.

.

.

Selasa, 19 Desember 2017

Meneropong Sosok Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam SH SIK

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam SH SIK dan Nyonya.
Menurut Penilaian Sejumlah Seniornya pada Jajaran Polres Luwu, AKP Faisal Syam adalah Sosok Polisi yang Bersifat Low Profile

LUWU, Tabloid SAR- Ketika lagi tidak mengenakan uniform korps kesatuan Bhayangkara, maka siapapun yang belum mengenal anak Betawi yang satu ini. Maka sudah dapat dipastikan tidak akan pernah mengira, jika dirinya adalah seorang perwira pertama (Pama) Polri. Yang saat ini sedang mengemban amanah, sebagai Kasat Reskrim Polres Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Itu karena dia senantiasa menunjukkan sosok seorang polisi yang bersifat low profile. Tidak hanya itu, kendati tampak terkesan pendiam. Namun melekat pula pada dirinya, mengenai sebuah potret kepribadian yang bersifat familiar.

Mungkin karena dia terlahir dari seorang ayah yang berprofesi sebagai guru. Pada gilirannya nilai-nilai kehidupan etik, masih sangat tampak kental mewarnai potret kesederhanaan hidup keseharian pada diri anggota Polri, kelahiran Jakarta pada tanggal 21 November 1981 tersebut.

Hal itu pulalah, sehingga membuat dirinya sama sekali tidak menunjukkan sebuah prototype gaya hidup, laiknya style metropolis Jakarta. Itu karena masih terpatrinya nilai-nilai kearifan lokal budaya Betawi pada dirinya. Sekaligus untuk dijadikan sebagai identitas jati diri dalam menjalin interaksi sosial, di manapun ia ditugaskan sebagai aparat Polri.

Sedangkan hal lain yang juga tampak menonjol pada diri alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2010 yang satu ini. Kendati tidak banyak bicara, tapi juga dinilai mampu menunjukkan semangat kinerja yang profesional.

Termasuk, selalu menghormati seniornya di lingkup kepolisian. Terlebih lagi, senantiasa pula menghargai siapa pun, tanpa membedakan status sosial, suku dan agama.

Adapun penilaian seperti ini, terlontar dari sejumlah seniornya di lingkup Polres Luwu. Itu merupakan kredit poin yang sangat patut diapresiasi pada diri Kasat Reskrim AKP Faisal Syam SH SIK tersebut, kata para perwira di jajaran Polres Luwu itu.

Menurut mereka, AKP Faisal juga tidak pernah menonjolkan diri sebagai alumni Akpol. Apalagi merasa lebih pintar dalam menangani kasus-kasus hukum.

“Tidak hanya menghormati seniornya, tapi juga menghargai siapapun tanpa pernah membeda-bedakan dalam memberikan layanan kepolisian kepada masyarakat sesuai dengan Tupoksinya,” ujar mereka.

Hanya saja mereka tidak ingin disebut namanya, dengan alasan biar wartawan yang menerjemahkan sendiri.

“Jangan sebut-sebut nama kami ya, jika dialog kita ini, dirilis dalam bentuk berita. Maksudnya, supaya jadi berita surprise. Apalagi jika dimuat Tabloid SAR yang cukup dikenal bagus ulasan beritanya,” pinta salah satu perwira Polres Luwu berpangkat tiga balok tersebut, sembari meminta agar namanya dan rekan-rekannya sesama perwira Polres Luwu lainnya dalam dialog santai itu, supaya tidak dimediakan identitasnya.

Akan tetapi begitulah pendapat sejumlah perwira di lingkup Polres Luwu dalam menilai sosok dan kepribadian Suami Ny Titin Rusmala itu, sebagaimana yang diungkapkan kepada Tabloid SAR saat berbincang santai, sambil menikmati secangkir kopi pada salah satu warung di halaman belakang Kantor Polres Luwu, Senin (18/12/2017) kemarin.

Hal tersebut, dibenarkan oleh Kabag Ops Polres Luwu KOMPOL Herman Paral SH.

Lalu ia menambahkan, jika Pak Faisal itu, merupakan sosok perwira polisi yang sangat adaktif dan responsif dalam mengemban tugasnya sebagai Kasat Reskrim.

“Saya pikir Pak Faisal itu, apabila terus menunjukkan sosoknya sebagai anggota Polri yang bersifat low profile, maka akan menjadi modal dalam meniti karier yang lebih baik ke depan,” tutur perwira Polri berpangkat satu melati tersebut.

Menanggapi hal itu, lulusan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Angkatan ke-70 Tahun 2017 yang satu ini, menyampaikan rasa terima kasihnya atas adanya apresiasi dari sejumlah seniornya di Polres Luwu dengan rada penuh haru, saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, bahwa itu akan selalu dijadikan sebagai spirit dan motivasi dalam menempatkan diri sebagai abdi negara untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat, sesuai SOP (standar operasional prosedur) yang berlaku di kepolisian.

