.

.

.

Kamis, 06 Juli 2017

Direktur RSUD Andi Djemma Masamba Bantah Telantarkan Pasien Lakalantas

Direktur RSUD Andi Djemma Masamba, dr Hariadi
LUTRA, Tabloid SAR- Direktur RSUD Andi Djemma Masamba dr Hariadi membantah tudingan penelantaran pasien korban Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang bernama Ryan.

Menurutnya, pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Djemma Masamba terhadap pasien Lakalantas, warga Desa Cendana Putih,  Kecamatan Mappedeceng, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) telah sesuai prosedur penanganan pasien, ujar dr Hariadi saat dikonfirmasi, Selasa (4/7/2017).

“Sejak Ryan masuk rumah sakit, pihak medis sudah melakukan tindakan medis berupa operasi dan pembedahan terhadap pasien. Dan sesuai dengan kondisi pasien pada saat itu, maka dilakukan perawatan terbuka namun luka tetap tertutup dengan perban,” jelas Direktur RSUD Andi Djemma Masamba.

Sementara, dr Haris yang menangani langsung korban Lakalantas itu menyebutkan Ryan mengalami patah tulang, sehingga lukanya tidak bisa dijahit langsung pada saat itu.

“Pada luka pasien ada sel jaringannya yang mati, jadi kita tidak langsung menjahit lukanya. Kita tunggu dulu sampai timbul sel baru, setelah itu baru lukanya akan ditutup,” terang dr Haris sembari mengatakan hal tersebut sesuai dengan prosedur penanganan  dengan kondisi luka pasien.

Ia menambahkan, bahwa prosedur penanganan tersebut sebelumnya telah dijelaskan kepada pasien dan keluarganya.

“Kami sudah jelaskan kepada pasien dan keluarganya bahwa rentan waktu untuk pertumbuhan sel jaringan baru pada luka pasien membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 4 minggu,” tambah dr Haris.

Tapi hari ini kita sudah lakukan check up dan hasilnya menerangkan bahwa kondisi jaringan sel pasien sudah membaik, untuk itu kita akan melakukan tindakan penutupan lukanya hari ini, tukasnya.

Penulis   : Dedhy
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.