.

.

Rubrik

.

Minggu, 26 November 2017

HM Judas Amir, Tampak Makin Perkasa Menuju Pilwalkot Palopo 2018 Mendatang

Calon incumbent Walikota Palopo, HM Judas Amir (dua dari kanan) foto bersama dengan Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Palo. Tampak Pula mantan Wakil Walikota Palopo, H Rahmat Bandaso (kiri) yang disebut-sebut bakal dipaketkan sebagai Bakal Colan Wakil, HM Judas Amir pada Pilwalkot Palopo 2018 mendatang.
PALOPO, Tabloid SAR- Patut dikatakan bahwa HM Judas Amir, tampak semakin perkasa menuju Pilwalkot Palopo 2018 mendatang. Itu lantaran hampir semua Partai Politik (Parpol) yang memiliki kursi di DPRD Kota Palopo, sangat mengapresiasi kemajuan pembangunaan yang telah dicapai HM Judas Amir selama kurang lebih empat tahun terakhir ini memimpin Kota Palopo.

Prestasi tersebut, membuat sejumlah Parpol merekomendasikan Ketua Partai NasDem Kabupaten Luwu ini, untuk maju sebagai calon Walikota Palopo pada periode kedua kalinya.

Adapun Parpol yang disebut-sebut sudah memberikan rekomendasi kepada calon incumbent ini, antara lain, Partai NasDem, Partai Golkar, PDIP, PKB dan Partai Demokrat.

Bukan tanpa alasan, jika hampir semua Parpol memberikan dukungannya kepada Walikota Palopo, HM Judas Amir. Pasalnya Walikota Palopo tersebut, selain dinilai mampu mengakselerasi pembangunan sejumlah infrastruktur kota yang pada akhirnya mengubah wajah Palopo menjadi lebih baik dan semakin modern, serta tambah indah nan elok dipandang.

Akan tetapi juga karena program-program kebijakannya lebih bersifat pro rakyat, seperti penerapan pendidikan gratis dan kesehatan gratis secara paripurna di Kota Palopo.

Selain itu, program kebijakan menggratiskan Raskin (beras miskin- red) dan program beras sejahtera (Rastra) bagi ribuan warga Palopo yang sepenuhnya ditanggung oleh APBD Kota Palopo juga merupakan bukti nyata keberpihakan HM Judas Amir bagi masyarakatnya.

Sehubungan atas adanya kecenderungan sejumlah Parpol untuk mengarahkan dukungannya kepada orang nomor satu di Kota Palopo ini, membuat sejumlah bakal kandidat walikota lainnya menjadi kesulitan untuk mendapatkan Parpol pengusung, sebagaimana jumlah kursi yang dipersyaratkan oleh KPU Palopo.

Hal tersebut, tak pelak pula mendapat beragam komentar dari ruang publik di kota yang pernah menjadi simbol kebesaran Pajung ri Luwu ini, baik dari kalangan pemerhati politik maupun dari kalangan aktivis kampus, termasuk dari kalangan komunitas akar rumput.

Menurut salah satu pemerhati politik di Kota Palopo, Andi Rizal mengatakan bahwa wajar jika mayoritas Parpol mengarahkan dukungannya kepada HM Judas Amir, karena calon incumbent tersebut, mampu membuktikan kepemimpinannya dalam membangun daerah yang dinahkodainya.

“Saya melihat Palopo akan semakin mengalami kemajuan pesat, jika Pak Judas Amir kembali menjadi Walikota untuk kedua kalinya,” tutur Rizal.

Hal senada juga disampaikan oleh Iwan, salah satu aktivis kampus di kota ini. Ia pun menambahkan bahwa buat apa pilih yang lain, jika Pak Judas Amir masih maju jadi calon Walikota ?

“Pak Judas Amirkan kan sudah terbukti membangun Kota Palopo, sekaligus mampu meluncurkan berbagai kebijakan yang sangat pro rakyat,” tuturnya.

Lanjut Iwan, menepis berbagai issu-issu korupsi yang sempat menjadi sorotan media massa akhir-akhir ini di Kota Palopo.

“Saya pikir itu, hanya semacam politisasi hukum saja. Buktinya sampai saat ini, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dan kalaupun nantinya ada yang ditetapkan sebagai tersangka, saya yakini bukan Pak Judas Amir. Karena yang paling mungkin adalah para pejabat eselon dua, selaku kuasa pengguna anggaran,” ujar Iwan.

Bahkan menurut, Iwan bahwa sangat tidak mungkin jika Pak Judas Amir melakukan tindak pidana korupsi dengan tujuan  hanya untuk memperkaya diri, sebab beliau sendiri sudah sangat mapan financialnya sebelum jadi Walikota Palopo.

“Apalagi jika untuk memperkaya orang lain, melalui kebijakan pelaksanaan proyek. Hal sekonyol itu, tidak mungkin dilakukan Pak Judas Amir,” terang mahasiswa Universitas Andi Djemma yang satu ini.

Iwan lalu menuturkan, Pak Judas Amir adalah bakal calon Walikota Palopo yang terbaik dan paling layak dari semua bakal calon yang sedang mengemuka menjadi wacana publik saat ini.

“Jadi masih Pak Judas Amir yang terbaik bagi masyarakat Palopo untuk lima tahun ke depan. Itu menurut pendapat saya secara pribadi,” tukasnya.

Apresiasi serupa juga muncul dari komunitas akar rumput, antara lain dari kalangan tukang ojek. Tidak sedikit dari mereka yang mengatakkan mendukung pencalonan Judas Amir sebagai Walikota Palopo untuk periode kedua kalinya.

Salah satu tukang ojek tersebut, yang mengaku bernama Rais menuturkan bahwa Pak Judas Amir sudah berhasil mengentaskan problem dasar kebutuhan masyarakat dengan menggratiskan kesehatan dan pendidikan serta Raskin di Kota Palopo.

“Jadi singkatnya, saya mau mengatakan bahwa untuk apa kita pilih calon Walikota Palopo lainnya yang belum tentu berpihak pada rakyat. Kalau ada yang tidak suka dengan Pak Judas Amir, itu mungkin karena adanya faktor kepentingan lain. Tapi bagi saya sebagai rakyat kecil, pemimpin seperti Pak Judas Amir-lah yang paling ideal bagi masyarakat Palopo,” terang tukang ojek yang setiap hari mangkal di depan Wisma Andini tersebut.

Kendati demikian, tidak dapat pula dipungkiri bahwa tak sedikit juga kalangan yang kurang respek terhadap Walikota Palopo, HM Judas Amir. Hal itu tentu dengan alasan dan indikator, serta terminologi yang berbeda-beda.

Hal semacam itu, tentu merupakan hal yang wajar apabila muncul penilaian pro dan kontra dari kalangan masyarakat Kota Palopo dalam menyikapi setiap figur yang hendak maju bertarung dalam suksesi politik. Sebab hal semacam ini, sudah menjadi semacam paradigma tersendiri pada era demokrasi.

Penulis   : Ories
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.