.

.

Wednesday, 13 December 2017

Pemkab Wajo Optimis Tahun 2018 Seluruh Warganya Sudah Penuhi Standar ODF

Kadis Kesehatan Wajo dr Baso Rahmanuddin
WAJO, Tabloid SAR- Dari 190 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) 27 diantaranya belum sepenuhnya memenuhi standar pola hidup sehat dengan sistem Open Defecation Free (ODF).

Kendati demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo tetap optimis seluruh masyarakatnya sudah menerapkan pola hidup sehat dengan sistem ODF pada tahun 2018 mendatang.

Hal tersebut, diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo dr Baso Rahmanuddin saat dikonfirmasi pada Rabu, (13/12/2017) siang.

Menurutnya, Pemkab Wajo tetap optimis dan berkomitmen untuk mewujudkan seluruh masyarakatnya telah menerapkan pola hidup sehat dengan sistem ODF pada tahun 2018 mendatang.

“ODF adalah kondisi di mana setiap individu dalam komunitas (masyarakat- red) tidak buang air besar sembarangan. Karena pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan,” jelas dr Baso.

Selain itu, dr Baso juga mengatakan bahwa Kabupaten Wajo merupakan salah satu daerah yang presentase penerapan ODF-nya paling tinggi di Indonesia.

“Kita bersyukur karena masyarakat Wajo yang akses sanitasinya juga masuk kategori cukup tinggi persentasenya di Indonesia. Hal itu juga yang membuat kita semakin optimis untuk memenuhi target ODF pada tahun 2018 mendatang. Itu berarti pada tahun 2018 tidak ada lagi masyarakat Wajo yang membuang air besar sembarangan,” ujarnya dengan rada optimis.

Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamadukkelleng Sengkang tersebut, juga menekankan bahwa upaya pemenuhan ODF bertujuan untuk meningkatkan status dan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Wajo.

Editor : William Marthom


No comments:

Post a Comment

.

.