.

.

.

Minggu, 24 Desember 2017

Kurang Dari 4 x 24 Jam Polisi Berhasil Menangkap Tersangka Pembunuhan Mahasiswi UKI Toraja

Jenazah Marthina Marni mahasiswi UKI Toraja yang dibunuh oleh tersangka Putra alias Utta, saat di makamkan di Kelurahan Tampo, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, Sabtu (23/12/2017) sore 

Rumah Tersangka Pembunuhan Dijaga Ketat Aparat Kepolisian

TORAJA, Tabloid SAR- Empat hari pasca kejadian, kasus pembunuhan Marthina Marni, mahasiswi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja yang ditemukan tewas bersimbah darah di kawasan Hutan Pinus Marrang, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja (Tator), Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Selasa (19/12/2017) petang berhasil diungkap polisi.

Polisi berhasil mengungkap peristiwa pembunuhan sadis itu, setelah Tim Khusus Polda Sulsel menangkap tersangka Putra alias Utta (19) di daerah Barombong, Kota Makassar, Sabtu, (23/12/2017) pagi.

Putra adalah warga Ge’tengengan, Kelurahan Rantekalua’ Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tator.

Dari sebuah video yang beredar di dunia maya (facebook & yotube- red) tersangka Putra saat diintrogasi oleh aparat kepolisian mengakui bahwa dirinya tega membunuh korban karena cintanya ditolak.

Dalam video tersebut, tersangka Putra juga mengaku melakukan perbuatan bejat terhadap korban setelah menikamnya. Putra mengaku sempat menyetubuhi korban ketika sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, setelah tertangkap rumah tersangka Putra dijaga ketat oleh aparat kepolisian dari Polsek Mengkendek dan Polres Tator sejak Sabtu (23/12/2017) siang hingga malam harinya.

Lurah setempat dan Camat Mengkendek Sa’pang Sampelino tampak pula ikut menemani aparat kepolisian berjaga-jaga di sekitar rumah tersangka pembunuhan mahasiswi UKI Toraja tersebut.

Sementara Wakil Bupati Tator Victor Datuan Batara bersama Kapolres Tator AKBP Julianto Sirait dan sejumlah jajarannya menghadiri ibadah pemakaman korban Sabtu (23/12/2017) siang.

Dalam upacara pemakaman mahasiswi UKI Toraja itu, Wakil Bupati Tator menghimbau
keluarga dan rekan sekampus korban agar bisa menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk meminta agar menyerahkan sepenuhnya kasus ini untuk diproses hukum.

“Aparat kepolisian sudah menjalankan tugas mereka dengan baik, sehingga dalam tempo yang kurang dari 4 x 24 jam mereka sudah berhasil menangkap pelaku. Jadi saya meminta keluarga korban dan rekan-rekan korban dari Kampus UKI Toraja untuk menahan diri, jangan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Victor sembari mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang berhasil mengungkap kasus tersebut.

Hal senada juga diungkapkan Kapolres Tator AKBP Julianto Sirait di hadapan ribuan pelayat yang menghadiri ibadah pemakaman Marni.

“Anak buah kami sudah bekerja dengan baik dan telah membuktikan janji saya untuk mengungkap kasus ini secepatnya. Bahkan dalam tempo yang kurang dari 4 x 24 jam pelaku sudah kami tangkap. Jadi saya minta agar kita semua menyerahkan sepenuhnya persoalan ini untuk diproses secara hukum dan percayakan kepada kami untuk menuntaskannya,” himbau Julianto.

Saat ini, Putra tersangka pembunuhan Marni masih ditahan di Mapolda Sulsel dan terkait proses selanjutnya, masih sedang dikoordinasikan dengan pihak Polres Tator.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.