.

.

Wednesday, 7 February 2018

Jelang Pilkada Serentak Tahun 2018 Panwaslu Kabupaten Luwu Gelar Sosialisasi Netralitas ASN

Dari kiri kekanan : Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam, Wakil Bupati Luwu H Amru Saher, Sekda Luwu H Syaiful Alam dan Ketua Panwaslu Kabupaten Luwu Sam Abdi, berdiri saat menyanyikan lagu Indonesia Raya pada acara pembukaan Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar Panwaslu Luwu, Selasa (6/2/2017)

H. Amru Saher : Selaku Abdi Negara, para ASN Tidak Boleh Terkontaminasi dengan Politik Praktis

LUWU, Tabloid SAR- Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Luwu periode 2018-2023. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Luwu menggelar Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di gedung Balai Rasdiana Center (BRC) Belopa, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Selasa (6/2/2018).

Sosialisasi ini, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu tentang pentingnya netralitas ASN selaku abdi negara dan sebagai pelayan masyarakat dalam penyelenggaraanPilkada Serentak yang akan dihelat pada Juli 2018 mendatang, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Kegiatan tersebut, dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Luwu H Amru Saher, Sekda Luwu H Syaiful Alam, Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam, Ketua Panwaslu Kabupaten Luwu Sam Abdi bersama para Anggota Komisioner Panwaslu Luwu, serta para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) se- Kabupaten Luwu, dan para Camat, serta ASN di lingkup Pemkab Luwu.

Dalam sambutannya, Wabup Luwu H Amru Saher mewakili Bupati Luwu H Andi Mudzakkar mengatakan bahwa para ASN dituntut untuk bersikap profesional, serta netral dan independen dalam menjalankan Tupoksinya.

“Selaku abdi negara, para ASN tidak boleh terkontaminasi dengan politik praktis dalam hal ini, Pilkada Serentak tahun 2018 (Pilgub dan Pilbup). ASN harus tetap bertindak profesional, serta netral, dan independen atau tidak memihak pada salah satu kontestan Pilkada, juga wajib memberikan pelayanan yang smart kepada masyarakat tanpa pandang bulu atau tidak membeda-bedakan,” kata Amru.

Selain itu, Amru mengungkapkan bahwa Pemkab Luwu tetap berkomitmen untuk menjaga netralitasnya bersama para ASN. Dan netralitas itu, akan senantiasa dipantau oleh Panwaslu Luwu.

Wabup Luwu tersebut, juga menegaskan bahwa jika ada ASN yang terlibat politik praktis atau terlibat Pilkada akan ditindaki secara tegas.

“Saya minta Panwaslu Luwu agar kiranya menyampaikan terlebih dahulu kepada kami jika ada ASN pada lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu yang terlibat politik praktis, agar dapat kami diberi teguran dan sanksi tegas,” harap Amru.

Dalam sosialisasi ini, Panwaslu Luwu menghadirkan tiga orang narasumber guna membawakan materi penguatan terkait Undang-undangan yang mengatur tentang netralitas ASN, dan penegakan hukum bagi ASN jika terlibat politik praktis, serta aturan dan regulasi yang berkaitan dengan ASN.

Tiga narasumber tersebut, yakni Sekda Luwu H Syaiful Alam, Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam mewakili Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso dan Ketua Panwaslu Luwu Sam Abdi.

Penulis   : Solihin
Editor     : William Marthom

No comments:

Post a Comment

.

.