.

.

Saturday, 3 February 2018

Camat dan Sekcam Malangke Hadiri Musrenbang Desa Tandung

Dari kiri kekanan ; Kasi PMD Lutra Alumuddin, Babinkantibmas Desa Tandung Bripka Sarjiman, Camat Malangke Tasman, Kades Tandung Sabaruddin

Alimuddin : Kegiatan yang Dibiayai Dana Desa Wajib Dimasukkan dalam Daftar Kewenangan Desa, Sebagai Acuan dalam Mengatur Penggunaan Dana Desa

LUTRA, Tabloid SAR- Camat Malangke Tasman bersama Sekcam Malangke Muhammad Ikbal yang baru saja dilantik pada Januari 2018 lalu, hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang)  Desa Tandung yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Tandung, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, Kamis (1/2/2018).

Musrenbang tersebut, dibuka secara resmi oleh Kepala Desa (Kades) Tandung Sabaruddin dengan mengucapkan basmala, (Bismilahi Rohmani Rahim- red).

Dalam sambutannya, Sabaruddin mengatakan bahwa Musrenbang adalah suatu proses tahapan yang wajib dilaksanakan setiap tahunnya dan merupakan forum penyaluran aspirasi bagi masyarakat desa untuk mengusulkan program pembangunan fisik maupun non fisik guna dibahas pada Musrenbang Kecamatan.

Orang yang menahkodai Desa Tandung ini, juga mengucapkan terimah kasih kepada Camat Malangke beserta aparatnya, karena sudah menyempatkan diri untuk menghadiri Musrenbang Desa Tandung.

Ia juga menambahkan bahwa apapun bentuk aspirasi yang dianggap penting, maka di sinilah tempatnya untuk senantiasa disampaikan.

“Forum Musrenbang merupakan tempat yang paling penting untuk menyampaikan  aspirasi atau kebutuhan kita. Khususnya program prioritas yang dianggap penting untuk kita programkan kedepannya,” ujar Sabaruddin dalam mengakhiri sambutannya.

Sementara, Camat Malangke Tasman dalam sambutannya, ia mengawalinya dengan  terlebih dahulu memperkenalkan diri selaku camat yang baru di Kecamatan Malangke.

Selain itu, Tasman juga memperkenalkan Sekcam Malangke Muhammad Ikbal, serta Kepala Seksi Pemerintahan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Malangke Akbal yang juga baru dilantik beberapa waktu lalu.

Setelah memperkenalkan diri bersama Sekcam dan Kasi PMD-nya yang baru, Camat Malangke kemudian mengungkapkan isi pokok sambutannya.

“Musyawarah Dusun (Musdus) sudah kita lalui dan sekarang Musrenbang Desa kita laksanakan guna menyerap aspirasi masyarakat berupa usul dan saran program yang dinilai sebagai skala prioritas untuk dibahas lebih lanjut pada Musrenbang Kecamatan dan Musrenbang Kabupaten nantinya, sehingga dapat tercover dalam APBD Kabupaten Lutra Tahun Anggaran (TA) 2019 mendatang,” kata Tasman dalam sambutannya.

Sedangkan, Kapolsek Malangke yang diwakili oleh Babinkantibmas Desa Tandung Bripka Sarjiman dalam sambutannya, menyampaikan permohonan maaf Kapolseknya yang tidak sempat hadir untuk mengikuti Musrenbang tersebut, berhubung karena ada sesuatu hal penting harus dihadirinya.

Melalui kesempatan itu, Sarjiman meminta masyarakat untuk menghubunginya jika ada hal-hal yang terjadi dan berpotensi berakibat hukum khususnya pelanggaran-pelanggaran pidana.

“Jika ada pelanggaran pidana atau hal-hal yang berkaitan dengan penyalahgunaan anggaran desa, baik Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa (ADD), termasuk kejadian atau peristiwa yang dapat menimbulkan konflik di dalam masyarakat, maka sebaiknya bapak/ibu menyampaikan kepada saya,” himbaunya.

Sementara, sambutan tertulis Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lutra yang disampaikan Kasi PMD Lutra Alimuddin mengatakan bahwa sebagaimana telah diamanatkan dalam Undang-undang No 25 Tahun 2014 tentang sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, dan Undang-undang No 6 Tahun 2014 tentang Desa, serta Permendagri No 114 Tahun 2014 tentang Pembangunan Desa.

“Dalam aturan perundang-undangan dan regulasi tersebut diatas menegaskan bahwa  Pemerintah Desa diwajibkan untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan tahunan desa, sekaligus menjadi pedoman dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPBDes),” sebut Alimuddin.

Sehingga kegiatan-kegiatan yang dibiayai dengan Dana Desa harus berdasarkan kewenangan desa yang sudah ditetapkan dengan Peraturan Desa (Perdes).

“Kegiatan yang dibiayai Dana Desa wajib dimasukkan dalam daftar kewenangan desa, sebagai acuan dalam mengatur penggunaan Dana Desa,” jelasnya.

Untuk diketahui, aspirasi masyarakat Desa Tandung yang diusulkan dalam Musrembang tersebut, umumnya berupa bangunan fisik.

Antara-lain, pengkerikilan jalan tani, rabat beton, lanjutan bronjong dengan volume 800 meter di sekitar lokasi penguburan Desa Tandung, pembuatan draenase sepanjang 2500 meter, pengadaan bibit jagung, pengerasaan jalan tani sepanjang 1.500 meter, pembuatan plat dekker sebanyak 3 unit, lanjutan pengaspalan jalan poros desa sepanjang 3.700 meter, pembangunan gedung khusus Lansia (lanjut usia- red), normalisasi sungai sepanjang 200 meter, pengadaan bibit coklat sambung pucuk, pembangunan Mushollah dan pengadaan sarana air bersih di SMA Negeri 17 Kabupaten Lutra, penimbunan lapangan sepak bola, dan rehab Puskesdes, serta penambahan modal usaha BumDes.

Tampak hadir dalam Musrenbang tersebut, seluruh aparat Desa Tandung, para staf Kecamatan Malangke, Kepala Puskesmas Malangke, Ketua dan Anggota BPD Tandung, majelis taklim, pendamping lokal desa (PLD), tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat, serta Tim PKK Desa Tandung.

Penulis   : Dedhy
Editor     : William Marthom

No comments:

Post a Comment

.

.