.

.

.

Jumat, 02 Februari 2018

Sekcam Bersama Kasi PMD Kecamatan Malangke Hadiri Musrenbang Desa di Pattimang dan Malangke

Dari kiri kekanan ; Sekcam Malangke Muhammad Ikbal, Ketua BPD Malangke Baso Anwar, Plt Desa Malangke Andi Robinzon, Kasi PMD Kecamatan Malangke Akbal saat mengikuti Musrenbang Desa Malangke di aula kantor desa tersebut, pada Selasa (30/1/2018) siang hingga sore hari.

Muhammad Ikbal : Perlu Saya Ingatkan Agar Para Hadirin Jangan Hanya Mengusulkan Rencana Pembangunan Fisik Saja, Namun Sebaiknya Juga Mengusulkan Program Pemberdayaan Masyarakat

LUTRA, Tabloid SAR- Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, pada setiap awal tahun seluruh jajaran pemerintah pada semua tingkatan menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Musrenbang tersebut, digelar mulai dari jajaran pemerintah tingkat desa, kemudian pada tingkat kecamatan, lalu kabupaten, baru provinsi, hingga pusat (Musrembang Nasional- red).

Namun sebelum Musrenbang Desa dilaksanakan, Pemerintah Desa (Pemdes) terlebih dahulu diwajibkan memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Dusun (Musdus) pada tingkat dusun-dusun yang ada di desanya.

Setelah melaksanakan Musdus, barulah pemerintah pada tingkat kecamatan memfasilitasi penyelenggaraan Musrenbang pada tingkat desa.

Karena Musrenbang adalah forum resmi bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyalurkan aspirasinya berupa usulan perencaan pembangunan yang menjadi skala prioritas guna dianggarkan dan diprogramkan pada pembahasan anggaran di DPRD atau DPR RI baik dalam pembahasan APBD atau APBN pokok maupun perubahan. 

Sama halnya dengan pelaksanaan Musrenbang tahun 2018, setelah Musdus digelar oleh setiap Pemdes di desanya masing-masing pada awal tahun ini, Pemerintah Kecamatan Malangke di Kabupaten Lutra, Sulsel, kemudian memfasilitasi pelaksanaan Musrenbang Desa di wilayah pemerintahannya.

Pada akhir Januari 2018 tahun ini, Pemerintah Kecamatan Malangke, memfasilitasi pelaksanaan Musrenbang di Desa Pattimang dan Desa Malangke, Selasa (30/1/2018).

Dalam hari yang bersamaan, Musrenbang Desa Pattimang diselenggarakan pada pagi harinya hingga siang, sedangkan Musrenbang Desa Malangke dilaksanakan mulai siang hari hingga sore.

Kedua Musrenbang tersebut, dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Malangke Muhammad Ikbal dan Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kasi PMD) Kecamatan Malangke.

Berhubung karena Camat Malangke Tasman sedang menghadiri sebuah rapat penting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Lutra di Masamba Ibukota Kabupaten Lutra, maka pada kedua Musrembang tersebut, Camat Malangke diwakili Sekcamnya, Muhammad Ikbal.

Di Pattimang, Musrenbang Desa Pattimang yang dilaksanakan di aula kantor desa setempat dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Pattimang Andi Sumarni, pada Selasa (30/1/2018) pagi.

Dalam acara tersebut, Kepala Desa Pattimang meminta maaf karena Sekdesnya tidak sempat hadir.

“Melalui kesempatan ini, saya meminta maaf atas ketidak hadiran Sekdes kami. Mestinya dalam Musrenbang Desa seluruh jajaran Pemerintah Desa wajib hadir, termasuk Sekdes. Namun berhubung karena Sekdes kami sedang berkonsultasi dengan jajaran Pemerintah Kecamatan dalam rangka penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), dan penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah (RKP) Desa Pattimang Tahun Anggaran (TA) 2018,” kata Andi Sumarni dalam mengawali sambutannya seusai membuka kegiatan tersebut.

Selain itu, Andi Sumarni menjelaskan bahwa pihaknya bersama seluruh jajaran Pemdes Pattimang telah berupaya secara maksimal untuk mentransparansikan pengelolaan keuangan desa, baik Dana Desa maupun Alokasi Dana Desa (ADD), termasuk program-program kegiatannya.

“Salah satu bentuk upaya transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan di Desa Pattimang, sehingga kami menyebarkan baliho pada sejumlah tempat-tempat strategis di Desa Pattimang. Isi baliho itu adalah semua rincian anggaran yang masuk di desa kita dan penggunaan anggaran tersebut,” jelas Andi Sumarni.

Melalui kesempatan ini, Srikandi yang menahkodai Desa Pattimang tersebut, menyebutkan bahwa terkadang ada warganya yang mempertanyakan, “kenapa jalan poros desa antar kecamatan dibiarkan begitu saja, mana dana desa,” ?

“Jadi tolong masyarakat pahami, mana kewenangan pemerintah desa dan mana kewenangan pemerintah daerah. Adapun penimbunan jalan poros antar desa- kecamatan yang kami lakukan, itu cuma kebijakan kepala desa,” tandasnya.

