.

.

.

Rabu, 07 Maret 2018

Bupati Lutim Hadiri Kongres XVIII IPMIL Raya

Bupati Lutim HM Thoriq Husler ketika membawakan sambutannya dalam acara pembukaan Kongres XVIII IPMIL Raya di Sekretariat PB IPMIL Raya, Jln. Kijang Makassar, Selasa (06/3/2018) malam. 

MAKASSAR, Tabloid SAR- Masa bhakti Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (PB IPMIL) Raya, Noldy Bemba dan rekan-rekanya berakhir.

Sehingga dalam rangka pemilihan PB IPMIL Raya periode 2018-2020, maka IPMIL Raya menggelar Kongres XVIII.  

Kali ini, kongres organisasi mahasiswa tertua dan terbesar dari Tana Luwu yang meliputi wilayah Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Kota Palopo ini, mengangkat tema “Revitalisasi Peran Intelektual dalam Mengembalikan Marwah Organisasi”.

Acara pembukaan kongres tersebut, dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Kerukunan Keluarga Luwu (KKL) Raya, H. Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar di Sekertariat PB IPMIL Raya, Jln. Kijang Makassar, Selasa (06/3/2018) malam .

Forum tertinggi pengambilan keputusan dalam organisasi IPMIL Raya yang digelar sekali dalam dua tahun ini, dihadiri Bupati Luwu Timur (Lutim) HM. Thoriq Husler

Dalam sambutannya, Ketum PB IPMIL Raya periode 2016-2018, Noldy Bemba mengatakan bahwa IPMIL Raya adalah organisasi mahasiswa asal Luwu Raya  yang meliputi Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Kota Palopo, telah berhasil melahirkan sejumlah kader terbaik dari generasi kegenerasi.

“IPMIL Raya telah berhasil melahirkan sejumlah kader terbaiknya, kader-kader terbaik itu, tersebar di berbagai lapangan pekerjaan. Ada yang menjadi pengusaha sukses, akademisi, politisi dan pejabat Negara,” kata Noldy seraya mengatakan ada sejumlah kader organisasi yang bermarkas di Kota Makassar itu, menduduki jabatan strategis dalam pemerintahan di wilayah Luwu Raya.

Selain itu, Ketum PB IPMIL Raya yang terpilih dalam Kongres IPMIL Raya XVII pada tahun 2016 lalu tersebut, berharap agar kedepan wadah para intelektual dari Luwu Raya ini, bisa lebih giat lagi membesarkan IPMIL Raya.

“Dalam kongres ini, ada 4 calon terbaik IPMIL Raya yang akan bersaing untuk menduduki posisi Ketua Umum PB IPMIL Raya periode 2018-2020. Saya berharap siapapun yang terpilih nantinya, bisa semakin membesarkan IPMIL Raya dan dapat mencetak kader-kader terbaik,” pinta Noldy.

Lebih lanjut, Noldy menyerukan agar proses pemilihan PB IPMIL Raya periode 2018-2020 nantinya dapat berlangsung secara demokratis.

“Jika proses pemilihannya berlangsung secara demokratik, maka saya yakini hasilnya pasti mendudukkan kader terbaik IPMIL Raya. Dan pemilihan yang berlangsung fair itu, juga akan membuat para kompetitor yang kalah beserta para pendukungnya dapat legowo menerima hasil pemilihan, tanpa merasa ada yang tersakiti atau dikalahkan,” himbaunya.

Sementara, Bupati Lutim HM. Thoriq Husler dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah daerah khususnya di Kabupaten Lutim sangat konsen untuk memaksimalkan sektor pendidikan dengan memberikan beasiswa berprestasi dan kurang mampu bagi mahasiswa asal Bumi Batara Guru.

Melalui kesempatan ini, Husler juga berharap agar proses regenerasi yang berlangsung dapat membawa perubahan positif bagi IPMIL Raya.

“Sebagai wadah perhimpunan pelajar dan mahasiswa asal Luwu Raya dalam menjalani proses pendewasaan dalam berorganisasi. Maka IPMIL Raya diharapkan mampu mengakomodir tuntutan tersebut,” kata Husler sembari mengucapkan selamat melaksanakan kongres, semoga hasil kongres ini dapat membawa perubahan positif untuk IPMIL Raya dan wilayah Luwu Raya.

Pembukaan Kongres IPMIL Raya ini, dihadiri oleh ratusan mahasiswa asal Luwu Raya dari berbagai kampus yang ada di Kota Makassar, yakni UIT, UIN Alauddin, Unismuh, STIMIK Handayani, STIEM Nitro, STIMIK Dipa Negara, UIM Makassar, UNHAS, UKI Paulus, dan STIK Tamalate, serta sejumlah kampus lainnya.

Kongres XVIII IPMIL Raya rencananya akan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 7-9 Maret 2018 di Wisma Latobang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Editor : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.