.

.

Rubrik

.

Selasa, 16 Januari 2018

Ketua Panwaslu Kota Palopo Ancam Pidanakan ASN yang Terlibat Politik Praktis pada Pilkada

Ketua Panwaslu Kota Palopo Syafruddin Djalal, SH

PALOPO, Tabloid SAR- Untuk mewujudkan penyelenggaraan Pilkada yang bermartabat, fair dan demokratis. Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Palopo Sulawesi Selatan (Sulsel), tidak main-main untuk mempidanakan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diketahui terlibat melakukan kegiatan politik praktis pada Pilkada yang akan dihelat pada Juni 2018 mendatang.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Panwaslu Kota Palopo Syafruddin Djalal SH kepada Tabloid SAR, Minggu Sore (14/1/2018), saat berbincang-bincang pada salah satu Warung Kopi di bilangan Jalan Andi Djemma Kota Palopo.

Kata salah satu inisiator pembentukan LSM Anti Corruption Committee (ACC) yang lebih akrap disapa Djalal ini, kita dari Panwaslu Kota Palopo tidak akan main-main dengan ancaman ini.

“Jadi siapapun anggota ASN yang terlibat politik praktis, maka jelas akan kita pidanakan,” tukasnya.

Soalnya posisi ASN itu, lanjut ia menyampaikan, sudah diatur hak-hak politiknya menurut ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Ya, ASN memang memiliki hak memilih tapi harus berpolitik passif dan tidak boleh memihak kepada salah satu kandidat,” tandasnya.

Menurutnya, apabila ada anggota ASN yang ketahuan memihak terlebih berkampanye untuk memenangkan salah satu Pasangan Calon (Paslon) Walikota atau Gubernur, maka kita dari Panwaslu tidak akan segan-segan untuk menindaknya secara hukum.

Pasalnya, kata mantan Ketua KPU Kota Palopo ini, bahwa keberpihakan ASN akan berdampak buruk pada penyelenggaraan Pilkada itu.

“Jadi ASN harus senantiasa memposisikan diri secara netral dalam menghadapi Pilkada tersebut,” imbuhnya.

Ujar Djalal lebih lanjut, hal lain yang menjadi sasaran pemantauan Panwas, mengenai kemungkinan adanya praktik-praktek money politic (politik uang) yang dilakukan oleh anggota ASN.

“Jika ada temuan modus seperti ini, maka tentu pula kita akan tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” terangnya.

Saya pun sangat berharap, sambung dia, agar masyarakat ikut pula berpartisipasi dan juga proaktif untuk bersama-sama mengawal dan mengawasi penyelengraan Pilkada ini.
“Maksudnya untuk mewujudkan penyelenggaraan Pilkada yang bermartabat, fair dan demokratis dalam suasana yang kondusif,” paparnya.

Lalu ia menyampaikan, jadi apabila ada anggota ASN yang diketahui terlibat politik praktis, seperti ikut berkampanye. Terlebih lagi, jika melakukan praktik-praktik money politic, dengan tujuan untuk mendukung dan memenangkan salah satu Paslon tertentu, supaya dilaporkan kepada Panwaslu Kota Palopo,” harap Djalal yang selama ini dikenal sebagai salah satu pengacara kondang di Tana Luwu ini.

Kemudian dia menambahkan, saya pun sangat mengharakan rekan-rekan pers, agar ikut berkontribusi dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pilkada tersebut.

“Pers sebagai salah satu pilar demokrasi, harus pula bersama Panwaslu untuk mengawal penyelenggaraan Pilkada ini, agar berlangsung dengan fair dan demokratis,” kunci Ketua Panwaslu Kota Palopo tersebut.

Penulis   : Ories
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.