.

.

Saturday, 18 November 2017

Bupati Lutim Bersama Wapres RI Hadiri Peresmian Pusat Penelitian Kakao di Pangkep

Wapres RI, HM Jusuf Kalla meletakkan batu pertama pembangunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kakao PT. Mars Syimbioscience Indonesia di Desa Attang Salo, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Selasa (18/11/2017).
HM Jusuf Kalla : Produksi Kakao di Indonesia Berada Tepat di Bawah Ghana dan Brazil

PANGKEP, Tabloid SAR- Bupati Luwu Timur (Lutim), HM Thoriq Husler menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kakao PT. Mars Syimbioscience Indonesia yang diresmikan oleh Wakil Presiden RI, HM Jusuf Kalla (JK) di Desa Attang Salo, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (18/11/2017).

Pada acara tersebut, Wapres JK selain meletakkan batu pertama, juga menekan tombol multimedia sebagai tanda dimulainya pembangunan pusat penelitian kakao di Kabupaten Pangkep itu.

Pusat penelitian dan pengembangan teknologi kakao itu,  dibangun di atas lahan seluas 95,2 hektar yang dilengkapi fasilitas serupa dengan yang sebelumnya dibangun pada tahun 2010 di  Desa Tarengge, Kecamatan Wotu, Kabupaten Lutim, Sulsel.

Pada kesempatan itu, JK menegaskan bahwa pemerintah Indonesia selalu berusaha untuk meningkatkan produksi kakao. Meski demikian, saat ini Indonesia masih berada pada peringkat ketiga produksi kakao dunia.

“Produksi kakao di Indonesia berada tepat di bawah Ghana dan Brazil. Karena kedua negara tersebut, produksi kakaonya sudah bisa mencapai dua ton per hektarnya, sedangkan kita baru bisa pada kisaran 600-700 kilogram per hektar,” kata Wapres.

Kendati demikian, JK tetap optimistis Indonesia bisa mengejar jumlah produktivitas kakao seperti di Ghana dan Brazil. Apalagi, Indonesia memiliki lahan yang lebih luas dan tanahnya subur, serta petani ulet dan telaten.

“Salah satu upaya kita dalam mengejar ketertinggalan kita pada produktivitas kakao adalah dengan cara meningkatkan teknologi pertanian kita, melalui penelitian, percobaan, dorongan atau sokongan dana dan penyuluhan lewat bibit varietas unggulan, termasuk pupuk yang baik. Melalui tahapan itu semua maka kita bisa mencapai apa yang kita cita-citakan untuk naik peringkat,” jelas JK.

Seusai menyampaikan sambutannya, JK bersama Board of Director PT Mars, Frank Mars dan para petinggi Mars Cocoa, serta Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman dan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meletakkan batu pertama pembangunan pusat penelitian tersebut. Pada kesempatan itu, mereka juga menanam sejumlah bibit kakao di lingkungan pusat penelitian kakao itu.

Usai acara persemian tersebut, Bupati Lutim, HM Thoriq Husler didampingi Kadis Pertanian Kabupaten Lutim, Muharif, serta Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan Pemkab Lutim, Budiman berkesempatan mengunjungi Stand Pameran SMKN 2 Lutim yang ikut berpartisipasi pada Expo Mars dan Kakao yang digelar sejak tanggal 16-18 November 2017 di sekitar lokasi itu.

Editor : William Marthom



No comments:

Post a Comment

.

.