Kata ayah satu anak tersebut, bahwa paradigma Polri di era reformasi sekarang ini, sudah meninggalkan pola-pola kerkuasaan gaya militerisme.

“Maka dengan adanya semangat kemandirian Polri, sehingga kitapun juga dituntut mengedepankan kerja-kerja yang bersifat professional,” tuturnya.

Karena kehadiran polisi, katanya lagi, bertujuan untuk melayani kepentingan masyarakat, demi menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, sebagai bentuk penjewatanan dalam upaya untuk mewujudkan tatanan masyarakat sipil yang taat hukum.

Jadi sistem penegakan hukum yang masih bersifat arogan, lanjut ia menyampaikan, itu sudah tidak lagi berlaku dalam institusi Kepolisian Republik Indonesia.

“Mengingat paradigma sistem penegakan hukum di era demokrasi sekarang ini, kami juga dituntut untuk menjunjung tinggi semangat perlindungan terhadap Hak Asasi Manusia,” ulasnya.

Lanjut Faisal, hal ini tak lupa saya tekankan terhadap aparat yang menangani tugas-tugas penyidikan di Satuan Reskrim Polres Luwu ini.

“Karena kehati-hatian harus pula menjadi bahagian dari SOP, supaya tidak terjadi kegaduhan dalam menangani kasus-kasus tindak pidana, termasuk untuk menghindari sedini mungkin adanya kesan melanggar hukum dalam menegakkan hukum,” tandasnya.

Namun jelasnya, sambung perwira Polri berpangkat tiga balok itu, bahwa kita sangat mengharapkan kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Luwu ini.

Kemudian ia menambahkan, apalagi dalam menghadapi perayaan Natal 2017 dan tahun baru 2018, terlebih lagi dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018 mendatang, baik itu pemilihan Gubernur Sulsel maupun pemilihan Bupati Luwu.

“Intinya, bahwa bagaimanapun konstelasi politik di daerah ini, agar semua pihak terus berupaya untuk mewujudkan terciptanya stabilitas Kamtibmas yang senantiasa dalam suasana kondusif, supaya event demokrasi lima tahunan itu dapat berjalan sukses, aman dan damai,” demikian AKP Faisal mengakhiri komentarnya.

Jadi apa yang menjadi ungkapan dari sejumlah perwira di Polres Luwu terhadap diri anak Betawi yang saat ini, menjadi Kasat Reskrim Polres Luwu tersebut, sepertinya bukanlah suatu bentuk penilaian yang sifatnya berlebihan.

Hal tersebut, sudah dapat dilihat melalui gaya kepemimpinannya, bahwa dirinya sama sekali tidak menonjolkan diri sebagai salah satu pejabat kepolisian yang memiliki posisi strategis dalam sistem penegakan hukum di Polres Luwu.

Adapun diantara potret tentang sosok polisi bersifat low profile yang melakat pada dirinya. Selain, mudah ditemui atau juga tidak bersifat eksklusif. Namun juga aktif menjalin interaksi sosial dengan berbagai kalangan lapisan masyarakat di daerah yang dijuluki Bumi Sawerigading ini, meski baru seumur jagung menjabat Kasat Reskrim Polres Luwu.

Penulis   : Rahmat Karim Foxchy
Editor     : William Marthom

BIO DATA SINGKAT

      I.        Identitas Diri :

  • -       Nama Lengkap                   : AKP Faisal Syam SH SIK
  • -       Tempat Tanggal Lahir         : Jakarta, 21 November 1981.
  • -       Jabatan Sekarang              : Kasat Reskrim Polres Luwu
  • -     Alamat Kantor                      : Markas Polres Luwu Jl. Merdeka Selatan No.3, Senga Selatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulsel (91994)

    II.        Keluarga :
  • -       Nama Istri      : Ny. Titin Rusmala
  • -       Anak              : 1 (satu) orang

   III.        Pendidikan :
  1. 1)    Tamat SD tahun 1993 di Bekasi, Jawa Barat.
  2. 2)    Tamat SMP tahun 1996 di Bekasi, Jawa Barat.
  3. 3)    Tamat SMA tahun 1999 di Bekasi, Jawa Barat.
  4. 4)    Lulus S1 Hukum tahun 2004 di Jakarta.
  5. 5)    Lulus Akpol tahun 2010.
  6. 6)    Lulus PTIK, Angkatan 70 tahun 2015-2017.

VI. Kedinasan Polri :
  1. 1)    KBO Reskrim Polres Reskrim Polres Indragiri Hilir l, Riau (2010-2013).
  2. 2)    Kapolsek KP3 Pelabuhan Tembilahan, Riau (2013-2014).
  3. 3)    Kapolsek Tembilahan Hulu, Polres Indragiri Hilir, Riau (2014-2015).
  4. 4)    Tugas Belajar di PTIK (2015-2017)
  5. 5)    Panit 1 Subdit 1 Ditrimsus Polda Sulel.
6)    Kasat Reskrim Polres Luwu (2017 – sekarang).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.