.

.

.

Selasa, 13 Februari 2018

Anggota DPRD Sulsel Lakukan Monev Proyek Pembangunan Bronjong di Luwu

Anggota DPRD Sulsel Hj Andi Jahida Ilyas saat meninjau pembangunan bronjong Sungai Keppe' di Desa Rantebelu, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sabtu (10/2/2018) sore.

LUWU, Tabloid SAR- Anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Komisi D Hj Andi Jahida Ilyas meninjau proyek pembangunan bronjong Sungai Keppe’ di Desa Rantebelu, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulsel,  Sabtu (10/2/2018) sore.

Peninjauan proyek senilai Rp 1 milliar lebih ini, dilakukan dalam rangka monitoring dan evaluasi (Monev) Anggota DPRD Sulsel. Dengan tujuan, untuk melakukan pengamatan dan kajian terhadap kegiatan yang dibiayai menggunakan APBD Sulsel Tahun Anggaran  2017, guna memastikan apakah proyek tersebut, sudah dilaksanakan sesuai dengan perencanaan atau tidak.

Hal ini, diungkapkan Hj Andi Jahida Ilyas di lokasi peninjauan pada sela-sela kesibukannya melaksanakan Monev saat itu.

Menurutnya, sebagai mitra kerja Dinas Sumber Daya Air (SDA), Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Sulsel, serta selaku wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Luwu Raya di DPRD Sulsel. Mereka wajib mengupayakan dan mendorong terwujudnya proyek itu, sesuai perencanaan yang diusulkan.

“Selaku wakil rakyat asal Dapil Luwu Raya di DPRD Sulsel, kami wajib melakukan pengidentifikasian terhadap berbagai macam problem yang dirasakan dan kebutuhan konstituen kami, seperti bencana banjir yang acap kali menimpa warga Dusun Keppe’ di desa ini, akibat meluapnya air Sungai Keppe’ saat musim hujan. Setelah kami identifikasi, maka solusinya adalah memperjuangkan anggaran pada tingkat provinsi untuk pembangunan bronjong sepanjang bantaran sungai tersebut,” kata legislator Sulsel itu.

Ia menambahkan bahwa setelah anggarannya berhasil diperjuangkan, dan telah diturun. Maka proyek pembangunan itu, wajib dimonev untuk memberikan penilaian.

“Apakah kegiatannya berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan atau tidak. Guna dijadikan sebagai bahan perencanaan pembangunan selanjutnya,” jelas Andi Jahida.

Lebih lanjut, legislator Sulsel tersebut, menerangkan bahwa mereka berharap agar pembangunan itu, tepat sasaran dan tepat mutu, sehingga anggarannya dapat berkesinambungan.

“Karena bantaran yang masih perlu untuk dibronjong pada sungai ini, masih banyak yang belum terakomodir dalam APBD Sulsel pada tahun lalu. Maka putra-putri terbaik dari Luwu Raya yang ada di DPRD Sulsel, termasuk saya akan memperjuangkan kesinambungan proyek ini, agar dapat dianggarkan kembali dalam tahun ini,” tandasnya.

Melalui kesempatan itu, Andi Jahida mengungkapkan harapannya semoga dengan adanya bantuan dari APBD Provinsi tersebut, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat setempat dan sekitarnya.

“Dengan dibangunnya bronjong ini, kami berharap manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di desa ini dan sekitarnya. Kita berharap semoga air Sungai Keppe’ tidak meluap lagi saat hujan deras turun dan semoga rumah warga, serta sejumlah fasilitas umum, tidak lagi tergenang air akibat luapan air sungai ini,” kuncinya.

Penulis   : Solihin
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.