.

.

Thursday, 1 March 2018

Bupati Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Wajo

Bupati Wajo H Andi Burhanuddin Unru (kanan) ketika mengukuhkan para pejabat Eselon II lingkup Pemkab Wajo di Aula Sipakatau Sipakalebbi’ BKP SDM Wajo, Kamis (22/2/2018).

WAJO, Tabloid SAR- Setelah jabatan Sekda Kabupaten Wajo lowong beberapa saat, akhirnya Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru melantik Andi Tenri Liweng untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut.

Pelantikan mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wajo sebagai pejabat struktural setingkat Eselon II.a ini, berlangsung di Aula Sipakatau Sipakalebbi’ Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Wajo, Kamis (22/2/2018).

Andi Tenri Liweng dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Wajo Nomor 821.22/05.1/72/2018 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Pratama Setingkat Pejabat Struktural Eselon II.a, dan mengacu pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 821/1085/SJ/2018 tentang Persetujuan Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.

Selain melantik Andi Tenri Liweng sebagai Sekda Kabupaten Wajo, dalam waktu bersamaan Bupati Wajo juga melantik tiga pejabat tinggi pratama setingkat Eselon II.b pada lingkup Pemkab Wajo.

Para pejabat Eselon II.b yang dilantik menjadi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut, antaralain Andi Muhammad Baso Iqbal dikukuhkan menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Andi Manussa dikukuhkan menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, serta Indo Wellang dikukuhkan menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Dalam kesempatan ini, Bupati Wajo dua periode itu, mengatakan bahwa pihaknya berharap agar pasca pelantikan Andi Tenri sebagai Sekda Kabupaten Wajo yang devenitif dapat berbanding lurus dengan semakin membaiknya perjalanan roda pemerintahan pada lingkup Pemkab Wajo.

“Saya dan tentunya kita semua, serta masyarakat Wajo mengharapkan agar roda pemerintahan di daerah yang sama kita cinta ini, semakin stabil setelah kita memiliki Sekda yang devenitif,” kata Andi Burhanuddin.

Selain itu, orang nomor satu di daerah berjuluk Bumi Lamaddukelleng tersebut, juga menekankan bahwa rotasi kepemimpinan dan pergeseran posisi Kepala OPD adalah hal yang lumrah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Perubahan posisi dalam struktur pemerintahan, bukanlah hal yang luar biasa. Tetapi rotasi jabatan bagi ASN selaku abdi Negara merupakan hal lumrah terutama dalam perjalanan meniti karir bagi para pejabat pemerintah. Sehingga dengan demikian, hal yang terpenting untuk diperhatikan adalah bagaimana cara kita menjalankan amanah dan mempertanggungjawabkan jabatan yang kita emban baik di hadapan manusia dalam hal ini atasan dan masyarakat, maupun di hadapan Tuhan,” tegas Andi Burhanuddin.
Ia menambahkan, untuk merangsang agar pembangunan lebih maju, maka para pejabat dituntut agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan menjalankan roda pemerintahan secara transparans, akuntabel dan partisipatif.

Lebih lanjut, Bupati Wajo menghimbau agar Sekda yang baru saja dilantik dapat membantunya dalam menyusun kebijakan pemerintah daerah, serta mengkordinir dan melakukan supervisi terhadap semua OPD pada lingkup Pemkab Wajo.

Sedangkan, bagi para pejabat Eselon II.b yang juga baru dilantiknya, mantan Sekda Wajo itu memberikan arahan kongkrit kepada masing-masing Kepala OPD.

Misal, untuk Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Wajo Andi Manussa diintruksikan untuk segera melaksanakan percepatan rencana aksi pemberantasan dugaan adanya pungutan liar (Pungli) di dalam instansi yang baru dinahkodainya, agar lebih mempermuda akses masyarakat mendapatkan pelayanan secara maksimal tanpa Pungli.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kebersihan Wajo Andi Muhammad Baso Iqbal diperintahkan untuk melakukan upaya konkrit dan tindakan nyata terhadap para pelaku penambang liar yang berpotensi merusak lingkungan.

Dan bagi Kepala Badan Litbang Wajo Indo Wellang dihimbau  agar terus melakukan kajian dan analisis, serta mendorong pengkajian potensi dan inovasi daerah. Termasuk mengkaji dan mengembangkan seluruh kebijakan publik.

Editor : William Marthom

No comments:

Post a Comment

.

.