.

.

Saturday, 12 August 2017

Ketua Komisi I DPRD Lutra Bersama Warga Desa Meninjau Lokasi yang Tercemar Limbah Pabrik PT Jas Mulia

Salah satu irigasi persawahan di Desa Minanga Tallu, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Lutra yang tercemar limbah cair pabrik sawit milik PT Jas Mulia yang ditinjau oleh Ketua Komisi I DPRD Lutra, Sudirman Salomba bersama warga desa pada Jumat, (11/8/2017)

Darmawan : Kami akan Melakukan Evaluasi Terkait Masalah Ini dan Berupaya Sesegera Mungkin untuk Mengatasi Limbahnya

LUTRA, Tabloid SAR- Kehadiran pabrik kelapa sawit milik PT Jas Mulia di Desa Minanga Tallu, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, yang diharapkan dapat membawa kesejatraan bagi masyarakat di sekitarnya ternyata justru membawa malapetaka bagi warga setempat.

Pasalnya, limbah perusahaan yang baru sekitar tiga bulan beroperasi di Desa Minanga Tallu itu mencemari lingkungan sekitarnya, setelah tanggul penampungan limbah cairnya jebol.

Bahkan limbah pabrik sawit tersebut mencemari Sungai Posa’a yang merupakan salah satu sumber utama air irigasi lahan persawahan di Desa Minanga Tallu dan Desa Lampuawa.

Akibatnya, para petani di desa itu terancam tidak turun sawah karena sawah mereka telah tercemari limbah cair PT Jas Mulia.

“Kami terancam tidak turun sawah tahun ini, karena sawah milik kami telah tercemari limbah pabrik milik PT Jas Mulia. Lumpur dan air dalam sawah kami sudah bercampur minyak limbah sawit,” kata sejumlah warga kepada media ini.

Terkait dengan terjadinya pencemaran lingkungan oleh limbah pabrik sawit milik PT Jas Mulia yang mencemari Sungai Posa’a dan lahan persawahan milik warga Desa Minanga Tallu dan Desa Lampuawa, hal itu dilaporkan warga kepada DPRD Lutra.

Begitu mendapat laporan dari warga, Ketua Komisi I DPRD Lutra, Sudirman Salomba yang juga merupakan tokoh pemuda Desa Minanga Tallu dan Lampuawa langsung turun tangan menindaklanjuti laporan warganya.

Sudirman langsung mengajak Wakil Direktur PT Jas Mulia, Darmawan, Kepala Desa (Kades) Minanga Tallu, Nasrum  bersama jajarannya, sejumlah tokoh masyarakat, dan para petani, serta beberapa warga untuk meninjau langsung lokasi yang tercemari limbah cair PT Jas Mulia pada Jumat, (11/8/2017).  

Dalam kesempatan tersebut, Sudirman mengatakan pihaknya melakukan peninjauan beberapa lokasi saat itu, berdasarkan adanya laporan warga Desa Minanga Tallu dan Lampuawa yang mengeluhkan limbah cair milik PT Jas Mulia yang mencemari Sungai Posa’a dan lahan pertanian milik warga akibat jebolnya kolam penampungan limbah cair pabrik sawit di desa itu.

Menariknya, saat melakukan peninjauan lokasi yang tercemari limbah PT Jas Mulia, Sudirman yang juga tokoh pemuda Desa Lampuawa dan Desa Minanga Tallu, hanya mengenakan pakaian sederhana tanpa mengenakan atribut DPRD Lutra. Ia tampak sangat sederhana dan merakyat saat itu.

Saat Sudirman bersama rombongannya melakukan peninjau, Wakil Rakyat Lutra itu, kepada   Wakil Direktur PT Jas Mulia, Darmawan mengatakan bahwa, dirinya berharap agar persoalan limbah cair pabrik sawit milik PT Jas Mulia yang mencemari Sungai Posa'a dan lingkungan sekitarnya dapat segera diatasi agar tidak membawa dampak kerusakan yang lebih serius bagi lingkungan dan masyarakat, khusus kalangan petani.

“Tolong pencemaran lingkungan ini, segera diatasi dan untuk sementara saya meminta PT Jas Mulia jangan beroperasi dulu, mulai hari ini hingga persolan limbah diselesaikan, termasuk sampai air Sungai Posa’a benar-benar jernih,” tegas Sudirman seraya mengatakan pesoalan limbah ini sepenuhnya adalah tanggung jawab PT Jas Mulia.

Sementara, Kades Minanga Tallu, Nasrum yang ikut dalam peninjauan lokasi yang tercemari limbah pabrik sawit milik PT Jas Mulia mengapresiasi Ketua Komisi I DPRD Lutra, Sudirman.

Ia menilai Sudirman adalah sosok Wakil Rakyat yang begitu merakyat, serta peduli terhadap rakyatnya yang sedang dilanda musibah limbah cair PT Jas Mulia.

“Selaku Kepala Desa saya sangat mengapresiasi sikap dan tindakan Pak Sudirman Salomba. Beliau begitu sigap dalam menanggapi keluhan masyarakat, peninjauan langsung kali ini adalah bukti nyata dari konsistensinya untuk berjuang dan melayani masyarakat,” kata Nasrum mengapresiasi Sudirman.

Selain itu, Nasrum juga berterima kasih atas apa yang dilakukan oleh Sudirman saat itu dan berharap PT Jas Mulia segera menyelesaikan persoalan limbah cair yang mencemari desanya, karena menurutnya yang dirugikan adalah masyarakatnya jika tidak segera diatasi.

Sedangkan, Wakil Direktur PT Jas Mulias, Darmawan mengatakan pihaknya bersama manajemen PT Jas Mulia akan segera mengatasi permasalahan limbah tersebut dan melakukan evaluasi kolam limbah perusahaannya yang diduga jebol.

“Terima kasih Pak Dewan atas saran dan masukannnya, kami akan melakukan evaluasi terkait masalah ini, dan berupaya sesegera mungkin untuk mengatasi limbahnya,” janji Darmawan.

Penulis   : Dedhy
Editor     : William Marthom

No comments:

Post a Comment

.

.