.

.

.

Minggu, 11 Februari 2018

Peringatan Hari Jadi Kota Belopa XII Tahun 2018 Berlangsung Meriah, Bupati Luwu Tidak Hadir... Ada Apa ?

Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo didampingi oleh Ketua DPRD Luwu Andi Muharrir (kiri) dan Wakil Bupati Luwu H Amru Saher (kanan) saat tiba di lokasi puncak perayaan Hari Jadi Kota Belopa XII 

Wabup Minta Maaf Karena Bupati Luwu Tidak Hadir

LUWU, Tabloid SAR- Peringatan Hari Jadi Kota Belopa XII sebagai Ibukota Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang jatuh pada tanggal, 13 Februari 2018 dipercepat perayaannya.

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Andi Djemma, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu tersebut, dipercepat berhubung karena pada tanggal 12 Februari 2018 KPU Sulsel mengagendakan pencabutan nomor urut para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel periode 2018-2023

Hari bersejarah bagi masyarakat Luwu ini, dihadiri Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo beserta jajarannya dari Pemprov Sulsel, bersama sejumlah Anggota DPRD Sulsel dari Daerah Pemilihan (Dapil) Luwu Raya  yang meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Kota Palopo.

Hadir pula, Datu Luwu XL H Andi Maradang Mackulau, Dandim 1403 Sawerigading Palopo Letkol Inf. M Imasfi, Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso, Bupati Luwu Timur HM Thoriq Husler, Bupati Luwu Utara Hj Indah Putri Indriani, Wakil Bupati (Wabup) Luwu H Amru Saher, Pimpinan dan Anggota DPRD Luwu, para pejabat Eselon II, III & IV pada lingkup Pemkab Luwu, termasuk para Kepala Desa se-Kabupaten Luwu, tak terkecuali para tokoh masyarakat dan tokoh agama, beserta ribuan masyarakat Luwu dari berbagai penjuru.

Peringatan Hari Jadi Belopa Kota XII kali ini, mengangkat Tema ; “Ciptakan Rasa Aman dan Damai Menuju Masyarakat Luwu yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing, serta Bernuansa Religi”.

Menariknya, Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo (SYL) beserta rombongannya ketika memasuki lokasi perayaan tersebut, mereka disambut dengan Tarian Mapparingerrang oleh para pelajar dari SMP Negeri 1 Bajo Kabupaten Luwu.

Sedangkan, Datu Luwu XL H Andi Maradang Mackulau bersama rombongannya saat tiba dilokasi yang sama, mereka disambut dengan prosesi adat Kedatuan Luwu.

Wabup Luwu H Amru Saher didaulat membuka acara tersebut, mewakili Bupati Luwu H Andi Mudzakkar yang sedang berhalangan sehingga tidak sempat hadir.

Dalam mengawali sambutannya, Wabup Luwu menyampaikan permohonan maaf Bupati Luwu yang tidak bisa hadir berhubung kondisinya lagi kurang sehat.

“Pak Bupati (H Andi Mudzakkar) memohon maaf karena tidak sempat hadir bersama-sama dengan kita dalam perayaan Hari Jadi Kota Belopa yang ke-12. Beliau tidak bisa hadir di tengah-tengah kita, karena lagi kurang sehat,” kata Amru Saher.

Selain itu, Amru Saher mengatakan bahwa Hari Jadi Kota Belopa kali ini, merupakan cerminan sejauh mana jati diri warga Luwu untuk membawa eksistensi daerahnya ke arah yang lebih maju.

“Semua itu, bermakna penting dan tidak lepas dari kebiasaan segenap Wija To Luwu (rumpun keluarga Luwu- red) yang selalu mengedepankan tradisi dan kebudayaan nilai-nilai kearifan lokal, yakni ajaran-ajaran kebaikan, nilai-nilai keikhlasan, serta perjuangan dan pengabdian yang tidak pernah putus dalam membangun daerahnya,” tandas Amru Saher.

Sementara Gubernur Sulsel dalam sambutannya menerangkan bahwa hadirnya sebuah proses dinamika suatu daerah yang semakin baik, tentu karena pemimpin dan masyarakatnya selalu melakukan proses pengecekan atau mengontrol pemerintahan agar dapat berlangsung bersih dan sehat.

“Proses demikian sangat diperlukan dan harus ditopang dengan semangat kerja yang tinggi dalam mengakselerasi pembangun daerah adalah salah kunci keberhasilan pemimpin dan rakyatnya,” ujar SYL.

Orang nomor satu di Sulsel tersebut, juga mengungkapkan bahwa Hari Jadi Kota Belopa hendaknya pula dimaknai sebagai sebuah konsolidasi ikatan emosional dan silahturahmi sesama Wija To Luwu.

“Kegiatan ini, juga diharapkan mampu memberikan semangat persatuan dan kesatuan antar sesama Wija To Luwu yang meski berbeda keyakinan dan cara-pandang dari berbagai perspektif, namun kita selalu mampu menghadirkan kesatuan hati kita sela orang Luwu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Gubernur Sulsel dua periode itu, menyatakan bahwa pihaknya menitipkan daerah Luwu , untuk senantiasa dijaga dengan baik.

“Saya titipkan Kabupaten Luwu kepada kita semua. Dengan harapan agar rakyatnya bisa mendapatkan kesejahteraan dan keamanannya selalu tetap terjaga,” pinta SYL dalam mengakhiri sambutannya.

Untuk diketahui, pada peghujung acara ini Gubernur Sulsel SYL meresmikan empat proyek pembangunan infrastruktur yang telah dibangun di Kabupaten Luwu pada Tahun Anggaran (TA) 2017 lalu.

Keempat proyek tersebut, meliputi pembangunan Pasar Rakyat Larompong, Bendungan Suplesi Radda, Jembatan Sungai Paccerakang, dan Gedung Kesatuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Luwu.

Penutupan Hari Jadi Kota Belopa XII juga dimeriahkan dengan persembahan Tarian Yospan yang ditampilkan Kerukunan Keluarga Luwu Jayapura. Tarian tersebut, bermakna perang yang akan berakhir dengan kedamaian.

Usai penampilan Kerukunan Keluarga Luwu Jayapura, kemudian dilanjutkan dengan persembahan atraksi Drum Band Bahana Sawerigading.

Dan terakhir, dilakukan peninjauan lokasi Festival Kuliner Lima Belas Ribu Paket Makanan. Belasan ribu paket makanan yang disajikan dalam festival tersebut, dapat dicicipi secara gratis oleh para peserta yang hadir.

Penulis   : Solihin
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.