.

.

Wednesday, 7 June 2017

Kebakaran Rumah Kembali Terjadi di Desa Salekoe

Rumah Rahman warga Desa Salekoe, Kecamatan Malangke, Kabupaten Lutra, Sulsel, ludes terbakar, Rabu (7/6/2017) dini hari.
Kali Ini Pemerintah Desa dan Kecamatan Lebih Sigap

LUTRA, Tabloid SAR- Entah kenapa sejak memasuki tahun 2017, sudah ada dua rumah milik warga Desa Salekoe, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), yang terbakar.

Pada bulan April lalu, rumah milik Burhan menjadi sasaran si jago merah (api), seluruh isi rumahnya ludes terpanggang api. Kendati peristiwa tersebut tidak menelan korban jiwa, namun mengakibatkan kerugian material yang ditaksir hingga puluhan juta rupiah.

Ironisnya, meski musibah itu menimpa Burhan bersama istri dan anak-anaknya sejak April 2017, mereka belum mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah hingga akhir Mei 2017. Pemerintah kurang sigap dalam membantu korban.

Bahkan pihak Pendamping Program Keluarga Harapan  (PKH) Kabupaten Lutra, Yunus bersama rombongannya baru mengunjungi Burhan dan keluarganya yang sudah lebih satu bulan tinggal dalam tenda darurat berukuran 5 x 7 meter pasca kebakaran, pada Selasa (30/5/2017).

Dari pengakuan, Yunus bahwa pihaknya baru mengetahui peristiwa kebakaran yang menimpa Burhan dan keluarganya, ketika diberitahukan oleh salah seorang aparat Desa Salekoe dalam Rapat Koordinasi PKH yang berlangsung pada, Senin (29/5/2017).

Kondisi demikian dapat menjadi gambaran, betapa buruknya sistem komunikasi (mis komunication) antara aparat pemerintah, baik itu pemerintah pada tingkat desa, kecamatan maupun pada tingkat kabupaten. Karena seharusnya, bencana demikian segera dilaporkan oleh aparat desa kepada seluruh pihak terkait guna untuk dilakukan pemulihan pasca bencana itu, menimpa warga.

Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah pihak yang menilai lambannya penanganan pemerintah bagi warga yang tertimpa musibah.

Selain, Burhan warga Desa Salekoe yang rumah tempat tinggalnya ludes dilalap si jago merah pada April 2017 lalu, selang satu bulan lebih menyusul rumah milik Rahman juga hangus terbakar api, Rabu (7/6/2017) dini hari sekitar pukul 05.00 Wita.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini menyebutkan, diduga kuat penyebab kebakaran akibat anti nyamuk bakar (Baygon- red).

Beruntung, perhatian pemerintah terhadap Rahman dan keluarganya pasca peristiwa kebakaran itu, tidak seburuk perhatian terhadap Burhan saat rumahnya rata dengan tanah karena amukan si jago merah.

Kali ini, Kepala Desa (Kades) Salekoe, Jumrana langsung melaporkan peristiwa kebakaran yang menimpa warganya kepada Camat Malangke, Sofyan Zubair sebagai atasan langsung Kades Salekoe. Atas laporan tersebut, Sofyan langsung turun tangan melihat kondisi korban kebakaran dan menemui langsung Rahman yang tertimpa musibah itu.
Camat Malangke, Sofyan Zubair (kanan) menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran, Rahman , Rabu (7/6/2017) beberapa jam pasca kejadian
Karena adanya komunikasi yang baik antara Pemerintah Desa dengan Pemerintah Kecamatan tersebut, Camat Malangke, Sofyan selain langsung meninjau lokasi kebakaran dan menemui korban, ia juga langsung memberikan bantuan berupa beras dan mie instan kepada korban.

“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa keluarga Pak Rahman, ini ada bantuan ala kadarnya, tolong jangan dilihat dari nilai nominalnya, namun lihatlah dari sisi keikhlasan kami untuk membantu meringankan beban Pak Rahman dan keluarga,” kata Sofyan saat menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.

Kepada korban kebakaran, Sofyan berjanji akan melaporkan musibah yang menimpa Rahman dan keluarganya kepada Pemkab Lutra khususnya kepada stakehorder terkait agar dapat segera dibantu sebagai upaya pemulihan pasca musibah tersebut.

Rahman bersama keluarganya yang kehilangan rumah tempat tinggal mereka setelah dilalap si jago merah, hanya dapat berterima kasih kepada semua pihak yang bersimpati membantu mereka dan berharap Pemkab Lutra melalui dinas terkait dapat membantunya.

Penulis   : Dedhy
Editor     : William Marthom

No comments:

Post a Comment

.

.