Sandi dalam penyusunan APBD Perubahan 2017, terkesan sebagai efek masih menyimpan rasa kecewa dan demdam karena kalah dalam Pilgub DKI Jakarta,” tuding Muhammad Taufik.

Editor : William Marthom 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.