Sementara, Sekcam Malangke Muhammad Ikbal dalam sambutannya mewakili Camat Malangke Tasman, menyampaikan permohonan maaf Camat Malangke karena tidak sempat menghadiri Musrenbang tersebut.

“Pak Camat, menitip salam kepada kita semua dan memohohon maaf karena tidak sempat menghadiri acara ini. Beliau sedang menghadiri sebuah rapat penting yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Lutra di Masamba Ibukota Kabupaten Lutra,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, Sekcam Malangke juga menjelaskan bahwa Musrenbang adalah kegiatan rutin yang wajib dilaksanakan di desa sesuai amanat Undang-undang.

“Dalam amanat Undang-undang tersebut, ditegaskan bahwa Musrenbang desa harus diawali dengan musyawarah pada tingkat dusun dan apa yang diprioritaskan di dalam perencanaan pembangunan dusun, itu kemudian yang dibawah dan diusulkan dalam Musrenbang Desa,” jelasnya.

Ia juga menerangkan bahwa Musrembang tahun ini adalah perencanaan untuk tahun 2019 mendatang.

“Jadi sebaiknya, jika masih ada usulan dalam Musrenbang kemarin yang belum diakomodir di tahun 2017, bisa diusulkan kembali dalam Musrenbang tahun ini,” himbaunya.

Sedangkan Kasi PMD Kecamatan Malangke Akbal dalam kesempatan itu, meminta Kades Pattimang Andi Sumarni untuk memaparkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diterima Desa Pattimang, serta realisasinya pada tahun 2017 lalu.

Adapun aspirasi yang diusulkan oleh masyarakat dari tiap-tiap dusun yang hadir dalam Musrenbang tersebut, yakni penimbunan Lapangan Sepakbola, pengerasan jalan tani, pembangunan draenase jalan poros desa sepanjang 500 meter, rehab kantor dan  pagar SMP yang ada di desa itu sepanjang 200 meter, draenase di samping SMK yang ada di desa ini, pembuatan jalan tani sepanjang 1000 meter di Jalan Durian, pembuatan talud sepanjang 400 meter di Jalan Pekuburan, pengadaan bibit jagung dan bibit ternak sapi, dan pembuatan sejumlah plat dekker, serta bronjong dengan volume 50 meter, dan pengadaan mesin babat untuk setiap dusun di Desa Pattimang.

Sementara, Musrenbang Desa Malangke yang diselenggarangkan di aula kantor desa setempat, seusai pelaksanaan Musrenbang Desa Patimang di dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Desa (Kades) Malangke Andi Robinzon sekitar pukul 14.00 WITA, pada Selasa (30/1/2018) siang.

Dalam sambutannya, Andi Robinzon mengatakan bahwa semoga apa yang diusulkan dalam Musrenbang tersebut bisa terealisasi.

Sementara Camat Malangke Tasman yang diwakili Sekcamnya, Muhammad Ikbal menghimbau peserta Musrenbang ini, agar aspirasi yang diusulkan oleh masyarakat jangan hanya perencanaan pembangunan fisik.

“Dalam Musrenbang ini, perlu saya ingatkan agar para hadirin jangan hanya mengusulkan rencana pembangunan fisik saja, namun sebaiknya juga mengusulkan program pemberdayaan masyarakat,” himbau Muhammad Ikbal.

Tidak hanya itu, Sekcam Malangke tersebut juga menghimbau masyarakat yang belum lunas pajak bumi dan bangunan (PBB)-nya agar segera dilunasi.

“Melalui kesempatan ini pula, saya berkewajiban mengingatkan bapak/ibu sekalian untuk melunasin PBB-nya jika belum lunas, karena selain pajak itu penting sebagai sumber pendapatan Negara yang digunakan sebagai anggaran pembangunan daerah, pajak PBB juga menjadi salah satu indikator penilaian terhadap penyelenggaraan pemerintahan pada tingkat desa,” sebut Muhammad Ikbal.

Untuk diketahui, aspirasi yang diusulkan masyarakat Desa Malangke dalam Musrenbang ini, yakni pembangunan TK 1 unit, lanjutan pengerasan jalan poros Desa Malangke, bronjong sepanjang 100 meter, pembangunan rumah Dinas SD Birue dan pemagaran sekolah itu, serta pelebaran jalan menuju Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes), pengadaan baju atau kostum bagi kader Posyandu di Dusun Birue, talut dan normalisasi sungai karena Dusun Birue sering dilanda banjir.

Kegiatan yang dikemas dengan Tema ; “Akselerasi Pengembangan Ekonomi Kerakyatan dan Penguatan Kualitas Manusia dalam Peningkatan Daya Saing Daerah,” tersebut, keduanya dihadiri selain oleh Sekcam Malangke beserta stafnya, Kepala Puskesmas setempat, para Kades setempat bersama seluruh aparatnya, termasuk Ketua dan Anggota BPD, para tenaga ahli P3MD setempat, Majelis Taklim, tokoh agama, dan tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat setempat.

Penulis   : Dedhy
Editor     : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.