.

.

Sunday, 18 March 2018

Kadis Pertanian Kabupaten Luwu Serahkan Bantuan Alat Perontok Jagung Kepada Petani di Balutan



Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Amanah di Desa Balutan, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu, menguji coba alat pemipil atau dros perontok jagung yang diserahkan Kadis Pertanian Luwu Ir. Andi Pangerang, Minggu (18/3/2018) pagi

Ir. Andi Pangerang : Tahun Ini, Kita Beruntung Lagi Karena Mendapatkan Bantuan Berupa Bibit Jagung untuk Areal Lahan Seluas 22 Ribu Hektar

LUWU, Tabloid SAR- Tidak salah lagi jika sebagian besar kalangan masyarakat di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengatakan bahwa Bupati Luwu Andi Mudzakkar adalah seorang pemimpin yang mengerti, serta memahami betul kondisi dan kebutuhan masyarakat Luwu.

Karena sebagai seorang tokoh dan pemimpin Luwu, Andi Mudzakkar yang selalu berbaur dengan masyarakat tanpa membeda-bedakan mereka, dan sering kali berada dipusaran para petani. Ia pahami betul bahwa Kabupaten Luwu adalah daerah agraris.

Bupati Luwu dua periode ini, begitu memahami daerah yang dinahkodainya, sehingga beliau tahu persis kondisi dan kebutuhan masyarakatnya bahwa mereka mayoritas berprofesi sebagai petani.   

Berbekal banyak pengetahuan tentang letak georafis dan geopolitik di Luwu, maka sejak menahkodai daerah berjuluk Bumi Sawerigading tersebut, berbagai upaya dan kebijakan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu.

Salah satunya adalah upaya untuk mengakselerasi kemajuan dan kesejateraan petani di Kabupaten Luwu. Tentu dengan tidak mengabaikan sektor lainnya, seperti pada bidang kesehatan, dan pendidikan, termasuk pembangunan infrastruktur jalan yang merupakan urat nadi laju perekonomian masyarakat.

Sehingga Bupati Luwu yang akrab disapa Cakka ini, menunjuk Andi Pangerang selaku pejabat setingkat Eselon II yang ahli pada bidang pertanian untuk menjadi Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Luwu, yang diberi tugas mempercepat kemajuan sektor pertanian di daerah agraris tersebut.

Atas amanah dan kepercayaan, serta tanggungjawab penuh yang diberikan Cakka kepada Andi Pangerang, untuk mewujudkan kesejateraan para petani, maka selama hampir satu dekade ratusan kebijakan dan ribuan jenis bantuan pada sektor pertanian terus disalurkan bagi para petani di Kabupaten Luwu.  

Bantuan tersebut, berupa varietas bibit unggulan berbagai macam komoditas, seperti padi, jagung, kopi, kakao (coklat), lada (merica), lombok (cabai), bawang merah, durian dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, melalui Dinas Pertanian Luwu, Cakka memberikan bantuan kepada petani berupa pupuk, racun hama dan rumput, hand sprayer (penyemprot), pompa air dan hand tractor untuk membajak sawah dan lading petani.

Menariknya, meski Andi Mudzakkar sedang cuty sebagai Bupati Luwu untuk menjalankan agenda kampanye-nya sebagai Calon Wakil Gubernur Sulsel mendampingi Calon Gubernur Sulsel Ikhsan Yasin Limpo (IYL)  sejak pertengahan Februari 2018 bulan lalu, namun kebijakan dan keberpihakan pada sektor pertanian terus digalakkan oleh Pemkab Luwu.

Hal tersebut, ditandai dengan  penyerahan bantuan alat Pemipil atau Dros Perontok Jagung kepada Ketua Kelompok Tani Amanah, Judis di Desa Balutan, Kecamatan Bua Ponrang (Bupon) yang diserahkan langsung oleh Kadis Pertanian Kabupaten Luwu Andi Pangerang, Minggu (18/3/2018) pagi.

Dalam kesempatan ini, Andi Pangerang menghimbau seluru anggota Kelompok Tani Amanah yang dipimpin Judis, agar kiranya memanfaakan dan merawat bantuan tersebut, dengan sebaik-baiknya.

“Pak Judis dan seluruh anggota Kelompok Tani Amanah, kami harap dapat menggunakan dan merawat alat perontok jagung ini dengan baik. Agar para petani, khususnya anggota kelompok ini, bisa lebih lama menggunakannya,” himbau Andi Pangerang.

Dari kiri kekanan : Kepala Bidang Tanaman Pangan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Islamuddin, Kadis Pertanian Luwu Ir. Andi Pangerang dan Anggota Komisi II DPRD Luwu Ansar Pandaka


Selain itu, Kadis Pertanian Kabupaten Luwu juga menyampaikan kepada seluruh hadirin, bahwa tahun 2018 ini, Pemkab Luwu mendapat jatah bantuan bibit jagung untuk lahan seluas 22.000 hektar.

“Tahun ini, kita beruntung lagi karena mendapatkan bantuan berupa bibit jagung untuk areal lahan seluas 22 ribu hektar. Namun hingga kini, baru 9 ribu hektar lahan yang dimohonkan pengurus kelompok tani yang ada di Luwu. Jadi masih ada bibit yang tersisa untuk lahan sekitar 12 ribu hektar,” ujar Andi Pangerang sembari menghimbau para pengurus Kelompok Tani yang ada di Desa Balutan untuk mengajukan permohonannya agar dapat segera ditindak-lanjuti.

Lebih lanjut, Andi Pangerang membeberkan bahwa pada tahun anggaran (TA) 2018 Dinas Pertanian Kabupaten Luwu banyak mendapat bantuan yang akan disalurkan khusus bagi petani sektor pada sektor perkebunan atau ladang.

“Dalam tahun anggaran 2018 ini, kita patut bersyukur karena Dinas Pertanian Luwu mendapat banyak sekali bantuan yang akan disalurkan bagi para petani kebun atau ladang. Bantuan itu, berupa bibit padi dan jagung, serta bibit durian. Termasuk beberapa unit hand traktor khusus lahan perkebunan,” sebutnya.

Penulis   : Abdul Rahman
Editor     : William Marthom


No comments:

Post a Comment

.

.