.

.

.

Kamis, 26 Oktober 2017

Manfaatkan Dana Desa dan ADD, Kades Riwang Bangun Desanya

Kades Riwang, Hamzah
LUWU, Tabloid SAR- Pemerintah Desa Riwang, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, bangun sejumlah infrastruktur desa, serta masyarakatnya dengan memanfaatkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Hal itu diungkapkan, Kepala Desa (Kades) Riwang, Hamzah saat ditemui di ruang kerjanya, baru-baru ini.

Menurutnya,  Dana Desa Riwang Tahun Anggaran (TA) 2017 dialokasikan pada pembangunan sejumlah infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakatnya.

“Tahun ini, ada beberapa item infrastruktur desa yang kami bangun demi memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Riwang,” kata Hamzah sembari mengatakan kebutuhan masyarakat tersebut, ditetapkan berdasarkan skala prioritas atas usulan warga desanya dalam musyawarah desa atau Musrembang tingkat desa.

Lebih lanjut Kades Riwang menyebutkan kegiatan fisik yang dibangun dengan menggunakan Dana Desa TA 2017.

“Tahun ini, ada 4 item pekerjaan fisik yang kami bangun dengan menggunakan Dana Desa yakni pembangunan draenase sepanjang 315 meter di Dusun Mandeso, dua titik perintisan jalan tani pada dua dusun yang berbeda meliputi Dusun Riwang sepanjang 400 meter dan Dusun Mandeso 300 meter, serta dua titik pembangunan rabat beton masing-masing di Dusun Tabang sepanjang 70 meter dan Dusun Banjollo 50 meter, termasuk pemasangan bronjong dengan panjang 215 meter di Dusun Salu Tabang,” sebut Hamzah.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur desa tersebut, diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat desanya dengan harapan jika mobilitas masyarakat lancar, maka hal itu dapat meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat yang diharapkan pula berbanding lurus secara simetris dengan meningkatnya perekonomian dan tingkat kesejatraan masyarakatnya.

Secara umum Kades Riwang ini, menjelaskan pula bahwa Dana Desa TA 2017 yang diterimanya dialokasikan untuk pelaksanaan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat, serta penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

“Untuk pelaksanaan pembangunan desa kami alokasikan sebanyak Rp 692.728.000, sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat dianggarkan Rp 30.440.000, dan penyertaan modal untuk BumDes sebesar Rp 50.000.000,” jelas Hamzah.

Kendati demikian, pembangunan sejumlah infrastruktur itu, dilakukan secara bertahap karena proses pencairan Dana Desa harus dilakukan secara bertahap.

“Karena pencairan Dana Desa dilakukan secara bertahap, maka pembangunan fisik juga kami laksanakan dua kali tahapan sesuai proses pencairannya,” ujar Hamzah.  

Selain itu, Kades Riwang juga menerangkan bahwa Desa Riwang setiap tahunnya mendapatkan Dana Desa yang bersumber dari APBN dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari APBD Kabupaten Luwu.

“Ada dua sumber utama keuangan desa yang kami terima secara rutin setiap tahunnya yakni Dana Desa dari Pemerintah Pusat dan ADD dari Pemerintah Kabupaten Luwu. Totalnya sekitar satu milyar rupiah,” terang Hamzah sembari mengatakan Dana Desa yang diterima tahun ini, sekitar Rp 700 juta, sedangkan ADD Rp 300 juta lebih.

Pada kesempatan itu pula, Hamzah mengungkapkan bahwa ADD yang diterimanya dimanfatkan untuk penyelenggaraan pemerintahan desa dan pembinaan masyarakat desa.
“Untuk penyelenggaran pemerintahan desa kami alokasikan sebanyak Rp 326.710.655, sedangkan untuk pembinaan kemasyarakatan dianggarkan sebesar Rp 11.449.000,” ungkapnya.

Kepada wartawan media ini, Kades Riwang, menegaskan bahwa untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih, maka transparansi pengelolaan anggaran kuncinya.

Penulis   : Solihin
Editor     : William Marthom 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.

.