.

.

Rubrik

.

Rabu, 06 Desember 2017

Pencuri Cengkeh Kering 800 Kg di Kabupaten Luwu Berhasil Ditangkap di Parigi Moutung Sulteng

Tersangka pencuri Cengkeh, Fajar Nusi
LUWU, Tabloid SAR- Warga Dusun Salu Kaluku, Desa Sampano, Kecamatan Larompong Selatan (Larsel), Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Fajar Nusi pelaku yang diduga mencuri Cengkeh kering milik H Nule sebanyak 28 karung berhasil dibekuk oleh anggota Polsek Larompong di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (3/12/2017) malam sekitar pukul 19.00 WITA.

Pelaku berhasil dibekuk personil Polsek Larompong berkat bantuan anggota Polres Parigi, Sulteng.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini, menyebutkan bahwa pelaku adalah orang yang dipercaya oleh korban untuk tinggal menjaga kebun dan rumah tempat penampungan Cengkeh kering milik korban di Dusun Sarasa, Desa Sampano, Kecamatan Larsel, Kabupaten Luwu.

Namun pelaku memanfaatkan kesempatan untuk mencuri Cengkeh kering sebanyak 28 karung dengan berat sekitar 800 Kg itu, saat korban pulang ke kampung asalnya di Desa Jompie, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulsel.

Aksi pencurian tersebut, dilakukan oleh Fajar Nusi mulai sejak bulan September hingga Oktober 2017 dan baru diketahui oleh korban pada Selasa, (28/11/2017) saat ia kembali dari Kabupaten Bone.

Setelah kembali dari kampung halamannya, H Nule baru mengetahui bahwa Cengkeh kering miliknya sebanyak 28 karung yang disimpan di dalam salah satu kamar di rumahnya yang berada di tengah kebun Cengkehnya, hilang saat ia membuka kamar penyimpanan Cengkeh tersebut.

Sementara tersangka, Fajar Nusi saat itu, sudah kabur alias melarikan diri ke Parigi Moutung, Sulteng.

Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam membenarkan informasi penangkapan tersangka pencuri Cengkeh milik H Nule itu.

“Benar, pelaku yang mencuri Cengkeh kering sebanyak 28 karung milik H Nule sudah berhasil ditangkap oleh personil Polsek Larompong di Parigi Moutung, Sulteng pada Minggu (3/12/2017) malam,” ujar Faisal Syam saat dikonfirmasi wartawan media ini.

Menurutnya, tersangka melakukan aksi pencurian itu dengan cara membongkar plafon kamar tempat penyimpanan Cengkeh kering milik korban.

“Tersangka mengeluarkan 28 karung Cengkeh tersebut, melalui plafon kamar penyimpanan milik korban yang berada di tengah kebun Cengkehnya,” jelas Faisal Syam.

Ironisnya tersangka, Fajar Nusi melakukan pencurian Cengkeh tersebut, secara bertahap mulai dari bulan September hingga Oktober 2017 ketika korban kembali ke kampung halamanya di Kabupaten Bone.

Kasus pencurian Cengkeh kering seberat 800 Kg ini, mulai ditangani oleh Polsek Larompong sejak korban melaporkan peristiwa yang menimpanya dengan Laporan Polisi Nomor : LP/114/XI/2017/P.SULSEL/RES LUWU/SEK.LAROMPONG, tertanggal 29 November 2017.

Kasat Reskrim Polres Luwu, Faisal Syam menerangkan bahwa pelaku pencurian Cengkeh kering seberat 8 kwintal itu, saat ini telah diamankan di Polsek Larompong guna menjalani proses lebih lanjut.

Penulis   : Solihin
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.