.

.

Saturday, 19 August 2017

Anggota DPRD Lutra Gelar Reses di Kecamatan Malangke

Anggota DPRD Lutra saat menggelar reses di Aula Kantor Camat Malangke. Dari kanan kekiri Kapolsek Malangke AKP. R. Pranowo Eko, Anggota DPRD Lutra H.Rusli Hamid besama Abdul Muis,Camat Malangke Sofyan Zubair dan Wakil Ketua II DPRD Andi Sukma bersama rekannya Amir Mahmud, serta Yamsir.
LUTRA, Tabloid SAR-  Menjelang pembahasan  Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), maka seluruh Anggota DPRD Lutra, wajib menggelar reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) mereka.

Berdasarkan hal tersebut, maka sejumlah Anggota DPRD dari Dapil 2 Kabupaten Lutra yang meliputi wilayah Kecamatan Malangke dan Malangke Barat (Malbar) akan menggelar reses pada dua kecamatan itu.

Kali ini, Anggota DPRD Lutra dari Dapil 2 menggelar reses di Desa Tolada, Kecamatan Malangke, Kabupaten Lutra, Sulawesi Selatan, tepatnya di aula kantor camat setempat, Jumat (18/8/2017).

Reses tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Malangke, Sofyan Zubair yang dihadiri selain para legislator dari Dapil 2 Lutra, juga dihadiri Kapolsek Malangke, Kepala UPTD Puskesmas Malangke, para Kepala Desa (Kades) bersama aparatnya, insan pers dan tokoh masyarakat Malangke.

Sofyan dalam sambutannya berharap agar kiranya pembangunan fisik maupun non fisik di wilayah Kecamatan Malangke agar lebih ditingkatkan lagi demi mengakselerasi (percepatan- red) kesejahteraan masyarakatnya.

Ia juga berharap supaya anggaran di Kantor Kecamatan Malangke dapat ditambah saat pembahasan APBD-P  TA.2017.

“Kami  mohon supaya dalam pembahasan anggaran APBD-P TA.2017 mendatang, anggaran kami ditambah. Penambahan anggaran itu, untuk pengadaan kursi dan kendaraan dinas operasional roda dua,” pinta Sofyan.

Camat yang akan pensiun pada awal tahun 2018 mendatang itu, juga meminta agar  biaya perjalanan dinasnya ditambah, terutama perjalanan dinas dalam daerah karena dalam satu hari terkadang mereka sampai tiga kali bolak-balik mengikuti pertemuan di Kantor Pemkab Lutra yang jaraknya puluhan kilo meter.

Selanjutnya, Wakil Ketua II DPRD Lutra, Andi Sukma dalam sambutannya mengatakan, bahwa berhubung dengan banyaknya permintaan dalam reses hari ini, maka kami meminta agar membuat permohonan yang ditujukan kepada Bupati Lutra, DPRD Lutra, dan instansi terkait.

“Supaya kami dari Dapil 2 di DPRD Lutra bisa mengingat semua usulan tersebut dan berusaha untuk memperjuangkannya pada saat pembahasan di DPRD nantinya, tapi tentunya kami akan sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” kata politisi Partai Hanura itu.

Sementara, Sekcam Malangke, Irawan Kapeng pada kesempatan itu pula juga menyampaikan usulannya agar pemerintah menganggarkan biaya pengerukan beberapa sungai yang ada di Malangke karena sudah mengalami pendangkalan di daerah bagian hilir sungai, mengingat Kecamatan Malangke sering dilanda banjir setiap tahunnya .

“Kalau tidak bisa pengerukan sungai, sebaiknya dibuatkan tanggul untuk mencegah terjadinya banjir,” usul Irawan dalam reses itu.

Selain itu, Irawan juga berharap kepada seluruh Kades di Kecamatan Malangke, supaya kompak mengajukan usulannya yang sama dengan memprioritaskan pengerukan sungai-sungai yang ada di Kecamatan Malangke, supaya masyarakat Malangke tidak terkena banjir lagi.

Sedang Kepala Puskesmas Malangke, Darsalam dalam kesempatan itu mengusulkan agar lokasi Puskesmas Malangke diperluas, karena menurutnya saat ini lahan Puskesmas yang dinahkodainya masih sangat sempit.

Darsalam juga berharap agar dibangunkan gudang Alkes (Alat Kesehatan- red) dan gudang obat, sebab menurutnya itu sangat penting dalam menunjang operasional Puskesmas karena tanpa itu semua pelayanan kesehatan di Puskesmas Malangke tidak bisa dikembangkan lebih maksimal lagi.

Sementara Anggota DPRD Lutra, Amir Mahmud dari Fraksi Golkar mengatakan bahwa mereka selaku wakil rakyat, melakukan reses dengan tujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat atau konstituen mereka, baik aspirasi berupa usulan pembangunan fisik dan maupun non fisik.

“Dari sekian banyak usulan maupun pertanyaan, saya tidak pernah mendengar tentang keluhan-keluhan pemanfaatan Dana Desa-nya. Padahal hampir seluruh desa di Kecamatan Malangke ini, masih sering salah pertanggungjawaban keuangannya,” kata Amir dengan rada bertanya.

Politisi Golkar itu, juga menjelaskan bahwa semua usulan yang telah disampaikan dalam reses tersebut harus ada proses perencanaannya.

“Semua apa yang telah diusulkan tadi, harus ada proses perencanaannya. Bukan hari kita usulkan lantas besok bisa langsung dilaksanakan, karena kami di DPRD juga terikat dengan aturan yang ada,” jelas Amir.

Amir menambahkan bahwa ada regulasi yang membatasi mereka untuk bertindak semaunya, sehingga permintaan masyarakat tidak bisa langsung dilaksanakan, kecuali sudah ada dalam Musrembang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan- red) sebelumnya namun belum terealisasi, maka hal itu bisa diusulkan lagi lewat reses itu, tambahnya.

Sebelum Camat Malangke, Sofyan Zubair menutup kegiatan reses tersebut, ia berharap agar semua usulan-usulan para Kades dapat direkap dan diajukan kepada Pemkab Lutra dan SKPD terkait, serta ke DPRD Lutra.

Penulis   : Dedhy
Editor     : William Marthom

No comments:

Post a Comment

.

.