.

.

.

Jumat, 05 Januari 2018

Bupati Lutim Sumbang Dana Pembangunan Pengayuban untuk Umat Hindu

Bupati Lutim HM Thoriq Husler menyalakan api suci pengabenan jenazah umat Hindu di Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, Kabupaten Lutim, Jumat (5/1/2018) pagi.
Husler Diberikan Kesempatan Menyalakan Api Suci Pengabenan

LUTIM, Tabloid SAR- Bupati Luwu Timur (Lutim) HM Thoriq Husler menghadiri ritual upacara Ngaben (pembakaran jenazah- red) dua umat Hindu, yakni Saning dan Made Name di Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, Kabupaten Lutim, Jumat (05/1/2018) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Husler menyumbang dana pembangunan Pengayuban sebesar Rp 30 juta.

Menurutnya, Pengayuban itu harus dibuat permanen agar umat Hindu tidak setiap saat repot mencari kayu dan atap pada saat hendak melaksanakan upacara kremasi atau pembakaran jenazah.

“Masa setiap ada upacara ngaben, kita harus cari kayu dan atap lagi. Kan tidak terlalu repot lagi jika Pengayubannya sudah permanen,” kata Husler sembari mengatakan pihaknya akan menyumbang dana awal untuk pembangunan Pengayuban di Desa Wanasari itu.

Orang nomor satu di daerah yang berjuluk Bumi Batara Guru tersebut, berharap semoga bantuan itu bermanfaatkan untuk membangun sarana Pengayuban.

Mantan Wakil Bupati Lutim itu, juga menyampaikan rasa duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, dan tak lupa mengingatkan pentingnya untuk tetap menjaga kebersamaan antar umat beragama.

“Atas nama pemerintah daerah dan atas nama pribadi, kami turut berduka cita atas kepergian Almarhum yang dikremasi saat ini. Kami juga berharap agar kita senantiasa menjaga hubungan harmonis antar umat, sehingga apa yang kita rencanakan senantiasa dirahmati oleh Allah,” ujar Husler.

Ketua DPD II Partai Golkar Lutim tersebut, juga berharap agar sarana dan prasarana tempat upacara Ngaben, khususnya akses jalan menuju lokasi itu, bisa segera diperbaiki oleh pemerintah.

“Kita berharap semoga anggaran untuk pembenahan akses jalan, sarana dan prasarana kelokasi ini bisa dianggaran dalam APBD Perubahan tahun ini,” ungkap Husler di depan ratusan umat hindu yang menghadiri ritual Ngaben tersebut.

Untuk diketahui, dalam ritual upacara kremasi itu, Husler diberikan kesempatan untuk menyalakan api suci pengabenan disaksikan ratusan keluarga dan kerabat jenazah yang diupacarakan.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.